Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi & Bisnis » DPR Tunjuk Kader Gerindra Bahtra Banong sebagai Ketua Panja RUU Pemilu

DPR Tunjuk Kader Gerindra Bahtra Banong sebagai Ketua Panja RUU Pemilu

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 8 Okt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Wakil Ketua Komisi II DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra Bahtra Banong ditetapkan sebagai Ketua Panitia Kerja (Panja) penyusunan Rancangan Undang-Undang tentang Pemilihan Umum (RUU Pemilu). Penetapan tersebut dilakukan dalam rapat internal Panja yang dipimpin Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (8/10/2026).

Dalam rapat tersebut, Dasco mengajukan penetapan Bahtra sebagai Ketua Panja berdasarkan Pasal 158 ayat (3) Peraturan DPR RI tentang Tata Tertib. Usulan tersebut kemudian disetujui oleh peserta rapat.

Pembentukan Panja menjadi bagian dari proses penyusunan RUU Pemilu yang akan membahas substansi regulasi secara lebih mendalam, terarah, dan komprehensif. DPR menyatakan pembahasan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan amanat Prolegnas Prioritas 2026.

Bahtra mengatakan Panja telah menyiapkan jadwal pembahasan RUU Pemilu. Meski DPR memasuki masa reses, pembahasan tetap akan berjalan sesuai agenda yang telah disusun. Jadwal pembahasan nantinya akan dipublikasikan agar masyarakat dapat mengetahui perkembangan proses penyusunan RUU tersebut.

Menurut Bahtra, pembahasan RUU Pemilu tidak akan dibatasi pada isu tertentu. Panja akan membuka ruang untuk membahas berbagai persoalan kepemiluan sekaligus meminta masukan dari berbagai pihak dan masyarakat. Masukan tersebut nantinya akan menjadi bahan dalam penyusunan substansi RUU Pemilu.

Pergantian Ketua Panja ini dilakukan setelah sebelumnya Ketua Komisi II DPR RI Rifqinizamy Karsayuda memimpin Panja sejak pembentukannya pada 29 September 2026. Rifqinizamy menjelaskan bahwa dirinya sebelumnya menjadi Ketua Panja secara ex officio karena posisinya sebagai Ketua Komisi II dan diperlukan untuk memenuhi kebutuhan administrasi serta menjalankan agenda awal Panja.

Setelah agenda awal tersebut berjalan, pimpinan Komisi II melakukan rapat internal dan berkonsultasi dengan pimpinan DPR. Hasilnya, disepakati pembentukan dua Panja, yakni Panja RUU Pemilu dan Panja RUU Administrasi Kependudukan (Adminduk). Kedua Panja tersebut akan dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi II DPR RI.

Penetapan Bahtra sebagai Ketua Panja sekaligus menandai dimulainya tahapan pembahasan substansi RUU Pemilu secara lebih intensif. Sebelumnya, Komisi II telah menetapkan 23 anggota Panja yang berasal dari delapan fraksi di DPR untuk terlibat dalam pembahasan RUU tersebut.

Dalam proses penyusunan RUU Pemilu, DPR juga menyatakan akan membuka ruang partisipasi publik. Bahtra sebelumnya menyampaikan bahwa Komisi II telah mengundang akademisi, pakar kepemiluan, dan berbagai pihak untuk memberikan masukan terhadap substansi regulasi yang akan disusun.

Pembahasan RUU Pemilu menjadi salah satu agenda legislasi yang strategis karena regulasi tersebut akan menjadi salah satu dasar penyelenggaraan pemilu berikutnya. Karena itu, DPR menyatakan proses penyusunannya diarahkan agar berlangsung terbuka, partisipatif dan transparan, dengan berbagai masukan publik menjadi bagian dari pembahasan.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Setoran Pajak Baru 68,2 Persen, DJP Kejar Target Rp750 Triliun hingga Akhir Tahun 2026

    Setoran Pajak Baru 68,2 Persen, DJP Kejar Target Rp750 Triliun hingga Akhir Tahun 2026

    • calendar_month Senin, 12 Okt 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta- 12 Oktober 2026- Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan mengejar setoran Rp750 triliun dalam tiga bulan terakhir untuk mencapai target penerimaan pajak Rp2.357 triliun tahun ini. Direktur Jenderal Pajak Bimo Wijayanto mengungkapkan dirinya masih memeiliki sejumlah pekerjaan rumah untuk mengejar target menjelang akhir tahun 2026 itu. Meski demikian ia mengatakan penerimaan pajak telah tumbuh […]

  • Keamanan pangan Digital: Praktik Lapangan Turun Risiko Kontaminasi

    Keamanan pangan Digital: Praktik Lapangan Turun Risiko Kontaminasi

    • calendar_month Kamis, 24 Sep 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Keamanan pangan memastikan makanan yang dikonsumsi bebas dari kontaminan berbahaya serta tetap menjaga nilai gizi hingga sampai ke konsumen. Prosesnya melibatkan kontrol ketat mulai dari produksi, pengolahan, hingga distribusi, sehingga risiko keracunan atau penyakit terkait makanan dapat diminimalisir. Keamanan pangan kini dipahami sebagai serangkaian tindakan yang menjamin makanan tetap bebas dari bahaya biologis, […]

  • Studi Kasus PLTS Nusa Tenggara: Insight Kedaulatan Energi untuk Daerah

    Studi Kasus PLTS Nusa Tenggara: Insight Kedaulatan Energi untuk Daerah

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Secara umum, kedaulatan energi menekankan kemampuan suatu negara untuk memenuhi kebutuhan energinya secara mandiri, mengurangi ketergantungan pada impor, dan mengendalikan sumber daya energi dalam negeri. Pendekatan ini biasanya melibatkan pengembangan energi terbarukan, diversifikasi sumber, serta kebijakan yang mendukung keamanan pasokan dan stabilitas harga. Ketika sebuah wilayah dapat menghasilkan, mengelola, dan mendistribusikan listriknya sendiri […]

  • Menko Perekonomian soal 2 Tahun Pemerintahan Prabowo: Situasi Stabil

    Menko Perekonomian soal 2 Tahun Pemerintahan Prabowo: Situasi Stabil

    • calendar_month Senin, 19 Okt 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menilai situasi politik, ekonomi, dan sosial Indonesia relatif stabil selama dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Ke depan, pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi dengan pemerataan kesejahteraan masyarakat. Pernyataan tersebut disampaikan Airlangga saat berada di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (19/10/2026), menjelang genap dua tahun pemerintahan […]

  • Kedaulatan Energi Indonesia: Praktik Lapangan & Jalan Mandiri

    Kedaulatan Energi Indonesia: Praktik Lapangan & Jalan Mandiri

    • calendar_month 10 jam yang lalu
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Mencapai kedaulatan energi berarti suatu negara dapat memenuhi kebutuhan listrik dan bahan bakar secara mandiri, mengurangi ketergantungan impor, serta mengendalikan pasokan lewat sumber domestik seperti tenaga surya, gas, atau batubara. Hal ini biasanya didukung kebijakan diversifikasi energi, investasi infrastruktur, dan pengembangan teknologi bersih, sehingga meningkatkan keamanan ekonomi dan geopolitik. Kedaulatan energi berarti negara […]

  • Dari Listrik Padam ke Kedaulatan Energi: Cara Praktis Rumah Mandiri

    Dari Listrik Padam ke Kedaulatan Energi: Cara Praktis Rumah Mandiri

    • calendar_month Sabtu, 3 Okt 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Kemampuan sebuah negara untuk memenuhi kebutuhan energinya secara mandiri, mengurangi ketergantungan impor, serta mengendalikan produksi dan infrastruktur energi menjadi inti dari kedaulatan energi. Dengan mengoptimalkan sumber daya dalam negeri, diversifikasi energi terbarukan, dan kebijakan yang mendukung, Indonesia berupaya menjamin pasokan stabil, harga terjangkau, dan mengurangi risiko geopolitik. Kedaulatan energi berarti Anda tidak lagi […]

expand_less