Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi & Bisnis » Pramono: Jakarta jadi pusat acara pengaruhi laju pertumbuhan ekonomi

Pramono: Jakarta jadi pusat acara pengaruhi laju pertumbuhan ekonomi

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month 18 menit yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menilai Jakarta sebagai pusat acara atau epicentrum of event menjadi alasan perekonomian Jakarta tumbuh sebesar 5,87 persen pada Triwulan III-2026.

“Ekonomi Jakarta di Q3 ini di 2026 tumbuh 5,87 persen. Meningkat dari 5,52 persen dan lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi nasional 5,47 persen. Ini mencerminkan bahwa apa yang kami lakukan dengan yang saya sebut dengan epicenter of event itu dampaknya terlihat, terpotret dari apa yang kemudian dirilis oleh BPS,” kata Pramono di kawasan Jakarta Utara, Jumat.

Lebih lanjut Pramono mengatakan bahwa inflasi Jakarta juga tercatat di angka 2,52 dan merupakan yang terendah di seluruh Jawa-Bali, bahkan juga terendah di seluruh Indonesia.

Menurut dia, hal itu dapat dicapai karena Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) yang memantau kondisi lapangan dengan baik.

“Salah satu faktor-faktor yang menyebabkan inflasi di Jakarta adalah daging, beras, ubi, cabe, perhiasan, dan sebagainya karena memang dipantau dan dimonitor dengan baik, sehingga terjaga. Padahal, biasanya Jakarta itu untuk inflasinya paling sensitif. Tapi kali ini kita bisa pertahankan, kita jaga di angka 2,52,” jelas Pramono.

 

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta menyampaikan bahwa perekonomian Jakarta pada triwulan III-2026 yang tumbuh 5,87 persen secara tahunan berkontribusi 16,09 persen terhadap perekonomian nasional, tertinggi dibandingkan provinsi lainnya.

“DKI Jakarta menyumbang sebesar 16,09 persen dalam kue ekonomi nasional dan pada triwulan II-2026, kontribusi DKI Jakarta ini adalah 16,32 persen,” kata Kepala BPS DKI Jakarta, Kadarmanto.

Dia menyebutkan, empat provinsi dengan pangsa pasar (share) terbesar terhadap perekonomian nasional setelah DKI Jakarta, yakni Jawa Timur (14,36 persen), Jawa Barat (12,71 persen), Jawa Tengah (8,17 persen), dan Sumatera Utara (5,30 persen).

Lebih lanjut, pertumbuhan ekonomi DKI Jakarta pada triwulan III-2026 secara tahunan yang sebesar 5,87 persen, berada di urutan keenam secara nasional.

 

Di posisi pertama Maluku Utara dengan pertumbuhan sebesar 16,65 persen, diikuti Kepulauan Riau (7,52 persen) pada posisi kedua, lalu peringkat berikutnya berturut yakni Nusa Tenggara Barat (7,39 persen), Kalimantan Utara (6,34 persen), Sulawesi Tengah (5,96 persen), dan Jawa Barat (5,89 persen).

“Hampir seluruh provinsi tumbuh positif kecuali provinsi Papua Tengah. Provinsi DKI Jakarta tumbuh sebesar 5,87 persen, masih di bawah Jawa Barat yang sebesar 5,89 persen, dan provinsi yang tumbuh paling tinggi yaitu Maluku Utara dengan pertumbuhan double digit yaitu sebesar 16,65 persen,” kata Kadarmanto.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Data Langka: 3 Fakta Digitalisasi Pemerintahan Turunkan Korupsi Daerah

    Data Langka: 3 Fakta Digitalisasi Pemerintahan Turunkan Korupsi Daerah

    • calendar_month Selasa, 20 Okt 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Digitalisasi pemerintahan mempercepat layanan publik dengan mengalihkan proses manual ke platform daring, sehingga warga dapat mengakses izin, pembayaran, atau data kependudukan 24 jam tanpa harus datang ke kantor. Pendekatan ini juga meningkatkan transparansi karena data tercatat secara elektronik, meminimalisir peluang korupsi, dan memudahkan analisis kebijakan lewat integrasi sistem informasi lintas‑instansi. Dengan demikian, pemerintah menjadi […]

  • Kedaulatan Energi: Jawaban Tuntas 5 Pertanyaan Utama bagi Pebisnis

    Kedaulatan Energi: Jawaban Tuntas 5 Pertanyaan Utama bagi Pebisnis

    • calendar_month Jumat, 30 Okt 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Kedaulatan energi menggambarkan kemampuan suatu negara mengendalikan produksi, distribusi, dan konsumsi energi secara mandiri, sehingga tidak bergantung pada pasokan luar yang fluktuatif. Dengan sumber energi dalam negeri yang terkelola baik, negara dapat menjamin stabilitas harga, keamanan nasional, dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Praktik ini biasanya meliputi investasi pada energi terbarukan, pengembangan infrastruktur, serta kebijakan […]

  • Menjaga Wibawa Presiden, Memperkuat Persatuan Bangsa

    Menjaga Wibawa Presiden, Memperkuat Persatuan Bangsa

    • calendar_month Selasa, 3 Nov 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta (ANTARA) – “Kekuasaan tumbuh di antara manusia ketika mereka bertindak bersama, dan lenyap saat mereka tercerai-berai.” Perpecahan bangsa tidak selalu dimulai dari bentrokan antarsuku atau pertikaian agama. Perpecahan juga dapat bermula ketika fakta kehilangan tempat, kebohongan mendapat panggung, dan kebencian dipelihara demi merebut kekuasaan. Masyarakat akhirnya bukan sekadar berbeda pendapat. Mereka mulai kehilangan kepercayaan […]

  • Ambang Batas Parlemen 5 Persen, Gerakan Rakyat Disebut Hadapi Tantangan Berat

    Ambang Batas Parlemen 5 Persen, Gerakan Rakyat Disebut Hadapi Tantangan Berat

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA – Wacana menaikkan ambang batas parlemen atau parliamentary threshold menjadi 5 persen mulai menjadi perhatian partai politik, khususnya partai baru dan partai yang belum memiliki kursi di DPR. Salah satu yang disebut berpotensi menghadapi tantangan adalah Partai Gerakan Rakyat yang saat ini tengah menjalani proses penguatan dan legalisasi sebagai partai politik. Pengamat politik Adi […]

  • Dari Lampu Lilin ke Panel Surya: Kisah Kedaulatan Energi Desa

    Dari Lampu Lilin ke Panel Surya: Kisah Kedaulatan Energi Desa

    • calendar_month Senin, 19 Okt 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Secara umum, konsep ini menekankan kemampuan suatu negara untuk memastikan pasokan energi yang stabil, terjangkau, dan tidak bergantung pada pihak luar. Hal ini biasanya dicapai lewat pengembangan sumber energi dalam negeri, diversifikasi sumber, serta kebijakan yang mendukung kemandirian energi. Kedaulatan energi memberi sebuah desa kemampuan untuk mengatur, memproduksi, dan memanfaatkan listriknya sendiri tanpa […]

  • Kedaulatan Energi: Jawaban Praktis atas Tantangan dan Solusi

    Kedaulatan Energi: Jawaban Praktis atas Tantangan dan Solusi

    • calendar_month Sabtu, 10 Okt 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Kedaulatan energi berarti suatu negara mampu memenuhi kebutuhan energi domestik secara mandiri lewat sumber daya yang dimiliki, tanpa tergantung pada impor. Dengan begitu, stabilitas pasokan, harga terjangkau, dan kontrol atas kebijakan energi dapat dijaga, mendukung pertumbuhan ekonomi serta keamanan nasional. Kedaulatan energi berarti kemampuan Indonesia untuk memenuhi seluruh kebutuhan energi domestik melalui sumber […]

expand_less