Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional & Politik » Kasus Suap ATR/BPN, KPK Buka Opsi Panggil Paksa Nusron Wahid

Kasus Suap ATR/BPN, KPK Buka Opsi Panggil Paksa Nusron Wahid

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 21 Okt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka kemungkinan menerbitkan surat panggilan kedua disertai surat perintah membawa Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid. Langkah tersebut dipertimbangkan setelah Nusron dua kali tidak memenuhi panggilan pemeriksaan sebagai saksi dalam perkara dugaan suap di lingkungan ATR/BPN.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, penyidik masih menelaah alasan ketidakhadiran Nusron sebelum menentukan langkah hukum selanjutnya.

“Yang pasti saat ini penyidik masih berproses untuk upaya-upaya berikutnya, termasuk kemungkinan untuk menerbitkan surat panggilan kedua, apakah kemudian juga nanti beserta dengan surat perintah membawa atau seperti apa, nanti kita akan lihat perkembangannya,” ujar Budi kepada wartawan, Rabu (21/10/2026).

Menurut Budi, pada panggilan pertama Nusron tidak hadir karena memiliki agenda internal di Kementerian ATR/BPN. Pemeriksaan kemudian dijadwalkan ulang agar yang bersangkutan dapat menyesuaikan jadwalnya.

Namun, pada pemeriksaan ulang, Nusron kembali tidak hadir dengan alasan menjalani perjalanan dinas ke luar negeri.

Budi menegaskan, penyidik akan mengevaluasi seluruh alasan yang disampaikan sebelum memutuskan tindakan selanjutnya.

Dua Kali Tidak Hadir dalam Pemeriksaan

Nusron sebelumnya dijadwalkan menjalani pemeriksaan pada Rabu (7/10/2026), tetapi mengirimkan surat pemberitahuan ketidakhadiran karena memiliki agenda lain di lingkungan kementerian.

Penyidik kemudian menjadwalkan ulang pemeriksaan pada Kamis (15/10/2026). Pada kesempatan tersebut, Nusron kembali mengirimkan surat dengan alasan perjalanan dinas ke Malaysia.

KPK kini mempertimbangkan langkah lanjutan untuk memastikan proses penyidikan berjalan sesuai ketentuan hukum.

KPK Tetapkan Delapan Tersangka

Perkara ini bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada 14 September 2026. Dalam operasi tersebut, KPK mengamankan 19 orang dari wilayah Jabodetabek serta menyita barang bukti elektronik dan uang tunai sekitar Rp106,3 miliar.

KPK menetapkan delapan orang sebagai tersangka, yakni Lampri selaku Direktur Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang ATR/BPN, Sontang Coin Manurung selaku Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor I, serta Adrianto Pitojo Adi selaku Direktur Utama PT Summarecon Agung Tbk.

Lima tersangka lainnya adalah Arif Sugiyanto, Fahd El Fouz alias Fahd A Rafiq, Erwin, Muhammad Fakhry, dan Rizal Pahlevi.

Dalam konstruksi perkara, penyidik menduga kasus ini berkaitan dengan suap pengurusan hak guna bangunan (HGB) atas tanah yang dikelola Summarecon di Kabupaten Bogor. KPK juga mendalami dugaan penerimaan lain terkait pelayanan pertanahan serta mutasi dan promosi jabatan di lingkungan ATR/BPN.

Hingga kini, KPK masih mendalami perkara tersebut, termasuk kemungkinan langkah pemeriksaan lanjutan terhadap Nusron Wahid sebagai saksi.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Relawan Karhutla Gunung Ciremai Selamatkan Anak Surili dari Pohon Terbakar

    Relawan Karhutla Gunung Ciremai Selamatkan Anak Surili dari Pohon Terbakar

    • calendar_month Sabtu, 24 Okt 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KUNINGAN – Di tengah perjuangan memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC), seorang relawan berhasil menyelamatkan seekor anak surili, satwa endemik Pulau Jawa yang dilindungi. Aksi tersebut dilakukan Darsa alias Dodo (51), anggota Kelompok Tani Hutan (KTH) Rimba Mekar dari Desa Padabeunghar, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Kisah […]

  • BMKG Peringatkan Kekeringan hingga Akhir Oktober 2026, Ini Daftar Wilayahnya

    BMKG Peringatkan Kekeringan hingga Akhir Oktober 2026, Ini Daftar Wilayahnya

    • calendar_month Senin, 26 Okt 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan sejumlah wilayah di Indonesia berpotensi mengalami kekeringan hingga akhir Oktober 2026. Peringatan tersebut terbagi dalam tiga kategori, yakni Awas, Siaga, dan Waspada. BMKG mencatat sekitar 75 persen wilayah Indonesia masih mengalami musim kemarau. Berdasarkan pemantauan untuk Dasarian III Oktober, atau periode 21–31 Oktober 2026, sejumlah daerah […]

  • Subsidi tepat sasaran: Cara memaksimalkan manfaat dan mengelola risiko

    Subsidi tepat sasaran: Cara memaksimalkan manfaat dan mengelola risiko

    • calendar_month Senin, 26 Okt 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Kebijakan subsidi tepat sasaran berupaya menyalurkan bantuan ke kelompok yang paling membutuhkan, biasanya lewat mekanisme verifikasi pendapatan atau kriteria sosial yang jelas. Dengan cara ini, pemerintah dapat meminimalkan pemborosan dan meningkatkan dampak positif program, seperti menurunkan beban hidup rumah tangga miskin atau mempercepat akses layanan penting. Pendekatan ini biasanya didukung data kependudukan dan […]

  • Bank sentral Amerika Serikat Federal Reserve

    The Fed Naikkan Suku Bunga, Proyeksi 2027 Meningkat: Sinyal Tekanan Ekonomi Global?

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    WASHINGTON, 17 September 2026 — Arah kebijakan moneter Amerika Serikat kembali menjadi sorotan. Federal Reserve atau The Fed menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 3,75%-4% pada September 2026. Yang menarik, kenaikan tidak hanya terjadi pada suku bunga saat ini. Proyeksi suku bunga The Fed untuk 2027 justru ikut meningkat, memunculkan perhatian terhadap […]

  • Ilustrasi investasi hijau menampilkan panel surya, turbin angin, dan grafik pertumbuhan berkelanjutan.

    Investasi hijau: 5 Fakta tersembunyi dan cara optimalkan ROI di 2024

    • calendar_month Minggu, 27 Sep 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Investasi hijau mengacu pada penanaman modal di proyek atau perusahaan yang memberikan manfaat lingkungan, seperti energi terbarukan, efisiensi energi, atau pengelolaan limbah. Tujuannya bukan hanya profit, melainkan juga mengurangi jejak karbon dan mendukung transisi ke ekonomi berkelanjutan. Karena meningkatnya kesadaran iklim, banyak investor kini menilai portofolio mereka lewat kriteria ESG untuk menyeimbangkan risiko […]

  • Mengungkap Jejak Emisi Tersembunyi: Solusi Praktis Hadapi Krisis Iklim

    Mengungkap Jejak Emisi Tersembunyi: Solusi Praktis Hadapi Krisis Iklim

    • calendar_month Jumat, 16 Okt 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Krisis iklim mengancam ketahanan pangan, kesehatan, dan ekonomi global, karena suhu rata‑rata bumi naik sekitar 1,1 °C sejak era pra‑industri, memicu cuaca ekstrem dan mencairnya es di kutub. Para ilmuwan sepakat bahwa emisi gas rumah kaca dari pembakaran fosil dan deforestasi menjadi penyebab utama, sehingga transisi ke energi bersih serta konservasi hutan menjadi langkah krusial. […]

expand_less