Rosan Minta Kadin Sosialisasikan Kebijakan Investasi hingga ke Daerah
- account_circle Redaksi
- calendar_month Kamis, 29 Okt 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA – Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Kepala BKPM dan CEO Danantara, Rosan Perkasa Roeslani, meminta Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia memperluas sosialisasi kebijakan dan regulasi investasi hingga ke daerah.
Rosan menilai, keterlibatan asosiasi usaha, himpunan, dan pengurus Kadin di daerah dapat membantu pelaku usaha memahami perubahan kebijakan pemerintah. Langkah ini diharapkan mempercepat pelaksanaan kebijakan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan investasi.
“Saya berterima kasih kepada kalian yang selalu bersama-sama dengan kami menyosialisasikan banyak kebijakan, regulasi, dan kebijakan baru sampai ke teman-teman asosiasi, himpunan, dan juga teman-teman daerah,” ujar Rosan dalam konferensi pers Rapimnas Kadin 2026 di Jakarta, Kamis (29/10/2026).
Sementara itu, Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Novyan Bakrie mengatakan, Kadin menyiapkan delapan kelompok kerja untuk mendorong UMKM naik kelas, memperkuat rantai pasok nasional, serta meningkatkan daya saing produk Indonesia. Pelaksanaan program tersebut akan dipantau setiap tiga bulan.
Delapan kelompok kerja itu mencakup peningkatan kapasitas usaha, penguatan rantai nilai, infrastruktur dan logistik, pengembangan ekspor, hilirisasi energi, produktivitas SDM dan teknologi, ketahanan ekonomi dan industri pertahanan, serta diplomasi ekonomi dan perdagangan.
Kadin juga mendorong peningkatan investasi dan ekspor melalui program We Buy from Indonesia, yang mencakup 77 merek global yang disebut telah membeli produk atau komponen dari Indonesia, termasuk Airbus, Tesla, dan Nike.
Anindya menambahkan, penguatan ekonomi perlu diikuti pemerataan pertumbuhan hingga ke daerah. Karena itu, kolaborasi pemerintah dan dunia usaha dinilai penting untuk memperluas kesempatan usaha, memperkuat industri dalam negeri, dan meningkatkan daya saing ekonomi nasional.
- Penulis: Redaksi

Saat ini belum ada komentar