DPR: Kedaulatan Rakyat Penting bagi Ketahanan Ekonomi dan Keamanan Nasional
- account_circle Redaksi
- calendar_month Rabu, 28 Okt 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA – Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menggaungkan semangat “Satu Nusa, Satu Bangsa, Satu Bahasa, Satu Data Indonesia” dalam pidato peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (28/10/2026).
Dasco menegaskan, semangat persatuan perlu diterjemahkan sesuai tantangan zaman, termasuk dalam menjaga kedaulatan data dan ekosistem digital nasional.
“Kedaulatan data dan ekosistem digital adalah bagian penting dari ketahanan ekonomi, pertahanan, dan keamanan nasional,” kata Dasco.
Menurutnya, integrasi data diperlukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat keamanan siber, menghormati hak masyarakat adat, serta mendukung penelusuran aset sesuai kewenangan hukum.
Namun, ia mengingatkan bahwa integrasi data bukan berarti semua pihak bebas mengakses seluruh informasi. Akses harus dibatasi berdasarkan tujuan, kewenangan, keamanan, dan hak warga negara.
Dasco juga menekankan bahwa penerapan Satu Data Indonesia harus tetap menghormati prinsip desentralisasi. Pemerintah daerah perlu menjalankan kewenangannya, sementara masyarakat tetap dilibatkan dan hak-haknya dilindungi.
“Yang kita satukan adalah standar, keterhubungan, dan tanggung jawab atas data, bukan mematikan keragaman dan prakarsa daerah,” ujarnya.
Sebelumnya, DPR menyetujui Rancangan Undang-Undang (RUU) Satu Data Indonesia menjadi undang-undang dalam Rapat Paripurna pada 6 Oktober 2026.
Wakil Ketua Badan Legislasi DPR Sturman Panjaitan menyatakan, data yang akurat dan berkualitas menjadi fondasi penting dalam penyusunan kebijakan publik yang tepat, transparan, dan akuntabel.
- Penulis: Redaksi

Saat ini belum ada komentar