Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional & Politik » Zulhas: MBG Prasmanan Diuji Coba di 66 SPPG, Siswa Boleh Tambah Porsi

Zulhas: MBG Prasmanan Diuji Coba di 66 SPPG, Siswa Boleh Tambah Porsi

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 19 Okt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengungkapkan bahwa Badan Gizi Nasional (BGN) telah menguji coba penyaluran Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan sistem prasmanan di 66 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di 10 provinsi. Skema ini diharapkan dapat menjaga kualitas makanan, mengurangi sisa pangan, serta membuat siswa lebih leluasa mengambil makanan sesuai kebutuhan.

Pernyataan tersebut disampaikan Zulkifli Hasan, yang akrab disapa Zulhas, dalam Rapat Koordinasi Terbatas di kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Senin (19/10/2026).

“Sudah dicoba 66 SPPG di 10 provinsi,” ujar Zulhas.

Menurutnya, penerapan sistem prasmanan merupakan bagian dari arahan Presiden Prabowo Subianto yang ingin Indonesia mempelajari praktik penyajian makanan di negara lain, termasuk Jepang.

Melalui sistem ini, makanan dibawa ke sekolah dalam kondisi hangat dan disajikan langsung kepada siswa. Pola tersebut diharapkan dapat mengatasi sejumlah kendala dalam distribusi MBG, seperti perjalanan pengiriman yang panjang dan makanan yang menjadi dingin sebelum dikonsumsi.

Zulhas menilai, penyajian prasmanan juga memberikan keleluasaan bagi siswa untuk mengambil makanan sesuai kebutuhan. Siswa yang masih merasa lapar diperbolehkan menambah porsi selama makanan masih tersedia.

“Bahkan ada beberapa yang masih lapar, dia bisa tambah lagi. Jadi, makanannya tidak ada yang bersisa,” katanya.

Pemerintah berharap pola penyajian tersebut dapat meningkatkan kenyamanan siswa saat makan sekaligus mengurangi food waste atau sampah makanan. Dengan pengambilan porsi yang lebih fleksibel, makanan diharapkan dapat dikonsumsi secara optimal dan tidak banyak tersisa.

Uji coba MBG prasmanan sendiri telah dimulai sejak 5 Oktober 2026. Saat itu, Kepala BGN Sudaryono menyampaikan bahwa puluhan dapur telah menjalankan uji coba penyajian makanan langsung di ruang kelas.

Penerapan awal dilakukan di sejumlah sekolah di berbagai daerah, termasuk Jawa Tengah, Jawa Timur, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Papua.

Selain mendorong siswa makan dengan lebih nyaman, sistem prasmanan diharapkan dapat membantu menjaga kualitas hidangan hingga waktu konsumsi. Makanan yang disajikan dalam kondisi hangat dan ditangani dengan baik di sekolah menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaan program MBG.

Meski demikian, keberhasilan sistem ini tetap bergantung pada pengelolaan distribusi, kebersihan peralatan, pengaturan waktu penyajian, serta penerapan standar keamanan pangan di setiap sekolah.

Dengan uji coba di 66 SPPG pada 10 provinsi, pemerintah mulai mengembangkan alternatif mekanisme penyaluran MBG yang diharapkan lebih sesuai dengan kebutuhan siswa. Hasil evaluasi pelaksanaan di berbagai daerah akan menjadi penting untuk menilai efektivitas sistem prasmanan sebelum penerapannya diperluas.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 9 Langkah Praktis Mempercepat Transisi Energi Hijau di UMKM

    9 Langkah Praktis Mempercepat Transisi Energi Hijau di UMKM

    • calendar_month Kamis, 8 Okt 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Proses ini menandai peralihan dari sumber energi berbasis fosil ke sumber terbarukan seperti tenaga surya, angin, dan biomassa, dengan tujuan menurunkan emisi karbon secara signifikan. Implementasinya melibatkan kebijakan pemerintah, investasi infrastruktur, serta adopsi teknologi efisien di sektor listrik, transportasi, dan industri, yang secara kolektif mempercepat dekarbonisasi dan ketahanan energi. Mengalihkan konsumsi listrik serta […]

  • Hotspot Turun 1.019 Titik, Operasi Karhutla dan Perlindungan Satwa Tetap Diperkuat

    Hotspot Turun 1.019 Titik, Operasi Karhutla dan Perlindungan Satwa Tetap Diperkuat

    • calendar_month Senin, 26 Okt 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta, 25 Oktober 2026 – Jumlah hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi (high confidence) secara nasional turun signifikan dalam satu hari. Berdasarkan pemantauan SiPongi Kementerian Kehutanan dari satelit NASA Terra/Aqua, SNPP, dan NOAA-20, pada Sabtu, 24 Oktober 2026 pukul 21.00 WIB terdeteksi 317 hotspot, turun 1.019 titik dibandingkan sehari sebelumnya sebanyak 1.336 hotspot. Penurunan juga terlihat […]

  • Capaian Pangan Prabowo-Gibran: Produksi Padi Naik 13,29%, Cadangan Beras 4,6 Juta Ton

    Capaian Pangan Prabowo-Gibran: Produksi Padi Naik 13,29%, Cadangan Beras 4,6 Juta Ton

    • calendar_month Selasa, 20 Okt 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA – Dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, pemerintah terus memperkuat ketahanan pangan melalui peningkatan produksi, penguatan cadangan beras, pembangunan irigasi, dan modernisasi pertanian. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat produksi padi nasional pada 2025 mencapai 60,21 juta ton gabah kering giling (GKG), naik 13,29% dibandingkan 2024. Produksi beras untuk […]

  • Kisah Keluarga di Desa: Langkah Menghadapi Transisi energi hijau

    Kisah Keluarga di Desa: Langkah Menghadapi Transisi energi hijau

    • calendar_month Senin, 21 Sep 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Secara umum, proses ini mengalihkan ketergantungan pada bahan bakar fosil ke sumber energi terbarukan seperti tenaga surya, angin, dan biomassa. Langkah tersebut dipicu oleh target iklim global, kebijakan pemerintah, serta investasi teknologi bersih untuk menurunkan emisi karbon dan menciptakan ekonomi yang lebih berkelanjutan. Transisi energi hijau berarti mengganti sumber listrik tradisional dengan alternatif […]

  • Krisis iklim: Bandingkan Energi Terbarukan vs Fosil, Pilih yang Efektif

    Krisis iklim: Bandingkan Energi Terbarukan vs Fosil, Pilih yang Efektif

    • calendar_month Kamis, 1 Okt 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Perubahan suhu global, cuaca ekstrem, dan kenaikan permukaan laut menjadi gejala utama yang mengancam ketahanan pangan, kesehatan, serta ekonomi. Penyebabnya umumnya berasal dari emisi gas rumah kaca akibat pembakaran bahan bakar fosil, deforestasi, dan pola produksi industri yang belum berkelanjutan. Mengatasi tantangan ini memerlukan aksi kolektif, transisi ke energi bersih, serta adaptasi di […]

  • Transisi energi hijau: 5 strategi lapangan yang mengurangi biaya 30%

    Transisi energi hijau: 5 strategi lapangan yang mengurangi biaya 30%

    • calendar_month Rabu, 23 Sep 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Transisi energi hijau mengacu pada pergeseran sistem energi dari sumber fosil ke sumber terbarukan serta peningkatan efisiensi guna mengurangi emisi karbon. Proses ini melibatkan investasi pada tenaga surya, angin, biomassa, serta modernisasi jaringan listrik agar lebih fleksibel dan dapat menyerap energi bersih secara luas. Pada praktiknya, banyak negara menargetkan pencapaian net‑zero sekitar tahun […]

expand_less