Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional & Politik » DJP Tegaskan Pajak Digital Bukan Pajak Baru, Begini Mekanisme Pemungutannya

DJP Tegaskan Pajak Digital Bukan Pajak Baru, Begini Mekanisme Pemungutannya

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 2 Nov 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan menegaskan bahwa kebijakan pajak digital bukan merupakan jenis pajak baru. Kebijakan ini merupakan upaya pemerintah menata pemungutan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) atas transaksi digital luar negeri agar lebih tertib dan berbasis teknologi.

Penjelasan tersebut disampaikan menyusul pernyataan Ketua Dewan Penasihat Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Hashim Djojohadikusumo, mengenai rencana penerapan pemungutan pajak digital mulai 9 November 2026.

Direktur Penyuluhan, Pelayanan dan Hubungan Masyarakat DJP, Inge Diana Rismawanti, menjelaskan sistem yang dimaksud adalah Sistem Pemungutan Pajak Pertambahan Nilai atas Transaksi Digital Luar Negeri (SPP-TDLN).

Menurut Inge, sistem tersebut dirancang untuk membuat pemungutan PPN atas transaksi digital luar negeri lebih adil dan tertib. Penerapannya juga tidak mengubah tarif PPN yang berlaku serta bukan berarti seluruh transaksi dengan pihak luar negeri akan dikenakan pajak.

SPP-TDLN bertujuan memberikan kepastian hukum, mencegah pemungutan pajak berganda, serta menciptakan perlakuan yang setara antara pelaku usaha dalam negeri dan luar negeri. Sistem ini juga memanfaatkan data dengan tetap memperhatikan keamanan dan ketentuan yang berlaku.

Sebelum diterapkan secara penuh, mekanisme tersebut telah melalui pengujian dalam lingkungan sandboxing dan periode stabilisasi. Tahapan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan sistem, proses bisnis, pertukaran data, hingga integrasi dengan pihak terkait.

Pada 25 September 2026, Direktur Jenderal Pajak Bimo Wijayanto telah menunjuk enam lembaga sebagai pemungut PPN dalam penyelenggaraan SPP-TDLN. Keenam lembaga tersebut terdiri atas lima bank penerbit (issuer bank) dan satu perusahaan teknologi finansial (fintech).

DJP menyebut calon issuer lainnya masih menjalani periode stabilisasi. Informasi mengenai penunjukan lembaga tambahan akan disampaikan melalui kanal resmi DJP setelah seluruh tahapan persiapan selesai.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Transisi energi hijau: 3 taktik lapangan yang memicu perubahan nyata

    Transisi energi hijau: 3 taktik lapangan yang memicu perubahan nyata

    • calendar_month Kamis, 1 Okt 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Transisi energi hijau menuntut pergeseran besar dari bahan bakar fosil ke sumber terbarukan seperti tenaga surya, angin, dan biomassa, sekaligus meningkatkan efisiensi penggunaan energi. Langkah ini tidak hanya mengurangi emisi karbon, tetapi juga menciptakan lapangan kerja baru dan memperkuat ketahanan energi nasional. Implementasinya memerlukan kebijakan yang mendukung, investasi infrastruktur, serta partisipasi aktif sektor […]

  • 5 Strategi Praktis Capai Kedaulatan Energi Nasional dengan Efisiensi

    5 Strategi Praktis Capai Kedaulatan Energi Nasional dengan Efisiensi

    • calendar_month Minggu, 4 Okt 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Mencapai kedaulatan energi berarti sebuah negara dapat memenuhi kebutuhan listrik, bahan bakar, dan sumber daya lainnya secara mandiri, tanpa tergantung pada impor yang berfluktuasi. Hal ini biasanya didukung oleh pengembangan energi terbarukan, diversifikasi sumber, serta kebijakan yang memperkuat infrastruktur domestik. Dengan begitu, keamanan pasokan, kestabilan harga, dan kemandirian ekonomi menjadi lebih terjaga. Secara […]

  • Subsidi Tepat Sasaran: Data Realita, Tantangan, dan Solusi Kebijakan

    Subsidi Tepat Sasaran: Data Realita, Tantangan, dan Solusi Kebijakan

    • calendar_month Kamis, 8 Okt 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Program ini menyalurkan bantuan ke kelompok yang memang paling membutuhkan, seperti petani kecil atau UMKM yang sulit mengakses kredit, lewat verifikasi data dan pencairan langsung ke rekening penerima. Pendekatan tersebut membantu meminimalkan kebocoran dana serta meningkatkan dampak sosial secara nyata. Subsidi tepat sasaran berupaya menyalurkan bantuan pemerintah secara langsung kepada rumah tangga atau […]

  • Cerita Pak Budi: Dari PLN Lama ke Transisi energi hijau Hemat Listrik

    Cerita Pak Budi: Dari PLN Lama ke Transisi energi hijau Hemat Listrik

    • calendar_month Sabtu, 17 Okt 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Secara umum, proses peralihan dari sumber energi fosil ke energi terbarukan—seperti tenaga surya, angin, dan biomassa—menjadi inti upaya mengurangi emisi karbon serta ketergantungan pada bahan bakar yang terbatas. Praktisi energi menekankan bahwa langkah ini tidak hanya menurunkan polusi, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi industri lokal, sehingga banyak negara kini menetapkan target […]

  • Prabowo Minta PLN Bertransformasi, Target Penggunaan Panel Surya Capai 100 GW

    Prabowo Minta PLN Bertransformasi, Target Penggunaan Panel Surya Capai 100 GW

    • calendar_month Kamis, 15 Okt 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto meminta PT PLN (Persero) melakukan transformasi menyeluruh untuk meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan kualitas layanan kelistrikan nasional. Salah satu agenda yang menjadi perhatian pemerintah adalah percepatan penggunaan panel surya dengan kapasitas mencapai 100 gigawatt (GW). Arahan tersebut dibahas dalam pertemuan di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (14/10/2026), yang melibatkan sejumlah pejabat, termasuk […]

  • Panduan 5 Langkah Praktis Capai Kedaulatan Energi Nasional

    Panduan 5 Langkah Praktis Capai Kedaulatan Energi Nasional

    • calendar_month Sabtu, 10 Okt 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Intinya, kedaulatan energi menekankan kemampuan suatu negara memenuhi kebutuhan energi secara mandiri dengan memanfaatkan sumber daya domestik, sehingga mengurangi ketergantungan pada impor dan memperkuat keamanan serta stabilitas ekonomi. Pendekatan ini biasanya mencakup pengembangan energi terbarukan, diversifikasi sumber, serta kebijakan yang mendukung produksi dalam negeri. Menyebut kedaulatan energi, yang dimaksud adalah kemampuan Indonesia memproduksi, […]

expand_less