Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi & Bisnis » Pramono Tawari Bantu Pembangunan Halte Transjabodetabek di Bekasi

Pramono Tawari Bantu Pembangunan Halte Transjabodetabek di Bekasi

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 27 Okt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menawarkan bantuan pembangunan halte Transjabodetabek di Kota Bekasi, Jawa Barat. Tawaran tersebut disampaikan menyusul meningkatnya jumlah penumpang layanan transportasi yang menghubungkan Jakarta dengan wilayah penyangga.

“Kalau enggak dibangun, nanti kami yang bangunin haltenya, enggak apa-apa juga,” ujar Pramono di Balai Kota Jakarta, Senin (26/10/2026).

Pernyataan itu disampaikan Pramono saat bertemu Wali Kota Bekasi Tri Adhianto dalam agenda penandatanganan kerja sama pengelolaan sampah di Bantargebang.

Dalam kesempatan tersebut, Pramono menyoroti perkembangan layanan Transjabodetabek, termasuk rute menuju Bekasi. Menurutnya, jumlah pengguna layanan tersebut terus meningkat sehingga perlu diimbangi dengan fasilitas transportasi yang memadai.

“Perkembangan Transjabodetabek, termasuk yang ke Bekasi, sekarang ini sudah mengalami peningkatan yang luar biasa. Sekarang memang yang paling tinggi itu Bogor, Bogor itu harian antara delapan ribu sampai sepuluh ribu, Bekasi antara empat ribu, lima ribu,” kata Pramono.

Banyak Penumpang Pertanyakan Pembangunan Halte

Pramono mengaku menerima banyak pertanyaan dari pengguna Transjabodetabek di Bekasi mengenai pembangunan halte yang dinilai belum kunjung selesai.

Ia mengatakan, keberadaan halte menjadi bagian penting dalam mendukung kenyamanan masyarakat yang menggunakan transportasi umum lintas wilayah.

Pramono pun menyatakan kesiapan Pemprov DKI Jakarta untuk membantu apabila diperlukan. Menurutnya, peningkatan kualitas layanan transportasi harus menjadi kepentingan bersama, tanpa membedakan asal daerah maupun kepemilikan KTP Jakarta atau Bekasi.

Ia berharap koordinasi antara Pemprov DKI Jakarta dan Pemkot Bekasi dapat semakin baik sehingga pembangunan fasilitas transportasi dapat berjalan lebih lancar.

Pemkot Bekasi Sebut Pembangunan Halte Sedang Berjalan

Menanggapi tawaran tersebut, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengatakan pembangunan halte sudah dalam proses dan dijadwalkan rampung pada akhir November 2026.

Tri juga membuka peluang kerja sama antardaerah, termasuk kemungkinan bantuan dari Pemprov DKI Jakarta untuk mendukung pembangunan fasilitas transportasi di Bekasi.

“Tidak tertutup kemungkinan dalam suatu proses kerja sama dua daerah itu ya bisa saja Pemerintah DKI memberikan bantuan kepada Pemerintah Kota Bekasi. Yang besar membantu yang kecil, saya kira itulah sikap hidup gotong royong,” ujar Tri.

Menurut Tri, pembangunan dan peningkatan pelayanan publik tidak selalu dapat diselesaikan oleh satu pemerintah daerah secara mandiri. Karena itu, kolaborasi antardaerah dinilai penting untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Ia berharap dukungan DKI Jakarta terhadap pembangunan halte dapat terealisasi, meskipun rencana tersebut belum tercantum dalam perjanjian kerja sama yang telah ada.

“Tentu kita melihat kemampuan fiskal dari Pemerintah DKI Jakarta, ya. Berharap kan boleh, berdoa tetap kewajiban. Tinggal mudah-mudahan tanda tangan dan ketok palunya,” kata Tri.

Tawaran tersebut membuka peluang penguatan kerja sama Jakarta dan Bekasi dalam pengembangan transportasi publik. Namun, realisasi bantuan pembangunan halte masih memerlukan koordinasi dan kesepakatan lebih lanjut antara kedua pemerintah daerah.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kisah Keluarga di Desa: Langkah Menghadapi Transisi energi hijau

    Kisah Keluarga di Desa: Langkah Menghadapi Transisi energi hijau

    • calendar_month Senin, 21 Sep 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Secara umum, proses ini mengalihkan ketergantungan pada bahan bakar fosil ke sumber energi terbarukan seperti tenaga surya, angin, dan biomassa. Langkah tersebut dipicu oleh target iklim global, kebijakan pemerintah, serta investasi teknologi bersih untuk menurunkan emisi karbon dan menciptakan ekonomi yang lebih berkelanjutan. Transisi energi hijau berarti mengganti sumber listrik tradisional dengan alternatif […]

  • Suahasil Sebut Ekonomi RI Tetap Resilien: Tumbuh 5,45%, Inflasi 3,19%

    Suahasil Sebut Ekonomi RI Tetap Resilien: Tumbuh 5,45%, Inflasi 3,19%

    • calendar_month Kamis, 24 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA — Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyebut perekonomian Indonesia masih menunjukkan ketahanan di tengah ketidakpastian geopolitik dan dinamika ekonomi global. Pemerintah melihat kondisi tersebut dari sejumlah indikator, mulai dari pertumbuhan ekonomi, inflasi, arus modal hingga kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Suahasil mengatakan ekonomi Indonesia pada semester I 2026 tumbuh 5,45 persen. Sementara itu, […]

  • Investasi hijau: 5 Fakta Risiko Tersembunyi & Cara Meminimalkannya

    Investasi hijau: 5 Fakta Risiko Tersembunyi & Cara Meminimalkannya

    • calendar_month Kamis, 1 Okt 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Penanaman modal ke sektor yang mendukung keberlanjutan—misalnya energi terbarukan, efisiensi energi, atau pengelolaan limbah—merupakan investasi hijau. Investor memilihnya karena prospek pertumbuhan jangka panjang, dukungan kebijakan yang kuat, serta upaya mengurangi risiko finansial yang timbul dari perubahan iklim. Investasi hijau menempatkan dana pada proyek atau perusahaan yang secara eksplisit berupaya mengurangi jejak karbon, meningkatkan […]

  • 7 Langkah Praktis Menghadapi Krisis Iklim dengan Dampak Nyata

    7 Langkah Praktis Menghadapi Krisis Iklim dengan Dampak Nyata

    • calendar_month Sabtu, 31 Okt 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Peningkatan emisi gas rumah kaca dari pembakaran bahan bakar fosil, deforestasi, dan pola produksi‑konsumsi industri menjadi penyebab utama krisis iklim. Akibatnya suhu global terus naik, cuaca menjadi lebih ekstrem, dan permukaan laut meningkat, yang mengancam ekosistem serta kehidupan manusia di banyak wilayah. Mengurangi jejak karbon dan melindungi hutan merupakan langkah krusial untuk menghentikan […]

  • Subsidi Tepat Sasaran: Apa, Batas, dan Cara Memanfaatkannya?

    Subsidi Tepat Sasaran: Apa, Batas, dan Cara Memanfaatkannya?

    • calendar_month Minggu, 20 Sep 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Pemerintah menyalurkan dana secara terfokus kepada kelompok yang memang membutuhkan, biasanya melalui mekanisme verifikasi pendapatan atau kriteria sosial tertentu. Dengan begitu, manfaat bantuan tidak menyebar ke penerima yang tidak tepat, melainkan langsung ke sasaran yang paling rentan. Hasilnya, alokasi anggaran menjadi lebih efisien dan dampak kebijakan sosial meningkat. Subsidi tepat sasaran memberikan bantuan […]

  • Transisi energi hijau: Apa Tantangan Nyata & Solusi Praktis untuk UMKM

    Transisi energi hijau: Apa Tantangan Nyata & Solusi Praktis untuk UMKM

    • calendar_month Senin, 5 Okt 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Peralihan menuju sumber energi yang lebih bersih menandai upaya mengganti bahan bakar fosil dengan tenaga terbarukan seperti matahari, angin, dan biomassa. Langkah ini dipicu oleh kebutuhan mengurangi emisi karbon serta menstabilkan pasokan energi jangka panjang. Praktisi umumnya menekankan kebijakan yang mendukung inovasi teknologi dan investasi infrastruktur sebagai kunci keberhasilan transisi tersebut. Transisi energi […]

expand_less