Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional & Politik » Ketua KPK Minta Nusron Wahid Hadir Pemeriksaan Kasus HGB Summarecon

Ketua KPK Minta Nusron Wahid Hadir Pemeriksaan Kasus HGB Summarecon

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 14 Okt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA — Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Setyo Budiyanto meminta Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid memenuhi panggilan pemeriksaan sebagai saksi pada Kamis (15/10/2026). Pemeriksaan tersebut berkaitan dengan penyidikan dugaan suap pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB) PT Summarecon Agung Tbk dan penerimaan lainnya di lingkungan Kementerian ATR/BPN.

Setyo menyampaikan harapan tersebut di Yogyakarta, Rabu (14/10/2026). Ia mengatakan KPK ingin Nusron hadir terlebih dahulu agar penyidik dapat meminta keterangan yang dibutuhkan untuk mendalami perkara.

Menurut Setyo, hingga Rabu sore penyidik belum menerima konfirmasi maupun surat pemberitahuan dari pihak Nusron mengenai kehadirannya dalam pemeriksaan yang telah dijadwalkan ulang tersebut. Karena itu, KPK berharap pemanggilan kali ini dapat dipenuhi sesuai agenda.

Setyo juga mengingatkan pernyataan Nusron pada 18 September 2026 yang menyebut akan menghormati dan membantu proses penegakan hukum yang dilakukan KPK. Pemeriksaan ini, kata dia, menjadi kesempatan bagi Nusron untuk memberikan keterangan kepada penyidik terkait perkara yang sedang ditangani.

Sebelumnya, Nusron dijadwalkan menjalani pemeriksaan pada Rabu (7/10/2026). Namun, ia tidak hadir setelah menyampaikan surat kepada penyidik yang menjelaskan bahwa dirinya memiliki agenda internal di Kementerian ATR/BPN. KPK kemudian menjadwalkan ulang pemeriksaan tersebut untuk pekan ini.

Kasus dugaan suap ini bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) KPK di wilayah Jabodetabek pada 14 September 2026. Dalam operasi tersebut, KPK mengamankan 19 orang dan menyita barang bukti uang sekitar Rp106,3 miliar. Perkara yang diusut berkaitan dengan dugaan korupsi dalam pengurusan HGB PT Summarecon Agung Tbk di Kabupaten Bogor serta penerimaan lain di lingkungan ATR/BPN.

KPK telah menetapkan delapan orang sebagai tersangka, yakni Lampri, Sontang Coin Manurung, Adrianto Pitojo Adhi, Rizal Pahlevi, Arif Sugiyanto, Fahd El Fouz alias Fahd A Rafiq, Erwin, dan Muhammad Fakhry. Mereka berasal dari unsur pejabat ATR/BPN, pihak swasta, serta pihak lain yang diduga terkait dengan perkara tersebut.

Dalam perkembangan penyidikan, KPK menyebut Arif Sugiyanto, Fahd El Fouz, Erwin, dan Muhammad Fakhry sebagai orang yang dipercaya Nusron. Namun, Nusron sendiri dipanggil dalam kapasitas sebagai saksi. Hingga informasi ini disampaikan, tidak ada pengumuman bahwa Nusron telah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara tersebut.

Keterangan Nusron dinilai dapat membantu penyidik memperjelas konstruksi perkara, termasuk hubungan antara pihak-pihak yang terlibat dalam pengurusan HGB dan dugaan penerimaan lainnya. KPK belum mengumumkan hasil pemeriksaan karena agenda tersebut masih menunggu kehadiran saksi.

KPK berharap seluruh pihak yang dipanggil dapat kooperatif agar proses penyidikan berjalan sesuai ketentuan hukum. Perkembangan berikutnya akan bergantung pada keterangan saksi, alat bukti, serta hasil pendalaman penyidik terhadap dugaan tindak pidana yang sedang diusut.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kedaulatan Energi: Langkah Praktis Kurangi Ketergantungan Impor UKM

    Kedaulatan Energi: Langkah Praktis Kurangi Ketergantungan Impor UKM

    • calendar_month Rabu, 28 Okt 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Secara umum, konsep ini menggambarkan kemampuan suatu negara untuk memenuhi kebutuhan energinya lewat sumber daya dalam negeri, sehingga tidak terlalu tergantung pada impor. Hal itu mencakup pengembangan energi terbarukan, diversifikasi sumber, serta kebijakan yang menjamin keamanan, kestabilan harga, dan kemandirian pasokan. Kedaulatan energi berarti kemampuan suatu negara atau pelaku usaha untuk memenuhi kebutuhan […]

  • Studi Kasus: Kota X Turunkan Emisi 30% Saat Krisis Iklim

    Studi Kasus: Kota X Turunkan Emisi 30% Saat Krisis Iklim

    • calendar_month Kamis, 24 Sep 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Krisis iklim memaksa dunia untuk mengurangi emisi gas rumah kaca secara mendadak, karena pemanasan global sudah menimbulkan cuaca ekstrem, kenaikan permukaan laut, dan tekanan pada ketahanan pangan. Para ilmuwan memperingatkan bahwa tanpa langkah drastis dalam dekade berikutnya, dampak‑dampaknya akan semakin parah dan sulit diatasi. Perubahan suhu rata‑rata global, mencairnya gletser, serta pola cuaca […]

  • Pertumbuhan Ekonomi Daerah: Investasi Infrastruktur vs Insentif UMKM

    Pertumbuhan Ekonomi Daerah: Investasi Infrastruktur vs Insentif UMKM

    • calendar_month Kamis, 24 Sep 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Peningkatan output nilai tambah di wilayah tertentu, biasanya diukur lewat PDB daerah tahunan, mencerminkan pertumbuhan ekonomi daerah. Faktor utama yang memengaruhi meliputi investasi, kualitas tenaga kerja, serta kebijakan publik yang mendukung. Memantau tren ini membantu pemerintah menilai efektivitas program pembangunan lokal. Saat saya turun ke sebuah kabupaten di Jawa Barat untuk mengevaluasi proyek […]

  • Misi Pak Agus Hadapi Krisis Iklim: Dari Kebun Kecil ke Harapan Desa

    Misi Pak Agus Hadapi Krisis Iklim: Dari Kebun Kecil ke Harapan Desa

    • calendar_month Senin, 2 Nov 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Kenaikan suhu global serta perubahan pola cuaca yang drastis menandai krisis iklim, dipicu utama oleh emisi gas rumah kaca dari pembakaran fosil, deforestasi, dan aktivitas industri. Dampaknya mencakup gelombang panas, naiknya permukaan laut, serta gangguan ekosistem yang mengancam ketahanan pangan dan kesehatan manusia. Krisis iklim menimbulkan perubahan pola cuaca yang tak terduga—hujan turun […]

  • Prabowo Ingatkan Generasi Indonesia: Harus Pintar, Jangan Mau Dibodohi

    Prabowo Ingatkan Generasi Indonesia: Harus Pintar, Jangan Mau Dibodohi

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PONOROGO – Presiden Prabowo Subianto mengingatkan pentingnya membangun generasi Indonesia yang memiliki pengetahuan luas, berpikiran bebas, dan mampu melihat persoalan secara jernih. Menurut Prabowo, kemampuan tersebut penting agar pemimpin Indonesia tidak mudah dipengaruhi atau dibohongi pihak lain. Pesan tersebut disampaikan Prabowo saat memberikan sambutan dalam resepsi kesyukuran 100 tahun Pondok Modern Darussalam Gontor di Ponorogo, […]

  • FAQ Lengkap Subsidi Tepat Sasaran: Cara Cek Kelayakan & Batasan

    FAQ Lengkap Subsidi Tepat Sasaran: Cara Cek Kelayakan & Batasan

    • calendar_month Kamis, 8 Okt 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Secara umum, subsidi tepat sasaran berarti bantuan keuangan atau barang diberikan hanya kepada kelompok yang memang membutuhkan, sehingga sumber daya tidak terbuang pada penerima yang tidak memenuhi kriteria. Pemerintah biasanya memakai data kependudukan, pendapatan, atau lokasi geografis untuk memfilter penerima, sehingga efeknya lebih efisien dan dapat meningkatkan kesejahteraan secara langsung. Pendekatan ini juga […]

expand_less