Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional & Politik » Prabowo Ungkap Investasi Besar-besaran Akan Masuk Indonesia dalam Beberapa Pekan

Prabowo Ungkap Investasi Besar-besaran Akan Masuk Indonesia dalam Beberapa Pekan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan bakal ada investasi dalam jumlah besar yang masuk ke Indonesia dalam beberapa pekan mendatang. Prabowo meminta masyarakat menunggu perkembangan tersebut.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo dalam program “Presiden Prabowo Menjawab” yang dirilis pada Rabu (16/9/2026).

“Ini beberapa minggu ke depannya, tunggu saja, akan ada investasi besar-besaran masuk ke Indonesia. Akan besar-besaran,” ujar Prabowo.

Prabowo mengatakan optimisme tersebut tidak terlepas dari perkembangan realisasi investasi nasional. Berdasarkan data Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, realisasi investasi sepanjang Januari hingga Juni 2026 mencapai Rp1.010,6 triliun.

Capaian tersebut setara dengan 49,5 persen dari target investasi nasional 2026 yang ditetapkan sebesar Rp2.041,3 triliun. Realisasi investasi semester I 2026 juga tumbuh 7,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Investasi Serap 1,4 Juta Tenaga Kerja

Realisasi investasi tersebut turut memberikan dampak terhadap penyerapan tenaga kerja. Pada semester I 2026, investasi yang masuk ke Indonesia tercatat menyerap 1.448.862 tenaga kerja.

Angka tersebut meningkat sekitar 15 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Sementara itu, sepanjang 2025, realisasi investasi Indonesia mencapai sekitar Rp1.931 triliun dan berkontribusi terhadap penciptaan lebih dari 2,7 juta lapangan kerja.

Menurut Prabowo, angka-angka tersebut menunjukkan aktivitas investasi di Indonesia tetap berjalan di tengah kondisi ekonomi global yang masih menghadapi berbagai tantangan.

Ia juga menegaskan investasi yang dimaksud merupakan aktivitas penanaman modal yang masuk ke Indonesia, bukan berasal dari program belanja pemerintah.

Prabowo Sebut Investor Global Percaya Fundamental RI

Prabowo mengaku optimistis investasi dalam jumlah besar akan terus masuk ke Indonesia setelah bertemu dengan sejumlah pelaku usaha besar dari berbagai negara.

Menurutnya, para investor global melihat kondisi fundamental ekonomi Indonesia sebagai salah satu pertimbangan untuk menanamkan modal.

“Saya sudah ketemu pemain-pemain besar di dunia, mereka datang ke Indonesia, mereka tahu fundamental ekonomi kita kuat dan aman,” ujar Prabowo.

Presiden juga mengaitkan keyakinannya tersebut dengan sejumlah indikator ekonomi nasional, termasuk inflasi, rasio utang, dan defisit anggaran.

Prabowo menilai kondisi ekonomi Indonesia masih memberikan ruang bagi kepercayaan investor di tengah ketidakpastian ekonomi dan geopolitik global.

Investasi Asing dan Dalam Negeri Hampir Seimbang

Data Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM menunjukkan realisasi investasi pada semester I 2026 berasal dari penanaman modal asing (PMA) dan penanaman modal dalam negeri (PMDN) dengan nilai yang relatif berimbang.

PMA tercatat mencapai Rp507,6 triliun, sedangkan PMDN mencapai Rp502,9 triliun. Dari sisi lokasi, investasi di luar Pulau Jawa mencapai sekitar Rp507,8 triliun, sementara di Pulau Jawa sekitar Rp502,8 triliun.

Capaian tersebut menjadi salah satu dasar pemerintah dalam melihat perkembangan investasi nasional sepanjang tahun berjalan.

Prabowo Singgung Proyeksi Ekonomi Indonesia 2050

Dalam pernyataannya, Prabowo juga merujuk pada proyeksi mengenai posisi Indonesia dalam perekonomian global pada 2050.

Ia menyebut Indonesia memiliki peluang untuk masuk dalam jajaran ekonomi terbesar dunia dalam beberapa dekade mendatang.

“Semua dunia yakin Indonesia akan menjadi ekonomi ke-6, ke-5, ke-4. Dunia. Dalam tahun 2050, which is 25 tahun ke depan,” kata Prabowo.

Pemerintah sendiri terus mendorong investasi dan hilirisasi sebagai bagian dari strategi untuk meningkatkan nilai tambah ekonomi, memperluas lapangan kerja, serta memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Australia Perketat Aturan Visa, Mahasiswa Asing Terancam Tak Bisa Bawa Pasangan dan Anak

    Australia Perketat Aturan Visa, Mahasiswa Asing Terancam Tak Bisa Bawa Pasangan dan Anak

    • calendar_month 2 jam yang lalu
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SYDNEY – Australia memperketat kebijakan migrasinya. Pemerintah Australia akan membatasi mahasiswa asing untuk membawa pasangan dan anak selama menjalani studi di Negeri Kanguru. Kebijakan tersebut menjadi bagian dari serangkaian reformasi visa yang dilakukan pemerintah Australia untuk menekan angka migrasi bersih sekaligus merespons persoalan biaya hidup dan tekanan terhadap perumahan serta layanan publik. Namun, larangan tersebut […]

  • Bank sentral Amerika Serikat Federal Reserve

    The Fed Naikkan Suku Bunga, Proyeksi 2027 Meningkat: Sinyal Tekanan Ekonomi Global?

    • calendar_month 2 jam yang lalu
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    WASHINGTON, 17 September 2026 — Arah kebijakan moneter Amerika Serikat kembali menjadi sorotan. Federal Reserve atau The Fed menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 3,75%-4% pada September 2026. Yang menarik, kenaikan tidak hanya terjadi pada suku bunga saat ini. Proyeksi suku bunga The Fed untuk 2027 justru ikut meningkat, memunculkan perhatian terhadap […]

  • Enam Kali Reshuffle dalam Dua Tahun, Apa yang Sebenarnya Dicari Prabowo?

    Enam Kali Reshuffle dalam Dua Tahun, Apa yang Sebenarnya Dicari Prabowo?

    • calendar_month 2 jam yang lalu
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA, 17 September 2026 — Dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto belum genap, tetapi Kabinet Merah Putih telah mengalami enam kali perombakan. Pergantian terbaru kembali menjadi sorotan setelah Prabowo menunjuk Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan, menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa pada 14 September 2026. Perubahan tersebut sekaligus membuat Suahasil menjadi Menteri Keuangan ketiga pada pemerintahan Prabowo, […]

  • KPK Yakin Nusron Wahid Kooperatif jika Dipanggil sebagai Saksi Kasus HGB Summarecon

    KPK Yakin Nusron Wahid Kooperatif jika Dipanggil sebagai Saksi Kasus HGB Summarecon

    • calendar_month 3 jam yang lalu
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meyakini Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid akan bersikap kooperatif apabila nantinya dipanggil sebagai saksi dalam perkara dugaan suap pengurusan dan pembukaan blokir hak guna bangunan (HGB) lahan Summarecon di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Keyakinan tersebut disampaikan KPK setelah empat orang yang disebut sebagai orang […]

  • Pecahkan Rekor, KPK Sita Rp106,3 Miliar dalam OTT Kasus HGB Summarecon,

    Pecahkan Rekor, KPK Sita Rp106,3 Miliar dalam OTT Kasus HGB Summarecon,

    • calendar_month 3 jam yang lalu
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencatat jumlah uang sitaan terbesar dalam operasi tangkap tangan (OTT) setelah mengamankan barang bukti senilai sekitar Rp106,3 miliar dalam kasus dugaan suap pengurusan hak guna bangunan (HGB) lahan Summarecon di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Uang tersebut menjadi salah satu barang bukti yang diamankan penyidik dalam rangkaian OTT yang berkaitan […]

  • Dasco Sebut Pertemuan Ketum Parpol Baru Sebatas Brainstorming RUU Pemilu

    Dasco Sebut Pertemuan Ketum Parpol Baru Sebatas Brainstorming RUU Pemilu

    • calendar_month 3 jam yang lalu
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA – Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menjelaskan bahwa pertemuan sejumlah ketua umum (ketum) partai politik yang membahas revisi Undang-Undang Pemilu belum menghasilkan keputusan final. Menurut Dasco, pertemuan tersebut masih berada pada tahap awal berupa brainstorming atau pertukaran gagasan. Dasco mengatakan, pembicaraan para pimpinan partai politik dilakukan sebagai bagian dari persiapan sebelum fraksi-fraksi […]

expand_less