Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional & Politik » Kemnaker Ingatkan Pekerja Waspada Penipuan BSU Lewat WhatsApp dan DM

Kemnaker Ingatkan Pekerja Waspada Penipuan BSU Lewat WhatsApp dan DM

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 27 Okt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengingatkan masyarakat, khususnya pekerja, agar mewaspadai penipuan yang mengatasnamakan Bantuan Subsidi Upah (BSU). Penipuan ini marak dilakukan melalui pesan berantai WhatsApp dan pesan langsung atau direct message (DM) di media sosial.

Pelaku biasanya menyebarkan tautan palsu dengan iming-iming pencairan bantuan. Korban kemudian diminta mengisi data pribadi, termasuk Nomor Induk Kependudukan (NIK), yang berisiko disalahgunakan.

Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Kemnaker, Indah Anggoro Putri, meminta pekerja tidak mudah percaya pada informasi yang sumbernya tidak jelas.

“Jangan mudah percaya pada informasi di luar kanal resmi Kemnaker dan jangan pernah memberikan data pribadi kepada pihak yang tidak jelas,” ujar Indah, dikutip Senin (26/10/2026).

Jangan Tertipu Logo Kemnaker dan Tautan Palsu

Indah mengingatkan bahwa penggunaan logo Kemnaker dalam pesan, gambar, maupun situs tertentu tidak menjamin informasi tersebut benar-benar berasal dari pemerintah.

Karena itu, masyarakat diminta memeriksa sumber informasi sebelum mengeklik tautan atau mengisi data pribadi. Informasi resmi mengenai BSU dapat diperoleh melalui kanal komunikasi Kemnaker dan laman bsu.kemnaker.go.id.

Jika laman tersebut belum dapat diakses, pekerja disarankan menunggu pengumuman resmi. Masyarakat juga diminta tidak menggunakan tautan alternatif yang belum terverifikasi.

Langkah ini penting untuk mencegah pencurian data pribadi dan penyalahgunaan informasi oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Kemnaker Tegaskan Pencairan BSU Tidak Dipungut Biaya

Selain mewaspadai tautan palsu, pekerja diminta menjaga kerahasiaan data penting, seperti kode one-time password (OTP), PIN, dan kata sandi. Data tersebut tidak boleh diberikan kepada orang lain yang mengaku sebagai petugas atau perantara pencairan bantuan.

Kemnaker juga menegaskan bahwa program BSU tidak dipungut biaya. Pekerja tidak perlu membayar pihak tertentu dengan alasan mempercepat atau memperlancar proses pencairan bantuan.

Apabila telanjur membuka tautan mencurigakan, masyarakat diimbau segera menutup laman tersebut dan memeriksa kebenaran informasinya melalui kanal resmi Kemnaker. Jika sudah memasukkan data atau kode keamanan, pekerja perlu segera mengamankan akun terkait dan menghubungi penyedia layanan yang bersangkutan bila diperlukan.

Indah menegaskan, kewaspadaan masyarakat diperlukan agar pekerja tidak menjadi korban penipuan yang memanfaatkan nama BSU maupun Kemnaker.

“Bapak Menaker Prof. Yassierli selalu mengingatkan kami untuk mengantisipasi maraknya modus penipuan yang mengatasnamakan BSU dan Kementerian,” pungkasnya.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 10 Langkah Praktis Atasi Krisis Iklim untuk Rumah Tangga

    10 Langkah Praktis Atasi Krisis Iklim untuk Rumah Tangga

    • calendar_month Kamis, 8 Okt 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Krisis iklim muncul karena suhu rata‑rata bumi terus naik, memicu cuaca ekstrem, mencairnya es di kutub, dan kenaikan permukaan laut. Dampaknya terasa di pertanian, kesehatan, serta ekonomi, terutama di wilayah yang rentan terhadap banjir dan kekeringan. Upaya mitigasi kini menjadi fokus utama banyak negara dan komunitas internasional. Krisis iklim mengacu pada percepatan perubahan […]

  • Enam Kali Reshuffle dalam Dua Tahun, Apa yang Sebenarnya Dicari Prabowo?

    Enam Kali Reshuffle dalam Dua Tahun, Apa yang Sebenarnya Dicari Prabowo?

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA, 17 September 2026 — Dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto belum genap, tetapi Kabinet Merah Putih telah mengalami enam kali perombakan. Pergantian terbaru kembali menjadi sorotan setelah Prabowo menunjuk Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan, menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa pada 14 September 2026. Perubahan tersebut sekaligus membuat Suahasil menjadi Menteri Keuangan ketiga pada pemerintahan Prabowo, […]

  • 5 Langkah Praktis Mempercepat Transisi Energi Hijau untuk UMKM

    5 Langkah Praktis Mempercepat Transisi Energi Hijau untuk UMKM

    • calendar_month Minggu, 18 Okt 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Transisi energi hijau berarti mengalihkan sumber daya energi dari bahan bakar fosil ke energi terbarukan serta meningkatkan efisiensi penggunaan energi. Langkah ini biasanya melibatkan investasi pada tenaga surya, angin, dan bioenergi, sambil mengurangi emisi karbon secara bertahap. Pada praktiknya, kebijakan pemerintah, insentif fiskal, dan inovasi teknologi menjadi pendorong utama keberhasilannya. Transisi energi hijau […]

  • Mentrans Kunjungi Pabrik Pengolah Sampah di China, Prabowo Fokus Atasi Persoalan Sampah Indonesia

    Mentrans Kunjungi Pabrik Pengolah Sampah di China, Prabowo Fokus Atasi Persoalan Sampah Indonesia

    • calendar_month Kamis, 15 Okt 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA – Menteri Transmigrasi (Mentrans) Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara mengunjungi Sanfeng Environment, perusahaan pengolah sampah menjadi energi atau waste to energy di Chongqing, China, Kamis (15/10/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk mempelajari teknologi pengolahan sampah yang dinilai berpotensi menjadi solusi bagi persoalan sampah di Indonesia. Iftitah mengatakan, Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian serius terhadap persoalan sampah, […]

  • Pengelolaan sampah dari rumah jalan beriringan dengan Waste to Energy

    Pengelolaan sampah dari rumah jalan beriringan dengan Waste to Energy

    • calendar_month Minggu, 20 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta – Persoalan sampah tidak bisa hanya diselesaikan dengan membangun fasilitas pengolahan berskala besar. Pemilahan dari rumah hingga pengelolaan berbasis komunitas tetap menjadi bagian penting, sementara teknologi Waste-to-Energy (WtE) dapat digunakan untuk menangani sampah yang belum tertangani. Gambaran tersebut terlihat dari pengelolaan sampah berbasis warga di RT 08/RW 04, Kelurahan Malaka Jaya, Duren Sawit, Jakarta […]

  • Kedaulatan Energi: Jawaban Tuntas atas 5 Pertanyaan Penting Anda

    Kedaulatan Energi: Jawaban Tuntas atas 5 Pertanyaan Penting Anda

    • calendar_month Senin, 26 Okt 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Energi yang dapat dipenuhi secara mandiri, tanpa tergantung pada impor, menjadi inti dari kedaulatan energi; negara berupaya mengoptimalkan sumber daya dalam negeri—seperti panas bumi, tenaga surya, atau gas—serta memperkuat infrastruktur dan regulasi agar pasokan tetap stabil. Dengan begitu, ketahanan ekonomi dan keamanan nasional meningkat, sekaligus membuka peluang inovasi serta investasi berkelanjutan. Secara singkat, […]

expand_less