Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional & Politik » Pramono Anung Ungkap Sejumlah Proyek Jakarta Dibangun Tanpa APBD

Pramono Anung Ungkap Sejumlah Proyek Jakarta Dibangun Tanpa APBD

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan sejumlah pembangunan di Ibu Kota yang dilakukan tanpa menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Hal tersebut disampaikan Pramono saat menghadiri peresmian Gedung Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi DKI Jakarta sekaligus peringatan HUT ke-81 PMI di Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Kamis (17/9/2026). Acara tersebut turut dihadiri Ketua Umum PMI Muhammad Jusuf Kalla yang juga merupakan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Republik Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Pramono menjelaskan bahwa pembangunan Gedung PMI DKI Jakarta sepenuhnya dibiayai oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Total anggaran yang dialokasikan untuk pembangunan gedung tersebut mencapai sekitar Rp233 miliar.

“Untuk pembangunan kantor PMI ini sepenuhnya dari Pemerintah DKI Jakarta, kurang lebih Rp203 miliar ditambah Rp30 miliar, jadi Rp233 miliar,” ujar Pramono dalam sambutannya.

LRT Jakarta Gunakan APBD Rp12,1 Triliun

Pramono kemudian membandingkan pembangunan Gedung PMI dengan proyek Lintas Raya Terpadu (LRT) Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai.

Menurut dia, proyek LRT sepanjang 12,2 kilometer tersebut menjadi salah satu pembangunan strategis Jakarta yang dibiayai melalui APBD DKI Jakarta.

“Bapak Presiden Prabowo Subianto baru saja meresmikan LRT dari Kelapa Gading sampai dengan Manggarai, 12,2 kilometer, seluruhnya dari APBD Provinsi DKI Jakarta, Rp12,1 triliun,” kata Pramono.

Di sisi lain, Pramono mengatakan Pemprov DKI Jakarta juga mengembangkan skema pendanaan lain untuk membangun berbagai fasilitas publik. Salah satunya melalui kerja sama dengan pihak swasta dan strategic partner.

Menurutnya, skema tersebut memungkinkan pembangunan Jakarta tetap berjalan tanpa seluruh pembiayaan harus dibebankan kepada APBD.

Pedestrian Deck Dukuh Atas Dibangun Tanpa APBD

Salah satu proyek yang disebut Pramono dibangun melalui sumber pendanaan di luar APBD adalah pedestrian deck di kawasan Dukuh Atas.

Pramono menyebut proyek tersebut membutuhkan anggaran sekitar Rp330 miliar. Namun, pembangunan pedestrian deck tersebut tidak menggunakan dana APBD DKI Jakarta.

“Pedestrian deck di Dukuh Atas kurang lebih Rp330 miliar, tidak menggunakan APBD,” ujarnya.

Hal serupa, lanjut Pramono, diterapkan dalam pembangunan Taman Semanggi. Proyek dengan nilai sekitar Rp135 miliar tersebut juga disebut tidak menggunakan anggaran APBD.

“Taman Semanggi, kurang lebih Rp135 miliar, tidak menggunakan dana APBD,” kata Pramono.

Pemprov DKI Dorong Kolaborasi dengan Dunia Usaha

Pramono menilai pembangunan berbagai fasilitas di Jakarta dapat dilakukan melalui kolaborasi dengan dunia usaha. Menurutnya, kepercayaan dari sektor swasta kepada Pemprov DKI Jakarta menjadi salah satu modal penting dalam mengembangkan kota.

Ia juga mencontohkan pembangunan Taman Bendera Pusaka di kawasan Taman Barito, Jakarta Selatan. Proyek tersebut, kata Pramono, sepenuhnya berasal dari dukungan dunia usaha.

Pramono menegaskan bahwa pembangunan Jakarta tidak selalu harus bergantung pada APBD. Kolaborasi dengan strategic partner dan dunia usaha menjadi salah satu alternatif pembiayaan yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan berbagai fasilitas publik di Ibu Kota.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KPK Geledah Kantor PT Djarum dan Bea Cukai Kudus terkait Kasus Korupsi

    KPK Geledah Kantor PT Djarum dan Bea Cukai Kudus terkait Kasus Korupsi

    • calendar_month Rabu, 28 Okt 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KUDUS – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah kantor PT Djarum dan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Tipe Madya Kudus, Jawa Tengah, pada Rabu, 28 Oktober 2026. Penggeledahan tersebut merupakan bagian dari pengembangan penyidikan dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC). Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan adanya kegiatan penggeledahan yang […]

  • Pajak Marketplace Mulai Berlaku 1 November, Ini Penjual yang Tidak Dipungut PPh 22

    Pajak Marketplace Mulai Berlaku 1 November, Ini Penjual yang Tidak Dipungut PPh 22

    • calendar_month Minggu, 20 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA — Pelaku usaha yang berjualan melalui marketplace perlu kembali memperhatikan ketentuan perpajakan digital. Pemerintah akan mulai memberlakukan pemungutan PPh Pasal 22 melalui platform lokapasar atau marketplace pada 1 November 2026, setelah masa penundaan kebijakan berakhir pada 31 Oktober 2026. Direktur Jenderal Pajak Bimo Wijayanto mengatakan penerapan kebijakan tersebut tetap memperhatikan kesiapan masing-masing platform. Pemerintah […]

  • IHSG Berbalik Melemah, Tekanan Jual Pangkas Penguatan Pagi

    IHSG Berbalik Melemah, Tekanan Jual Pangkas Penguatan Pagi

    • calendar_month Rabu, 21 Okt 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik melemah pada awal perdagangan Rabu (21/10/2026), setelah sempat menguat hingga menyentuh level 5.326,96. Tekanan jual membuat indeks terkoreksi dan menghapus penguatan yang terjadi pada pembukaan pasar. Berdasarkan data RTI pada pukul 09.33 WIB, IHSG berada di level 5.240,04 atau turun 38,85 poin setara 0,74 persen dibandingkan penutupan […]

  • 8 Strategi Subsidi Tepat Sasaran Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat

    8 Strategi Subsidi Tepat Sasaran Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat

    • calendar_month Senin, 2 Nov 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Subsidi tepat sasaran berupaya menyalurkan bantuan ke kelompok yang paling membutuhkan, misalnya petani kecil atau UMKM, dengan mekanisme verifikasi yang meminimalkan kebocoran dana. Pendekatan ini biasanya melibatkan data kependudukan dan teknologi digital untuk memastikan alokasi yang akurat dan efisien. Dengan cara itu, pemerintah dapat meningkatkan dampak sosial sekaligus mengurangi beban anggaran. Subsidi tepat […]

  • Bagaimana Subsidi Tepat Sasaran Membantu UMKM Saya Bangkit dari Krisis

    Bagaimana Subsidi Tepat Sasaran Membantu UMKM Saya Bangkit dari Krisis

    • calendar_month Rabu, 30 Sep 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Biasanya pemerintah menyalurkan bantuan ke rumah tangga atau sektor yang memang paling membutuhkan, misalnya lewat verifikasi pendapatan atau kartu pintar. Pendekatan ini memaksimalkan manfaat dana publik sekaligus mengurangi risiko penyalahgunaan atau subsidi silang. Subsidi tepat sasaran menyalurkan dana bantuan secara langsung ke UMKM yang memenuhi kriteria khusus, sehingga setiap rupiah dapat menutupi kebutuhan paling […]

  • Membongkar Rantai Pasok: Kedaulatan Energi Turunkan Harga Listrik

    Membongkar Rantai Pasok: Kedaulatan Energi Turunkan Harga Listrik

    • calendar_month Jumat, 25 Sep 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Kedaulatan energi menekankan kemampuan suatu negara untuk memenuhi kebutuhan energinya sendiri lewat sumber domestik, sehingga mengurangi ketergantungan pada impor. Para praktisi biasanya menekankan diversifikasi sumber—seperti energi terbarukan, batubara, dan gas bumi—serta kebijakan yang memperkuat infrastruktur produksi dan distribusi agar pasokan tetap stabil dan terjangkau. Dengan begitu, keamanan nasional dan pertumbuhan ekonomi dapat dijaga […]

expand_less