Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » News » Dilantik Jadi Wantimpres, Kiai Said: Saya Terima Amanah Ini sebagai Pengabdian, Bukan Jabatan

Dilantik Jadi Wantimpres, Kiai Said: Saya Terima Amanah Ini sebagai Pengabdian, Bukan Jabatan

  • account_circle admin
  • calendar_month Jumat, 2 Okt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, 2 Oktober 2026 — Prof. Dr. KH. Said Aqil Siroj, MA menyampaikan rasa syukur setelah resmi dilantik sebagai Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Republik Indonesia.

Kiai Said menyampaikan bahwa amanah tersebut merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar untuk turut memberikan nasihat dan pertimbangan kepada Presiden demi kepentingan bangsa dan negara.

“Alhamdulillah, saya menerima amanah ini dengan penuh rasa syukur sekaligus tanggung jawab. Menjadi bagian dari Dewan Pertimbangan Presiden adalah sebuah kehormatan, tetapi yang lebih utama adalah bagaimana amanah ini dapat saya jalankan untuk memberikan nasihat dan pertimbangan yang konstruktif bagi Presiden demi kepentingan bangsa dan negara.”

Menurut Kiai Said, dalam menjalankan tugas sebagai anggota Wantimpres, dirinya akan berupaya memberikan pandangan yang objektif dengan berlandaskan pengalaman, pengetahuan, serta nilai-nilai kebangsaan dan keislaman yang selama ini menjadi bagian dari pengabdiannya.

“Saya akan berusaha memberikan pandangan yang objektif, berdasarkan pengalaman, pengetahuan, serta nilai-nilai kebangsaan dan keislaman yang selama ini saya pegang. Apa pun nasihat dan pertimbangan yang diberikan, tentu akan saya sampaikan secara bertanggung jawab dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.”

Kiai Said juga berharap amanah tersebut dapat menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam menjaga persatuan nasional, memperkuat kehidupan kebangsaan, serta menghadirkan kemaslahatan bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Mudah-mudahan amanah ini menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk menjaga persatuan, memperkuat kehidupan kebangsaan, dan menghadirkan kemaslahatan bagi seluruh rakyat Indonesia.”

Lebih lanjut, Kiai Said menilai terdapat berbagai persoalan strategis bangsa yang membutuhkan perhatian bersama, mulai dari penguatan persatuan nasional, kehidupan keagamaan dan kebangsaan, pendidikan, ekonomi, hingga pembangunan yang berorientasi pada kemaslahatan masyarakat.

“Saya kira banyak persoalan strategis bangsa yang membutuhkan perhatian. Mulai dari penguatan persatuan nasional, kehidupan keagamaan dan kebangsaan, pendidikan, ekonomi, hingga bagaimana menjaga agar pembangunan benar-benar menghadirkan kemaslahatan bagi masyarakat. Tetapi tentu saya akan melihat apa yang menjadi kebutuhan dan arahan Presiden.”

Tentang Kritik dan Masukan kepada Pemerintah

Menanggapi pertanyaan media mengenai apakah dirinya akan memberikan kritik kepada pemerintah, Kiai Said menegaskan bahwa Wantimpres memiliki fungsi memberikan nasihat dan pertimbangan kepada Presiden secara langsung.

“Wantimpres bukan tempat untuk mencari popularitas, tetapi tempat memberikan pertimbangan. Kalau ada hal yang perlu disampaikan, tentu akan saya sampaikan kepada Presiden dengan jujur, objektif, dan konstruktif. Karena tugas utama kami adalah memberikan nasihat dan pertimbangan, bukan mengambil keputusan.”

Kiai Said menegaskan bahwa dirinya akan menjalankan amanah tersebut dengan penuh tanggung jawab dan mengedepankan kepentingan bangsa serta negara.

“Saya terima amanah ini sebagai pengabdian, bukan sebagai jabatan.”

Prof. Dr. KH. Said Aqil Siroj, MA
Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Republik Indonesia

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mensos mengajak RT dan RW perbaiki data penerima bansos

    Mensos mengajak RT dan RW perbaiki data penerima bansos

    • calendar_month Minggu, 1 Nov 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PURWOKERTO – Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyebut sekitar 45 persen data penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan sembako dinilai tidak tepat sasaran. Pemerintah pun mengajak pengurus RT dan RW bersama pemerintah daerah memperbaiki data penerima bantuan sosial (bansos). Gus Ipul mengatakan, pembenahan data menjadi langkah penting agar bantuan pemerintah benar-benar diterima […]

  • Spanduk Krisis Iklim Terbentang di Bundaran HI, Polisi Selidiki Cara Aktivis Naik Patung

    Spanduk Krisis Iklim Terbentang di Bundaran HI, Polisi Selidiki Cara Aktivis Naik Patung

    • calendar_month Selasa, 20 Okt 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA – Polres Metro Jakarta Pusat mendalami cara enam aktivis Greenpeace Indonesia naik ke Patung Selamat Datang di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, untuk membentangkan spanduk berisi pesan terkait krisis iklim dan kondisi sosial ekonomi masyarakat. Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Reynold EP Hutagalung mengatakan, kepolisian akan memeriksa sejumlah pihak guna mengungkap kronologi […]

  • Ketua KPK Minta Nusron Wahid Hadir Pemeriksaan Kasus HGB Summarecon

    Ketua KPK Minta Nusron Wahid Hadir Pemeriksaan Kasus HGB Summarecon

    • calendar_month Rabu, 14 Okt 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA — Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Setyo Budiyanto meminta Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid memenuhi panggilan pemeriksaan sebagai saksi pada Kamis (15/10/2026). Pemeriksaan tersebut berkaitan dengan penyidikan dugaan suap pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB) PT Summarecon Agung Tbk dan penerimaan lainnya di lingkungan Kementerian ATR/BPN. Setyo menyampaikan harapan […]

  • Subsidi tepat sasaran

    Strategi Praktis Subsidi Tepat Sasaran yang Mengubah Hasil Lapangan

    • calendar_month Rabu, 14 Okt 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Subsidi tepat sasaran berfokus pada penyaluran bantuan kepada kelompok yang memang membutuhkan, sehingga manfaatnya tidak menyebar ke pihak yang tidak berhak. Pemerintah biasanya mengandalkan data kependudukan, verifikasi pendapatan, atau mekanisme kartu pintar untuk memastikan bantuan sampai pada rumah tangga berpendapatan rendah, petani kecil, atau pencari kerja. Subsidi tepat sasaran menyalurkan bantuan pemerintah langsung […]

  • Transisi energi hijau: Apa tantangannya dan solusi praktis untuk UMKM

    Transisi energi hijau: Apa tantangannya dan solusi praktis untuk UMKM

    • calendar_month Senin, 5 Okt 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Secara umum, transisi energi hijau berarti negara dan perusahaan mulai menggantikan bahan bakar fosil dengan sumber terbarukan seperti tenaga surya, angin, dan biomassa untuk menurunkan emisi karbon dan mencapai target iklim. Proses ini melibatkan investasi infrastruktur, kebijakan subsidi, serta adaptasi teknologi di sektor industri dan transportasi. Transisi energi hijau bagi usaha kecil berarti […]

  • Studi Kasus Kedaulatan Energi: Turunkan Impor Bensin 30% dalam 3 Tahun

    Studi Kasus Kedaulatan Energi: Turunkan Impor Bensin 30% dalam 3 Tahun

    • calendar_month Minggu, 25 Okt 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Mencapai kedaulatan energi berarti suatu negara dapat memenuhi kebutuhan energi domestik secara mandiri, mengurangi ketergantungan pada impor, serta mengendalikan sumber daya dan infrastruktur energi. Dengan mengoptimalkan eksplorasi, diversifikasi energi terbarukan, dan kebijakan yang mendukung, negara menjamin kestabilan harga dan keamanan pasokan bagi masyarakat serta sektor industri. Secara singkat, kedaulatan energi berarti suatu negara […]

expand_less