Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi & Bisnis » Prabowo: Indonesia Negara dengan Ekonomi Terbesar Ketujuh di Dunia

Prabowo: Indonesia Negara dengan Ekonomi Terbesar Ketujuh di Dunia

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 22 Okt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menyatakan Indonesia menempati posisi ketujuh sebagai negara dengan perekonomian terbesar di dunia berdasarkan paritas daya beli atau purchasing power parity (PPP). Ia merujuk pada laporan Dana Moneter Internasional (International Monetary Fund/IMF).

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) di JIExpo, Jakarta, Kamis (22/10/2026).

Menurut Prabowo, peringkat berdasarkan PPP menggambarkan kemampuan daya beli riil suatu negara. Ia menilai posisi tersebut menunjukkan besarnya potensi ekonomi Indonesia di tengah persaingan global.

“Kita ini bangsa yang kaya, bangsa yang besar. Baru saja IMF mengeluarkan daftar urutan ekonomi terbesar di dunia dari PPP, berarti kemampuan daya beli nyata dari ekonomi banyak negara. Indonesia hari ini ditempatkan dalam urutan ketujuh di dunia,” ujar Prabowo.

Ia kemudian menegaskan bahwa Indonesia memiliki kekuatan ekonomi yang perlu dioptimalkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Urutan ketujuh, we are the seven biggest economy in the world, we are strong,” katanya.

Meski demikian, Prabowo menekankan bahwa tantangan pemerintah bukan hanya memperbesar perekonomian nasional, tetapi juga memastikan hasil pembangunan dan pertumbuhan ekonomi dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat, terutama kelompok yang membutuhkan.

Ia juga mengingatkan pentingnya mengevaluasi arah kebijakan ekonomi agar selaras dengan amanat Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

“Ini tantangan kita. Selama ini, maaf, kita harus berani koreksi diri. Selama ini filosofi ekonomi kita tidak sesuai dengan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Saya katakan, kita harus berani, sekarang saatnya kita berani,” ungkapnya.

Prabowo menutup pernyataannya dengan mengajak seluruh pihak untuk bersikap terbuka dalam mengevaluasi kebijakan dan kondisi ekonomi nasional.

“Katakanlah apa adanya. Katakanlah kalau merah itu merah, kalau putih itu putih. Kita harus berani koreksi diri,” tuturnya.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Subsidi tepat sasaran vs bantuan umum: 5 bukti pilih yang efisien

    Subsidi tepat sasaran vs bantuan umum: 5 bukti pilih yang efisien

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Subsidi tepat sasaran dirancang agar bantuan pemerintah sampai pada kelompok yang paling membutuhkan, misalnya petani kecil atau pelaku UMKM, dengan mekanisme verifikasi yang ketat. Dengan menyesuaikan besaran dan jenis subsidi pada kondisi riil penerima, efisiensi anggaran meningkat dan dampak ekonomi menjadi lebih terasa. Subsidi tepat sasaran menargetkan bantuan ke kelompok atau individu yang […]

  • Menjaga Wibawa Presiden, Memperkuat Persatuan Bangsa

    Menjaga Wibawa Presiden, Memperkuat Persatuan Bangsa

    • calendar_month 23 jam yang lalu
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta (ANTARA) – “Kekuasaan tumbuh di antara manusia ketika mereka bertindak bersama, dan lenyap saat mereka tercerai-berai.” Perpecahan bangsa tidak selalu dimulai dari bentrokan antarsuku atau pertikaian agama. Perpecahan juga dapat bermula ketika fakta kehilangan tempat, kebohongan mendapat panggung, dan kebencian dipelihara demi merebut kekuasaan. Masyarakat akhirnya bukan sekadar berbeda pendapat. Mereka mulai kehilangan kepercayaan […]

  • Panduan Praktis 5 Langkah Transisi Energi Hijau untuk Usaha Kecil

    Panduan Praktis 5 Langkah Transisi Energi Hijau untuk Usaha Kecil

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Transisi energi hijau mengacu pada pergeseran sistem energi nasional dari sumber fosil ke sumber terbarukan seperti tenaga surya, angin, dan biomassa, dipercepat oleh target net‑zero dan kebijakan pemerintah. Proses ini mencakup modernisasi jaringan listrik, peningkatan efisiensi, serta investasi pada teknologi penyimpanan dan digitalisasi untuk memastikan pasokan yang stabil dan terjangkau. Transisi energi hijau […]

  • Perjalanan Seorang Petani Menghadapi Krisis Iklim dan Cara Bertahan

    Perjalanan Seorang Petani Menghadapi Krisis Iklim dan Cara Bertahan

    • calendar_month Jumat, 30 Okt 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Fenomena ini muncul akibat peningkatan suhu global yang dipicu oleh emisi gas rumah kaca, terutama dari pembakaran bahan bakar fosil dan deforestasi. Dampaknya meliputi cuaca ekstrem, naiknya permukaan laut, dan gangguan ekosistem yang mengancam ketahanan pangan serta kesehatan manusia. Krisis iklim mempercepat perubahan pola hujan, suhu, dan frekuensi badai, sehingga produksi pertanian menjadi […]

  • Subsidi tepat sasaran

    Mengungkap Data Realita Subsidi Tepat Sasaran: Solusi Optimalkan

    • calendar_month Kamis, 29 Okt 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Subsidi tepat sasaran maksudnya bantuan pemerintah yang diberikan hanya kepada kelompok atau sektor yang memang membutuhkan, misalnya petani kecil atau UMKM dengan kriteria pendapatan tertentu. Dengan menyeleksi penerima secara ketat, pemerintah dapat mengoptimalkan alokasi anggaran, mengurangi pemborosan, serta meningkatkan efektivitas program sosial. Subsidi tepat sasaran bertujuan menyalurkan bantuan ke kelompok yang paling membutuhkan, […]

  • Investasi hijau: Obligasi vs Reksa Dana, Pilih Risiko & Imbal

    Investasi hijau: Obligasi vs Reksa Dana, Pilih Risiko & Imbal

    • calendar_month Minggu, 4 Okt 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Investasi hijau biasanya mengacu pada penempatan dana ke proyek atau perusahaan yang fokus pada energi terbarukan, pengelolaan sumber daya berkelanjutan, dan pengurangan emisi karbon. Praktisi menyarankan memilih instrumen bersertifikasi ESG atau label hijau untuk memastikan dana memang mendukung inisiatif ramah lingkungan. Jika kamu ingin menumbuhkan aset sambil mendukung proyek yang mengurangi jejak karbon, […]

expand_less