Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional & Politik » Kemenhut Supervisi Penanganan Karhutla di Ogan Ilir, Perkuat Koordinasi dan Kesiapsiagaan Personel

Kemenhut Supervisi Penanganan Karhutla di Ogan Ilir, Perkuat Koordinasi dan Kesiapsiagaan Personel

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 28 Okt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ogan Ilir, 27 Oktober 2026 — Kementerian Kehutanan melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Hutan Lestari (PHL) memperkuat koordinasi dan kesiapsiagaan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui diskusi dan supervisi bersama personel Manggala Agni Kemenhut dan relawan di Posko Karhutla Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, Senin (26/10/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Direktur Jenderal PHL, Laksmi Wijayanti, berdiskusi langsung dengan personel Manggala Agni Kemenhut dan relawan untuk memperoleh gambaran mengenai kondisi penanganan karhutla, kesiapsiagaan personel, pelaksanaan operasi di lapangan, serta berbagai tantangan yang dihadapi dalam pengendalian kebakaran hutan dan lahan, khususnya di Kabupaten Ogan Ilir.

Diskusi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi antara Kementerian Kehutanan, pemerintah daerah, petugas pengendalian kebakaran hutan, dan relawan. Pertukaran informasi tersebut diharapkan dapat membantu mengidentifikasi kebutuhan operasional sekaligus mendukung pelaksanaan tugas secara terkoordinasi.

“Penanganan karhutla membutuhkan kerja sama dan komitmen seluruh pihak. Kesiapsiagaan personel di lapangan harus terus diperkuat, didukung koordinasi yang efektif serta pemenuhan kebutuhan operasional agar upaya pencegahan dan penanganan karhutla dapat berjalan optimal. Kita juga harus memberikan perhatian kepada para petugas yang berada di garis depan dalam melindungi hutan dan masyarakat dari dampak kebakaran,” ujar Laksmi.

Selain berdiskusi, Dirjen PHL bersama rombongan melakukan supervisi untuk meninjau kesiapan dan pelaksanaan tugas personel di posko. Kegiatan ini menjadi bagian dari pemantauan dan evaluasi guna mengidentifikasi kebutuhan di lapangan, memperkuat koordinasi lintas jajaran, serta mendukung kesiapsiagaan petugas dalam menghadapi ancaman karhutla.

Keterlibatan BPHL Wilayah V Palembang dan UPTD KPH Wilayah V (Lempuing, Mesuji) mencerminkan pentingnya sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam mendukung perlindungan hutan dan pengendalian karhutla sesuai tugas dan kewenangan masing-masing.

Sebagai bentuk dukungan terhadap personel yang bertugas, Dirjen PHL bersama rombongan juga menyerahkan bantuan berupa makanan dan suplemen kepada Satuan Tugas Penanganan Karhutla Manggala Agni Kemenhut. Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung kebutuhan konsumsi dan menjaga stamina personel selama menjalankan tugas pengendalian kebakaran hutan dan lahan.

Dukungan terhadap petugas lapangan merupakan bagian penting dalam menunjang pelaksanaan operasi, terutama ketika personel menghadapi kondisi yang menantang. Selain kesiapan sarana dan kebutuhan operasional, ketahanan fisik serta koordinasi yang baik menjadi faktor pendukung dalam pelaksanaan tugas pengendalian karhutla.

Rangkaian kegiatan tersebut dipimpin oleh Direktur Jenderal PHL, Laksmi Wijayanti, didampingi Sekretaris Direktorat Jenderal PHL Erwan Sudaryanto, Direktur Bina Pengolahan dan Pemasaran Hasil Hutan Ade Mukadi, serta Inspektur Wilayah III Kementerian Kehutanan Andri Gunawan selaku Pembina Penanganan Karhutla Provinsi Sumatera Selatan. Turut hadir Kepala Balai Pengelolaan Hutan Lestari (BPHL) Wilayah V Palembang Tuti Alawiyah, Kepala BPHL Wilayah VI Bandarlampung Dudi Iskandar, dan Kepala UPTD KPH Wilayah V Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Selatan, Edy Warsah. Rombongan disambut Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera, Ferdian Krisnanto, bersama jajaran petugas di Posko Karhutla Kabupaten Ogan Ilir.

Melalui kegiatan ini, Kementerian Kehutanan terus mendorong penguatan sinergi antara Direktorat Jenderal PHL, Inspektorat Jenderal Kementerian Kehutanan, BPHL Wilayah V Palembang, Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera, pemerintah daerah, Manggala Agni Kemenhut, dan relawan dalam mendukung upaya pencegahan serta penanganan karhutla.

Koordinasi yang berkelanjutan, kesiapsiagaan personel, dan dukungan terhadap kebutuhan operasional diharapkan dapat menunjang efektivitas pengendalian kebakaran hutan dan lahan. Upaya tersebut merupakan bagian dari komitmen Kementerian Kehutanan untuk menjaga kelestarian hutan, melindungi lingkungan, serta meminimalkan dampak karhutla terhadap kesehatan dan kehidupan masyarakat

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • IHSG Melonjak 5,65 Persen, Rupiah Menguat ke Rp17.992 per Dolar AS

    IHSG Melonjak 5,65 Persen, Rupiah Menguat ke Rp17.992 per Dolar AS

    • calendar_month Selasa, 20 Okt 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan nilai tukar rupiah kompak menguat pada penutupan perdagangan Selasa (20/10/2026), bertepatan dengan dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. IHSG ditutup di level 5.278, naik 282 poin atau 5,65 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya. Penguatan tersebut turut ditopang oleh dominasi saham yang […]

  • Subsidi tepat sasaran

    Menggali Efektivitas Subsidi tepat sasaran: Kunci Sukses di Lapangan

    • calendar_month Rabu, 14 Okt 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Biasanya, pemerintah menyalurkan subsidi hanya kepada kelompok yang memang membutuhkan, misalnya petani kecil atau keluarga berpendapatan rendah, dengan mengandalkan data verifikasi untuk meminimalkan kebocoran. Pendekatan ini meningkatkan efisiensi anggaran karena dana tidak lagi tersebar pada penerima yang tidak layak. Akibatnya, manfaat sosial dan ekonomi yang diharapkan menjadi lebih terasa di lapangan. Subsidi tepat […]

  • FAQ Kedaulatan Energi: Solusi Praktis Kurangi Ketergantungan Listrik

    FAQ Kedaulatan Energi: Solusi Praktis Kurangi Ketergantungan Listrik

    • calendar_month Senin, 21 Sep 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Kedaulatan energi menekankan kemampuan suatu negara memenuhi kebutuhan listrik serta bahan bakar secara mandiri, tanpa bergantung pada impor. Biasanya hal ini diwujudkan lewat pengembangan sumber daya dalam negeri, diversifikasi energi, serta kebijakan yang mendorong investasi pada infrastruktur dan teknologi bersih. Dengan demikian, stabilitas harga, keamanan nasional, dan pengurangan risiko geopolitik dapat terjaga. Kedaulatan […]

  • Studi Kasus: Dampak Subsidi Tepat Sasaran pada UMKM Jawa Barat

    Studi Kasus: Dampak Subsidi Tepat Sasaran pada UMKM Jawa Barat

    • calendar_month Rabu, 23 Sep 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Subsidi tepat sasaran dirancang agar bantuan pemerintah sampai pada penerima yang paling membutuhkan—misalnya petani kecil, pelaku UMKM, atau rumah tangga berpendapatan rendah—dengan proses verifikasi yang ketat. Dengan mengefisienkan alokasi dana, kebijakan ini mengurangi pemborosan dan meningkatkan dampak sosial serta ekonomi secara langsung. Subsidi tepat sasaran memberi dukungan keuangan yang diarahkan secara spesifik pada […]

  • BMKG Peringatkan Kekeringan hingga Akhir Oktober 2026, Ini Daftar Wilayahnya

    BMKG Peringatkan Kekeringan hingga Akhir Oktober 2026, Ini Daftar Wilayahnya

    • calendar_month Senin, 26 Okt 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan sejumlah wilayah di Indonesia berpotensi mengalami kekeringan hingga akhir Oktober 2026. Peringatan tersebut terbagi dalam tiga kategori, yakni Awas, Siaga, dan Waspada. BMKG mencatat sekitar 75 persen wilayah Indonesia masih mengalami musim kemarau. Berdasarkan pemantauan untuk Dasarian III Oktober, atau periode 21–31 Oktober 2026, sejumlah daerah […]

  • Studi Kasus: Dampak Subsidi Tepat Sasaran pada Kesejahteraan Desa

    Studi Kasus: Dampak Subsidi Tepat Sasaran pada Kesejahteraan Desa

    • calendar_month Minggu, 11 Okt 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Secara umum, subsidi tepat sasaran berarti bantuan keuangan atau barang yang diberikan pemerintah hanya kepada kelompok yang memang membutuhkan dan memenuhi kriteria tertentu, sehingga efektivitasnya lebih tinggi dibandingkan subsidi umum. Pendekatan ini biasanya melibatkan mekanisme verifikasi data penerima, seperti KTP, Kartu Keluarga Sejahtera, atau data kependudukan, untuk meminimalkan penyalahgunaan. Subsidi tepat sasaran menargetkan […]

expand_less