Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi & Bisnis » PLN Terangi 128 Desa di Papua, Perluas Akses Listrik hingga Pelosok

PLN Terangi 128 Desa di Papua, Perluas Akses Listrik hingga Pelosok

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – PT PLN (Persero) terus memperluas layanan kelistrikan di Tanah Papua melalui program Listrik Desa (Lisdes). Sepanjang 2026, sebanyak 128 desa yang tersebar di Provinsi Papua, Papua Barat, Papua Selatan, dan Papua Barat Daya berhasil mendapatkan akses listrik.

Direktur Utama PLN Suroso Isnandar mengatakan, pembangunan infrastruktur kelistrikan di Papua membutuhkan pendekatan khusus karena kondisi geografis dan tingkat aksesibilitas setiap wilayah berbeda.

“Perluasan akses listrik di Papua tidak bisa dilakukan dengan pendekatan yang seragam. PLN menyesuaikan perencanaan dan pelaksanaan pembangunan dengan kondisi masing-masing wilayah, termasuk melalui pengembangan jaringan distribusi maupun pemanfaatan potensi energi setempat,” ujar Suroso dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu.

Menurutnya, tantangan medan, keterbatasan infrastruktur pendukung, serta jarak antarpemukiman menjadi sejumlah faktor yang diperhitungkan dalam pembangunan jaringan listrik. Dengan perencanaan yang menyesuaikan kondisi wilayah, PLN berharap layanan kelistrikan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat, termasuk yang tinggal di daerah terpencil.

Untuk melanjutkan upaya tersebut, PLN telah menyiapkan program elektrifikasi bagi 199 desa di enam provinsi, yakni Papua, Papua Barat, Papua Selatan, Papua Barat Daya, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan. Pembangunan di desa-desa tersebut ditargetkan selesai secara bertahap hingga 2027.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Papua dan Papua Barat Roberth Rumsaur mengatakan, kondisi geografis dan keterbatasan akses masih menjadi tantangan utama dalam pelaksanaan program Listrik Desa.

Karena itu, PLN terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan agar pembangunan infrastruktur kelistrikan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.

“Kami terus memastikan pembangunan jaringan distribusi dan fasilitas pendukung, mulai dari JTM, JTR, hingga gardu distribusi, dapat diselesaikan sesuai kebutuhan masing-masing desa,” kata Roberth.

Ia menjelaskan, pembangunan jaringan dan fasilitas pendukung tersebut menjadi dasar untuk menghadirkan pasokan listrik yang dapat digunakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui program Listrik Desa, PLN berharap semakin banyak masyarakat di pelosok Papua dapat menikmati akses listrik. Selain menunjang kebutuhan rumah tangga, kehadiran listrik juga diharapkan mendukung kegiatan belajar, meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, serta membuka peluang usaha dan pertumbuhan ekonomi masyarakat desa.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kisah Kebun Kota: Langkah Nyata Hadapi Krisis Iklim

    Kisah Kebun Kota: Langkah Nyata Hadapi Krisis Iklim

    • calendar_month Senin, 28 Sep 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Perubahan iklim yang semakin cepat dan berdampak luas kini disebut krisis iklim. Peningkatan suhu global, mencairnya es kutub, serta frekuensi bencana alam ekstrem menandakan sistem bumi sudah berada di ambang ketidakstabilan. Oleh karena itu, ilmuwan dan pembuat kebijakan menekankan perlunya aksi mitigasi serta adaptasi segera untuk menurunkan emisi gas rumah kaca. Kita menyaksikan […]

  • 7 Strategi Praktis Kedaulatan Energi untuk Rumah Tangga di Indonesia

    7 Strategi Praktis Kedaulatan Energi untuk Rumah Tangga di Indonesia

    • calendar_month Rabu, 23 Sep 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Kedaulatan energi menggambarkan kemampuan sebuah negara untuk memenuhi kebutuhan energi domestik tanpa tergantung pada pasokan luar, sekaligus mengendalikan produksi, distribusi, dan harga energi secara berkelanjutan. Dengan memanfaatkan sumber daya lokal—seperti batu bara, gas, tenaga surya, atau angin—dan memperkuat infrastruktur, negara dapat mengurangi kerentanan terhadap fluktuasi pasar global dan meningkatkan keamanan nasional. Kedaulatan energi […]

  • Dilantik Jadi Wantimpres, Kiai Said: Saya Terima Amanah Ini sebagai Pengabdian, Bukan Jabatan

    Dilantik Jadi Wantimpres, Kiai Said: Saya Terima Amanah Ini sebagai Pengabdian, Bukan Jabatan

    • calendar_month Jumat, 2 Okt 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Jakarta, 2 Oktober 2026 — Prof. Dr. KH. Said Aqil Siroj, MA menyampaikan rasa syukur setelah resmi dilantik sebagai Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Republik Indonesia. Kiai Said menyampaikan bahwa amanah tersebut merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar untuk turut memberikan nasihat dan pertimbangan kepada Presiden demi kepentingan bangsa dan negara. “Alhamdulillah, saya menerima […]

  • Transisi energi hijau: 5 Kendala Logistik yang Menghambat Proyek di RI

    Transisi energi hijau: 5 Kendala Logistik yang Menghambat Proyek di RI

    • calendar_month Senin, 12 Okt 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Peralihan ke energi hijau berarti menggantikan ketergantungan pada bahan bakar fosil dengan sumber terbarukan seperti surya, angin, dan biomassa, sekaligus meningkatkan efisiensi serta menurunkan emisi karbon. Upaya ini biasanya melibatkan investasi infrastruktur baru, modernisasi jaringan listrik, dan kebijakan yang mendorong penggunaan teknologi bersih. Transisi energi hijau di Indonesia berarti mengganti sumber listrik yang […]

  • BGN: Sekolah Negeri Harus Satu Suara Soal Penerimaan MBG, Wali Murid Diminta Sepakat

    BGN: Sekolah Negeri Harus Satu Suara Soal Penerimaan MBG, Wali Murid Diminta Sepakat

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA – Badan Gizi Nasional (BGN) menjelaskan ketentuan penerimaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah negeri. Jika sebuah sekolah negeri memutuskan menerima program tersebut, penerimaannya harus berlaku secara menyeluruh dan tidak bisa hanya diikuti oleh sebagian siswa. Kepala BGN Sudaryono mengatakan ketentuan tersebut merupakan hasil pembahasan antara BGN, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), […]

  • Kemenag Naikkan Insentif Dosen Ma’had Aly Lebih dari 200%, Cair Akhir November 2026

    Kemenag Naikkan Insentif Dosen Ma’had Aly Lebih dari 200%, Cair Akhir November 2026

    • calendar_month Sabtu, 24 Okt 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kementerian Agama (Kemenag) menyiapkan pencairan insentif bagi dosen Ma’had Aly nonaparatur sipil negara (ASN) sebesar Rp8 juta per orang pada 2026. Nilai bantuan tersebut meningkat lebih dari 200 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp2,5 juta. Direktorat Jenderal Pesantren Kemenag mengalokasikan anggaran Rp5,576 miliar untuk 697 dosen yang telah ditetapkan sebagai penerima bantuan. […]

expand_less