Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional & Politik » Menhut pimpin operasi di Kalimantan Barat, Operasi Modifikasi Cuaca Diperkuat

Menhut pimpin operasi di Kalimantan Barat, Operasi Modifikasi Cuaca Diperkuat

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 24 Okt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, 24 Oktober 2026 – Kementerian Kehutanan bersama para pihak terus memperkuat operasi pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui pemadaman darat, operasi udara, serta Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). Penguatan operasi dilakukan dengan memanfaatkan meningkatnya potensi pertumbuhan awan untuk membantu penanganan karhutla di wilayah Sumatera dan Kalimantan.

Berdasarkan pemantauan SiPongi Kementerian Kehutanan hingga Jumat, 23 Oktober 2026 pukul 21.00 WIB, secara nasional terdeteksi 1.336 hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi atau high confidence. Jumlah tersebut turun 14 titik dibandingkan sehari sebelumnya yang mencatat 1.350 hotspot.

Namun, kondisi di enam provinsi prioritas menunjukkan dinamika yang berbeda. Jumlah hotspot pada enam provinsi prioritas meningkat dari 1.078 menjadi 1.103 titik. Kalimantan Tengah masih mencatat hotspot tertinggi sebanyak 785 titik, meskipun turun dari 874 titik sehari sebelumnya. Kalimantan Barat mengalami peningkatan cukup tajam dari 39 menjadi 184 hotspot. Jambi juga meningkat dari 7 menjadi 46 titik. Sementara Sumatera Selatan mencatat 58 titik, Kalimantan Selatan turun menjadi 30 titik, dan Riau tetap nihil hotspot high confidence.

Penurunan hotspot tidak serta-merta membuat operasi di lapangan dikurangi. Manggala Agni Kementerian Kehutanan bersama TNI, Polri, BNPB, BPBD, Masyarakat Peduli Api, dunia usaha, dan unsur terkait masih melakukan pemadaman serta pendinginan di sejumlah lokasi yang mengalami kebakaran.

Di Sumatera Selatan, pemadaman antara lain dilakukan di Ogan Ilir, Banyuasin, Ogan Komering Ilir, Muara Enim, dan Musi Banyuasin. Di Desa Ibul Besar 1, Ogan Ilir, serta Desa Santan Sari, Banyuasin, api telah berhasil dipadamkan. Namun operasi masih berlanjut di sejumlah lokasi yang menyisakan titik api, terutama pada lahan bergambut.

Di Kalimantan Tengah, operasi pemadaman juga masih berlangsung intensif. Di Desa Tanjung Taruna, Kecamatan Jabiren Raya, Kabupaten Pulang Pisau, tim BKO Manggala Agni masih melakukan pemadaman pada kawasan bergambut. Operasi di lokasi tersebut telah berlangsung beberapa hari dan masih memerlukan penanganan lanjutan.

Tim Manggala Agni juga melakukan pembasahan lahan, patroli, dan monitoring di KHDTK Tumbang Nusa, Pulang Pisau, untuk mencegah api kembali muncul dan menyebar. Upaya serupa dilakukan di sejumlah lokasi lain di Kalimantan Tengah dengan karakter kebakaran permukaan maupun kebakaran bawah pada gambut.

Penguatan penanganan juga dilakukan langsung di Kalimantan Barat. Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni pada Jumat (23/10) memimpin rapat koordinasi penanganan karhutla di Kabupaten Ketapang bersama pemerintah daerah, TNI, Polri, BNPB, BMKG, BPBD, serta jajaran teknis Kementerian Kehutanan. Menhut menekankan bahwa tren penurunan hotspot harus menjadi momentum untuk mempercepat penanganan dan bukan alasan untuk mengurangi kewaspadaan.

Untuk memperkuat operasi di Ketapang, Kementerian Kehutanan menyiapkan 104 personel tambahan. Sebanyak 20 personel diarahkan ke Cagar Alam Muara Kendawangan–Desa Seriam, 44 personel ke Desa Pembedilan, dan 40 personel ke wilayah PBPH PT Buana Megatama Jaya. Penugasan dilakukan secara bertahap pada 23–26 Oktober dengan masa operasi selama 14 hari.

Di sela penanganan karhutla di Ketapang, Menhut juga meninjau Pusat Rehabilitasi Orangutan Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia (YIARI). Menhut melihat langsung fasilitas rehabilitasi, klinik kesehatan satwa, serta kondisi orangutan yang sedang menjalani perawatan. Kunjungan tersebut menegaskan bahwa penanganan karhutla tidak hanya ditujukan untuk memadamkan api, tetapi juga melindungi satwa liar dan habitatnya.

Data terbaru mencatat 51 individu orangutan telah diselamatkan dari wilayah terdampak karhutla di Ketapang dan Kayong Utara selama periode 6 Agustus hingga pertengahan Oktober 2026. Penanganan dilakukan melalui kolaborasi BKSDA Kalimantan Barat, YIARI, pemerintah daerah, masyarakat, dan mitra konservasi, mulai dari penyelamatan, pemeriksaan kesehatan, rehabilitasi hingga persiapan pengembalian satwa ke habitat yang aman.

Saat ini, operasi udara didukung 49 unit armada, terdiri atas 32 unit untuk water bombing serta 17 unit untuk patroli dan OMC. Enam provinsi prioritas, yakni Riau, Sumatera Selatan, Jambi, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan, juga terus menjadi fokus pengendalian karhutla.

Penguatan OMC dilakukan dengan dukungan pendanaan BNPB. Pada Jumat (23/10), bahan semai dry ice telah dikirim sebanyak 3,3 ton ke Sumatera Selatan, 8,4 ton ke Kalimantan Selatan, dan 2 ton ke Lampung. Selain itu, sebanyak 5 ton NaCl dikirim ke Kalimantan Selatan untuk mendukung penyemaian awan. Armada penyemaian juga diperkuat. Pesawat TNI AU C-130 Hercules yang beroperasi dari Posko Sumatera Selatan dan CN-295 dari Posko Kalimantan Selatan mulai digunakan untuk mendukung operasi penyemaian awan.

Di wilayah Sumatera Selatan, OMC dilakukan sebanyak sembilan sorti, terdiri atas enam sorti menggunakan dry ice dan tiga sorti menggunakan NaCl dari Posko Palembang dan Posko Lampung. Setelah intervensi OMC, terpantau adanya peningkatan jarak pandang di sekitar Palembang pada beberapa periode operasi.

Penyemaian juga dilakukan pada pertumbuhan awan di sekitar Taman Nasional Way Kambas, Lampung yang terdampak kebakaran. Berdasarkan pemantauan, hujan kemudian terpantau di kawasan TN Way Kambas serta sejumlah wilayah di Lampung Barat, Pringsewu, dan Pesawaran.

Sementara itu, untuk mendukung penanganan karhutla di Kalimantan Tengah dilakukan sembilan sorti OMC, terdiri atas tujuh sorti dry ice dan dua sorti NaCl menggunakan pesawat Casa-212, CN-295, Caravan, dan Pilatus. Berdasarkan pengamatan radar dan penakar hujan, hujan terpantau di Kotawaringin Timur, Kotawaringin Barat, dan Lamandau di Kalimantan Tengah, serta Kotabaru di Kalimantan Selatan.

BMKG memprakirakan potensi pertumbuhan awan mulai meningkat secara signifikan pada Sabtu (24/10). Kondisi ini akan dimanfaatkan dengan mengoptimalkan OMC menggunakan NaCl dengan pesawat Hercules dan CN-295 untuk memicu pertumbuhan hujan pada wilayah sasaran di Sumatera dan Kalimantan.

Kementerian Kehutanan kembali mengingatkan masyarakat dan pelaku usaha untuk tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar. Apabila menemukan asap, titik api, atau aktivitas pembakaran, segera laporkan agar penanganan dapat dilakukan sedini mungkin.

Peningkatan hotspot hari ini menjadi dasar untuk semakin memperkuat respons di lapangan. Pengendalian tidak hanya ditujukan untuk menurunkan jumlah titik panas, tetapi memastikan api dan bara benar-benar padam, asap berkurang, masyarakat terlindungi, kualitas udara pulih, serta satwa liar dan habitatnya tetap terjaga. Kontak pelaporan informasi karhutla di Posko Karhutla Kementerian Kehutanan.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • FAQ Lengkap Subsidi Tepat Sasaran: Cara Cek Kelayakan & Batasan

    FAQ Lengkap Subsidi Tepat Sasaran: Cara Cek Kelayakan & Batasan

    • calendar_month Kamis, 8 Okt 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Secara umum, subsidi tepat sasaran berarti bantuan keuangan atau barang diberikan hanya kepada kelompok yang memang membutuhkan, sehingga sumber daya tidak terbuang pada penerima yang tidak memenuhi kriteria. Pemerintah biasanya memakai data kependudukan, pendapatan, atau lokasi geografis untuk memfilter penerima, sehingga efeknya lebih efisien dan dapat meningkatkan kesejahteraan secara langsung. Pendekatan ini juga […]

  • PLN Buka Suara soal Keluhan Tagihan Listrik Naik hingga Dua Kali Lipat

    PLN Buka Suara soal Keluhan Tagihan Listrik Naik hingga Dua Kali Lipat

    • calendar_month Selasa, 3 Nov 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA – PT PLN (Persero) menanggapi keluhan masyarakat terkait kenaikan tagihan listrik yang ramai diperbincangkan di media sosial. PLN memastikan tidak ada kenaikan tarif listrik selama periode Oktober hingga Desember 2026. Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PT PLN (Persero), Gregorius Adi Trianto, menegaskan bahwa tarif listrik saat ini masih mengikuti ketentuan pemerintah melalui […]

  • Kisah Pak Budi: Transisi Energi Hijau yang Turunkan Tagihan Listrik

    Kisah Pak Budi: Transisi Energi Hijau yang Turunkan Tagihan Listrik

    • calendar_month Minggu, 11 Okt 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Negara dan perusahaan kini berupaya menggantikan bahan bakar fosil dengan sumber terbarukan seperti tenaga surya, angin, dan biomassa demi menurunkan emisi karbon. Proses ini melibatkan investasi infrastruktur, kebijakan tarif listrik yang mendukung, serta perubahan perilaku konsumen menuju efisiensi energi. Transisi energi hijau berarti beralih dari listrik yang dihasilkan lewat batubara, minyak, atau gas […]

  • Kedaulatan energi vs impor: Biaya, risiko, dan manfaat untuk UMKM

    Kedaulatan energi vs impor: Biaya, risiko, dan manfaat untuk UMKM

    • calendar_month Jumat, 23 Okt 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Kedaulatan energi mencerminkan kemampuan suatu negara mengendalikan produksi, distribusi, dan konsumsi energi secara mandiri, sehingga tidak tergantung pada pasokan luar. Dengan memaksimalkan sumber daya domestik—misalnya panas bumi, tenaga surya, atau gas alam—negara dapat menjamin keamanan pasokan serta stabilitas harga bagi masyarakat. Karena itu, kebijakan energi nasional biasanya menitikberatkan pada diversifikasi sumber dan investasi […]

  • Mengoptimalkan Subsidi tepat sasaran: 5 Langkah Praktis dari Lapangan

    Mengoptimalkan Subsidi tepat sasaran: 5 Langkah Praktis dari Lapangan

    • calendar_month Kamis, 22 Okt 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Program subsidi tepat sasaran berupaya menyalurkan bantuan langsung ke kelompok yang paling membutuhkan, seperti petani kecil atau keluarga berpendapatan rendah, melalui verifikasi data yang ketat. Dengan meminimalisir kebocoran dana, kebijakan ini diharapkan meningkatkan efisiensi anggaran negara dan mendukung pertumbuhan ekonomi inklusif. Subsidi tepat sasaran mengacu pada alokasi dana atau bantuan yang diarahkan secara […]

  • Langkah Praktis Kedaulatan Energi Rumah: Kenapa & Cara Implementasi

    Langkah Praktis Kedaulatan Energi Rumah: Kenapa & Cara Implementasi

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Kedaulatan energi berarti sebuah negara mampu memenuhi kebutuhan energi domestik tanpa tergantung secara signifikan pada pasokan luar, sehingga menjamin keamanan, stabilitas harga, dan kontrol atas sumber daya strategis. Hal ini biasanya dicapai lewat pengembangan energi terbarukan, diversifikasi sumber, serta investasi pada infrastruktur produksi dan distribusi dalam negeri. Kedaulatan energi memungkinkan sebuah rumah memproduksi, […]

expand_less