Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional & Politik » KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik Kepala BNPB Suharyanto Termasuk

KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik Kepala BNPB Suharyanto Termasuk

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 14 Okt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi di lingkungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Salah satu tersangka adalah Bima Setyawan, adik kandung sekaligus tenaga ahli Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto. Penetapan tersangka tersebut merupakan tindak lanjut operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK pada Selasa (13/10/2026).

Ketua KPK Setyo Budiyanto membenarkan informasi mengenai status hukum Bima saat memberikan keterangan kepada wartawan di Yogyakarta, Rabu (14/10/2026). Ia menegaskan, penetapan tersangka didasarkan pada dugaan perbuatan melawan hukum dan tidak mempertimbangkan latar belakang keluarga maupun jabatan seseorang.

Selain Bima Setyawan, KPK menetapkan Richard Erlangga yang merupakan tenaga ahli Kepala BNPB, serta Gabriel Purwaka Sigit, pejabat pembuat komitmen (PPK) yang menjabat Kepala Subdirektorat Pengelolaan Bantuan dan Kedaruratan BNPB. Dua tersangka lainnya berasal dari pihak swasta, yakni Gery Prasetiawan dan Syifa Nrika Ghifarian.

Kelima tersangka sebelumnya termasuk di antara 14 orang yang diamankan dalam OTT di lingkungan BNPB. Mereka menjalani pemeriksaan intensif sebelum perkara ditingkatkan ke tahap penyidikan. KPK kemudian menahan kelima tersangka di Rumah Tahanan Negara KPK untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Ketua KPK menjelaskan bahwa perkara tersebut berkaitan dengan dugaan penyalahgunaan Dana Siap Pakai (DSP) untuk penanganan kebencanaan. Dana tersebut semestinya digunakan sesuai ketentuan untuk mendukung kebutuhan penanganan bencana. Penyidik kini mendalami dugaan pengondisian dalam proses penyaluran dan penggunaan anggaran, termasuk keterlibatan perusahaan swasta sebagai penyedia barang atau jasa.

Dalam operasi tersebut, KPK turut mengamankan uang tunai sekitar Rp1,4 miliar, emas batangan, serta tabungan emas. Barang bukti itu menjadi bagian dari materi penyidikan untuk menelusuri dugaan aliran dana dan keterkaitannya dengan pengadaan barang dan jasa di lingkungan BNPB.

Sementara itu, Sekretaris Utama BNPB Rustian yang turut diamankan dalam operasi tersebut tidak termasuk lima orang yang ditetapkan sebagai tersangka. KPK menyatakan status hukum para pihak ditentukan berdasarkan hasil pemeriksaan dan kebutuhan penyidikan.

KPK juga membuka kemungkinan memeriksa Kepala BNPB Suharyanto apabila penyidik menilai keterangannya relevan dan dibutuhkan untuk mengungkap perkara. Ketua KPK menegaskan bahwa pemanggilan saksi dilakukan berdasarkan kebutuhan penyidikan, bukan semata-mata karena hubungan jabatan atau keluarga dengan pihak yang telah ditetapkan sebagai tersangka.

Perkara ini menjadi perhatian karena berkaitan dengan anggaran yang diperuntukkan bagi penanganan bencana. KPK masih mendalami konstruksi perkara, mekanisme pengadaan, serta dugaan keterlibatan masing-masing pihak. Rincian lebih lanjut mengenai perbuatan yang disangkakan dan alat bukti akan menjadi bagian dari proses hukum yang berjalan.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Studi Kasus: Dampak Subsidi Tepat Sasaran pada UMKM Jawa Barat

    Studi Kasus: Dampak Subsidi Tepat Sasaran pada UMKM Jawa Barat

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Subsidi tepat sasaran berarti bantuan keuangan atau barang yang diberikan pemerintah hanya kepada kelompok yang memang membutuhkan, biasanya berdasarkan data pendapatan, kepemilikan aset, atau kriteria sosial‑ekonomi tertentu. Dengan menyesuaikan alokasi, program ini berupaya meminimalkan pemborosan dan memastikan manfaat sampai ke pihak yang paling terdampak, sehingga dampak sosial‑ekonomi menjadi lebih optimal. Program pemerintah yang […]

  • KPK Geledah Kantor ATR/BPN, Ruang Nusron Wahid Belum Disentuh

    KPK Geledah Kantor ATR/BPN, Ruang Nusron Wahid Belum Disentuh

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai menggeledah sejumlah ruangan di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Kamis (17/9/2026). Penggeledahan dilakukan sebagai bagian dari penyidikan kasus dugaan suap terkait pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB) PT Summarecon Agung Tbk di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik melakukan penggeledahan […]

  • Digitalisasi pemerintahan: cara mengatasi birokrasi lewat data terbuka

    Digitalisasi pemerintahan: cara mengatasi birokrasi lewat data terbuka

    • calendar_month Senin, 5 Okt 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Digitalisasi pemerintahan berarti mengintegrasikan teknologi informasi—seperti layanan daring, basis data terpusat, dan analitik—ke dalam proses birokrasi untuk mempercepat layanan, meningkatkan transparansi, dan mempermudah partisipasi warga. Dengan mengurangi dokumen fisik serta prosedur berulang, pemerintah dapat mengalokasikan sumber daya secara lebih efisien dan memberikan respons yang lebih cepat terhadap kebutuhan publik. Digitalisasi pemerintahan menyalurkan layanan […]

  • Digitalisasi pemerintahan: Tantangan, Biaya, dan Langkah Praktis?

    Digitalisasi pemerintahan: Tantangan, Biaya, dan Langkah Praktis?

    • calendar_month Jumat, 30 Okt 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Penerapan teknologi informasi dalam sektor publik memungkinkan layanan menjadi otomatis, data lebih mudah diakses, dan birokrasi menjadi lebih transparan. Dengan memindahkan proses manual ke platform daring, pemerintah dapat mempercepat pelayanan, menurunkan biaya operasional, serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengambilan keputusan. Digitalisasi pemerintahan mengacu pada pemindahan proses administratif, layanan publik, dan pengelolaan data ke […]

  • Panduan Praktis 5 Langkah Transisi Energi Hijau: Kenapa & Contoh Nyata

    Panduan Praktis 5 Langkah Transisi Energi Hijau: Kenapa & Contoh Nyata

    • calendar_month Senin, 2 Nov 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Secara umum, proses ini berarti menggantikan sumber energi fosil dengan energi terbarukan seperti surya, angin, dan biomassa, sambil meningkatkan efisiensi serta mengurangi emisi karbon. Praktisi menekankan langkah bertahap—misalnya, meningkatkan proporsi listrik bersih menjadi setidaknya 30 % dalam satu dekade—agar infrastruktur dan ekonomi dapat menyesuaikan tanpa gangguan signifikan. Transisi energi hijau mengacu pada peralihan penggunaan sumber […]

  • Keamanan Pangan: Insight Praktis Reduksi Kontaminasi di Lapangan

    Keamanan Pangan: Insight Praktis Reduksi Kontaminasi di Lapangan

    • calendar_month Selasa, 27 Okt 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Agar makanan yang dikonsumsi tidak menimbulkan risiko kesehatan, diperlukan serangkaian standar dan pengawasan mulai dari produksi hingga distribusi. Para regulator, produsen, dan konsumen berperan memastikan kebersihan, kandungan bahan berbahaya, serta kepatuhan pada regulasi yang berlaku. Keamanan pangan memastikan bahwa setiap bahan makanan yang beredar—dari ladang hingga meja konsumen—tidak mengandung bahaya mikrobiologis, kimia, atau […]

expand_less