Indonesia Emas 2045 Bukan Hanya Tugas Prabowo tapi Seluruh Masyarakat
- account_circle Redaksi
- calendar_month Rabu, 28 Okt 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menegaskan bahwa mewujudkan Indonesia Emas 2045 bukan hanya tanggung jawab Presiden Prabowo Subianto dan Kabinet Merah Putih, melainkan seluruh elemen masyarakat.
Hal itu disampaikan Bima dalam agenda Pasar Gagasan di Menara Kompas, Jakarta, Rabu (28/10/2026). Ia menjelaskan, target Indonesia Emas 2045 membutuhkan kerja sama berbagai pihak, termasuk pemerintah, masyarakat, aktivis, dan kalangan intelektual.
“Orkestrasi ini enggak bisa dimainkan oleh Pak Prabowo sendiri, enggak bisa. Orkestra ini enggak bisa diserahkan kepada Kabinet Merah Putih,” kata Bima.
Menurut mantan Wali Kota Bogor tersebut, pemerintah juga harus terbuka terhadap kritik, mampu menjelaskan kebijakan, serta menempatkan kepentingan bangsa sebagai prioritas.
Bima menegaskan, Indonesia Emas 2045 tidak boleh berhenti sebagai slogan, tetapi harus diwujudkan melalui langkah nyata dan kontribusi bersama.
Ia juga mengingatkan agar perbedaan pandangan antara pemerintah dan kelompok kritis tidak menghalangi upaya memperbaiki kebijakan.
“Jangan pernah berhenti melontarkan gagasan dan bersuara,” ujar Bima, mengajak masyarakat terus menyampaikan kritik dan pemikiran demi kemajuan Indonesia.
- Penulis: Redaksi

Saat ini belum ada komentar