Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi & Bisnis » Danantara Ungkap 52% BUMN Merugi Rp20 Triliun, 97% Dividen Berasal dari 8 Perusahaan

Danantara Ungkap 52% BUMN Merugi Rp20 Triliun, 97% Dividen Berasal dari 8 Perusahaan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 26 Okt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, mengungkapkan bahwa 52 persen dari total 1.074 badan usaha milik negara (BUMN) yang berada dalam pengelolaan Danantara mengalami kerugian. Total kerugian perusahaan tersebut disebut mencapai Rp20 triliun atau sekitar US$1,5 miliar per tahun.

Dony menyebut kondisi tersebut menjadi salah satu alasan Danantara melakukan konsolidasi dan restrukturisasi perusahaan pelat merah. Pasalnya, sekitar 97 persen dividen yang diterima Danantara selama ini hanya berasal dari delapan perusahaan.

“97% dividen kami hanya berasal dari delapan perusahaan. Jadi, menurut saya, lebih baik mengelola delapan perusahaan dibandingkan harus mengelola 1.074 perusahaan. Sebab, dengan begitu dividen kami bisa langsung meningkat,” kata Dony dalam acara Danantara TIIF 26 di Fairmont Hotel, Jakarta Selatan, Senin (26/10/2026).

Ia menjelaskan, besarnya jumlah perusahaan yang merugi menjadi tantangan dalam pengelolaan portofolio BUMN. Menurut Dony, lebih dari separuh perusahaan dalam kelompok tersebut mencatatkan kerugian dengan nilai akumulasi mencapai Rp20 triliun per tahun.

Danantara Hitung Potensi Penghematan US$3,5 Miliar

Selain kerugian perusahaan, Danantara juga menyoroti inefisiensi yang muncul akibat transaksi berlapis antarbadan usaha. Dony memperkirakan kerugian akibat praktik tersebut mencapai US$2 miliar setiap tahun.

Jika digabungkan dengan kerugian perusahaan yang disebut mencapai US$1,5 miliar per tahun, total potensi penghematan diperkirakan mencapai US$3,5 miliar apabila perusahaan-perusahaan yang dinilai merugi dan tidak efisien ditutup.

“Jadi, pada dasarnya, jika saya menutup perusahaan-perusahaan ini, kami bisa langsung menghemat US$3,5 miliar setiap tahun,” ujarnya.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam konteks pembenahan struktur dan pengelolaan BUMN. Namun, angka penghematan itu merupakan estimasi yang disampaikan Dony, bukan keterangan bahwa seluruh perusahaan yang merugi telah diputuskan untuk ditutup.

Utang dan Ribuan Tagihan Antarperusahaan Jadi Sorotan

Dony juga mengungkapkan persoalan lain yang dihadapi dalam pengelolaan BUMN, yakni akumulasi utang yang belum tertangani secara optimal serta lebih dari 1.000 kewajiban antarperusahaan atau inter-company liabilities.

Kondisi tersebut membuat sejumlah perusahaan memiliki tagihan atau klaim satu sama lain. Menurut Dony, persoalan ini menambah kompleksitas pengelolaan keuangan dan hubungan bisnis di dalam kelompok perusahaan negara.

Selain itu, terdapat lebih dari 500 kasus yang melibatkan perusahaan-perusahaan tersebut. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk menjadi salah satu contoh yang disorot karena tercatat memiliki 157 kasus ketika data tersebut dihimpun.

“Bisa dibayangkan, di Telkom saja terdapat 157 kasus pada saat itu,” ungkapnya.

Konsolidasi BUMN untuk Perbaiki Kinerja

Menurut Dony, berbagai persoalan tersebut menunjukkan perlunya pembenahan tata kelola, struktur perusahaan, dan efisiensi operasional BUMN.

Konsolidasi dan restrukturisasi menjadi langkah yang ditempuh Danantara untuk mengevaluasi perusahaan-perusahaan dalam pengelolaannya. Upaya tersebut diharapkan dapat mengurangi inefisiensi, memperbaiki pengelolaan kewajiban keuangan, dan meningkatkan kontribusi perusahaan terhadap penerimaan dividen.

Dony menegaskan, keberlangsungan Danantara bergantung pada kemampuan mengelola perusahaan secara lebih efektif. Dengan penataan portofolio dan perbaikan tata kelola, perusahaan-perusahaan negara diharapkan dapat memberikan kontribusi yang lebih optimal bagi perekonomian na

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kisah Keluarga Mengurangi Tagihan Listrik lewat Transisi energi hijau

    Kisah Keluarga Mengurangi Tagihan Listrik lewat Transisi energi hijau

    • calendar_month Kamis, 29 Okt 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Saat dunia beralih dari bahan bakar fosil ke sumber terbarukan, negara dan perusahaan dituntut mengurangi emisi karbon sambil memastikan pasokan listrik tetap stabil. Proses ini mencakup peningkatan investasi pada energi surya, angin, serta modernisasi jaringan listrik untuk mengakomodasi produksi yang lebih terdesentralisasi. Dengan begitu, diharapkan pertumbuhan ekonomi tetap berjalan tanpa memperburuk perubahan iklim. […]

  • Dampak Tersembunyi Krisis Iklim pada Ketersediaan Air di Kota Besar

    Dampak Tersembunyi Krisis Iklim pada Ketersediaan Air di Kota Besar

    • calendar_month Jumat, 23 Okt 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Fenomena ini mencerminkan pemanasan global yang memperparah cuaca ekstrem, kenaikan permukaan laut, serta kehilangan habitat alami. Akibatnya, sektor pertanian, kesehatan, dan ekonomi menjadi lebih rentan, menuntut aksi bersama dari pemerintah, bisnis, dan individu. Krisis iklim menandai percepatan perubahan cuaca yang melampaui kapasitas adaptasi alami dan buatan, sehingga menimbulkan kekeringan, banjir, serta suhu ekstrem […]

  • Studi Kasus: Subsidi Tepat Sasaran Dorong Produktivitas Petani di Desa X

    Studi Kasus: Subsidi Tepat Sasaran Dorong Produktivitas Petani di Desa X

    • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Subsidi tepat sasaran berarti bantuan pemerintah yang diarahkan hanya kepada kelompok atau sektor yang benar‑benar membutuhkan, biasanya melalui mekanisme verifikasi pendapatan atau kriteria khusus. Dengan cara ini, alokasi dana menjadi lebih efisien, mengurangi pemborosan, dan meningkatkan dampak sosial‑ekonomi bagi penerima yang paling rentan. Pendekatan ini biasanya dipadukan dengan data kependudukan dan sistem digital […]

  • Bagaimana Subsidi Tepat Sasaran Membantu UMKM Saya Bangkit dari Krisis

    Bagaimana Subsidi Tepat Sasaran Membantu UMKM Saya Bangkit dari Krisis

    • calendar_month Rabu, 30 Sep 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Biasanya pemerintah menyalurkan bantuan ke rumah tangga atau sektor yang memang paling membutuhkan, misalnya lewat verifikasi pendapatan atau kartu pintar. Pendekatan ini memaksimalkan manfaat dana publik sekaligus mengurangi risiko penyalahgunaan atau subsidi silang. Subsidi tepat sasaran menyalurkan dana bantuan secara langsung ke UMKM yang memenuhi kriteria khusus, sehingga setiap rupiah dapat menutupi kebutuhan paling […]

  • Transisi energi hijau: Pendekatan lapangan yang mengubah kebijakan

    Transisi energi hijau: Pendekatan lapangan yang mengubah kebijakan

    • calendar_month Senin, 28 Sep 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Secara umum, proses peralihan dari sumber energi fosil ke energi terbarukan serta peningkatan efisiensi penggunaan energi menjadi fokus utama. Hal ini melibatkan investasi pada tenaga surya, angin, dan teknologi penyimpanan, sambil menurunkan emisi karbon untuk mencapai target iklim internasional. Praktisi menekankan pentingnya kebijakan yang mendukung inovasi dan adopsi energi bersih di semua sektor. […]

  • Studi Kasus Penurunan Hasil Padi Akibat Krisis Iklim: 4 Insight

    Studi Kasus Penurunan Hasil Padi Akibat Krisis Iklim: 4 Insight

    • calendar_month Sabtu, 26 Sep 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Perubahan suhu global yang meningkat secara drastis memicu cuaca ekstrim, naiknya permukaan laut, dan gangguan ekosistem yang mengancam ketahanan pangan serta kesehatan manusia. Para ilmuwan memperingatkan bahwa tanpa aksi kolektif untuk mengurangi emisi gas rumah kaca, dampaknya akan meluas ke hampir semua sektor kehidupan. Oleh karena itu, transisi ke energi bersih dan adaptasi […]

expand_less