Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional & Politik » Dua Kali Mangkir dari Pemeriksaan KPK, Nusron Wahid Terancam Dijemput Paksa

Dua Kali Mangkir dari Pemeriksaan KPK, Nusron Wahid Terancam Dijemput Paksa

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 3 Nov 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka kemungkinan melakukan jemput paksa terhadap Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid. Opsi tersebut muncul setelah Nusron dua kali tidak memenuhi panggilan pemeriksaan terkait perkara dugaan suap pengurusan hak guna bangunan (HGB).

Ketua KPK Setyo Budiyanto mengatakan, keputusan untuk melakukan upaya paksa sepenuhnya berada di tangan tim penyidik. Langkah tersebut akan dipertimbangkan berdasarkan kebutuhan dan strategi penyidikan.

“Itu teknis dan strategis aja. Gitu, artinya bahwa di klausul itu kan tidak kemudian menjadi suatu kewajiban,” kata Setyo di Gedung ACLC KPK, Jakarta Selatan, Selasa (3/11/2026).

Menurut Setyo, ketentuan dalam Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) baru memberikan ruang bagi aparat penegak hukum untuk melakukan penjemputan paksa. Namun, penerapannya tetap bergantung pada pertimbangan penyidik.

Nusron sebelumnya tidak hadir dalam pemeriksaan pertama yang dijadwalkan pada Rabu (7/10/2026). Saat itu, dia beralasan memiliki agenda internal di Kementerian ATR/BPN.

KPK kemudian menjadwalkan ulang pemeriksaan pada Kamis (15/10/2026). Namun, Nusron kembali tidak memenuhi panggilan dengan alasan sedang berada di luar negeri. KPK Berharap Nusron Kooperatif

Meski memiliki opsi untuk melakukan jemput paksa, Setyo berharap langkah tersebut tidak perlu dilakukan. Dia meminta Nusron bersikap kooperatif dan memenuhi panggilan pemeriksaan selanjutnya.

“Ya, kalau saya sih harapannya, ya kalau bisa datang kenapa harus kemudian dilakukan upaya paksa, gitu. Saya yakin kan beliau juga pasti mempertimbangkan apakah masih ada kegiatan lain, ya, dan kemudian saya yakin bahwa mudah-mudahan akan datang,” ujar Setyo.

Setyo juga menyampaikan bahwa KPK berencana kembali memanggil Nusron dalam waktu dekat. Namun, dia belum mengungkapkan secara pasti jadwal pemeriksaan berikutnya.

“Saya dapat info nanti tunggu saja ke dalam waktu dekat, mudah-mudahan ada informasi untuk pelaksanaan pemeriksaan. Kalau waktunya tentu harapan saya makin cepat makin bagus,” ucapnya.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 8 Strategi Subsidi Tepat Sasaran Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat

    8 Strategi Subsidi Tepat Sasaran Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat

    • calendar_month Senin, 2 Nov 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Subsidi tepat sasaran berupaya menyalurkan bantuan ke kelompok yang paling membutuhkan, misalnya petani kecil atau UMKM, dengan mekanisme verifikasi yang meminimalkan kebocoran dana. Pendekatan ini biasanya melibatkan data kependudukan dan teknologi digital untuk memastikan alokasi yang akurat dan efisien. Dengan cara itu, pemerintah dapat meningkatkan dampak sosial sekaligus mengurangi beban anggaran. Subsidi tepat […]

  • Ilustrasi investasi hijau menampilkan panel surya, turbin angin, dan grafik pertumbuhan berkelanjutan.

    Investasi Hijau: Temukan 3 Proyek Energi Tersembunyi ROI 12%

    • calendar_month Sabtu, 26 Sep 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Secara umum, investasi hijau mengacu pada penanaman modal pada proyek atau perusahaan yang berkontribusi pada keberlanjutan lingkungan, seperti energi terbarukan, pengelolaan limbah, atau teknologi bersih. Para investor biasanya mengejar kombinasi antara potensi keuntungan finansial dan dampak positif bagi iklim, karena regulasi dan kesadaran publik semakin mendukung pasar ini. Investasi hijau menyalurkan modal ke […]

  • Kedaulatan Energi: Q&A Praktis Mengatasi 5 Tantangan Utama

    Kedaulatan Energi: Q&A Praktis Mengatasi 5 Tantangan Utama

    • calendar_month Selasa, 22 Sep 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Kedaulatan energi menekankan kemampuan suatu negara memenuhi kebutuhan energi domestik tanpa bergantung secara berlebihan pada pasokan luar. Hal ini biasanya dicapai lewat diversifikasi sumber—misalnya tenaga terbarukan, batubara, atau gas—serta pengembangan infrastruktur dan kebijakan yang mendukung produksi dalam negeri. Dengan begitu, negara dapat menjaga keamanan, stabilitas harga, dan kontrol atas aset‑strategis energi. Kedaulatan energi […]

  • Relawan Kalimantan: Menhut Sudah Siaga di Lapangan Sebelum Karhutla Terjadi

    Relawan Kalimantan: Menhut Sudah Siaga di Lapangan Sebelum Karhutla Terjadi

    • calendar_month Kamis, 22 Okt 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta, 21 Oktober 2026. Relawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan menilai Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni telah mengambil langkah cepat dan tepat dalam memimpin pengendalian karhutla tahun ini. Menurut mereka, kesiapsiagaan pemerintah sudah dibangun jauh sebelum puncak kemarau tiba. Namun, siklus cuaca ekstrem El Nino membuat penanganan api tetap menuntut fokus tanpa […]

  • PLN dan Australia Perkuat Kerja Sama, Siapkan Investasi Jaringan Listrik Jawa-Bali

    PLN dan Australia Perkuat Kerja Sama, Siapkan Investasi Jaringan Listrik Jawa-Bali

    • calendar_month 16 jam yang lalu
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA – PT PLN (Persero) memperkuat kemitraan strategis dengan Pemerintah Australia melalui penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU). Kerja sama ini mencakup transisi energi, pengembangan sumber daya manusia (SDM), teknologi, serta pembiayaan dan investasi untuk mendukung target Net Zero Emissions (NZE) Indonesia pada 2060. Wakil Direktur Utama PLN, Yusuf Didi Setiarto, mengatakan kemitraan […]

  • 5 Langkah Praktis Menghadapi Krisis Iklim dengan Energi Terbarukan

    5 Langkah Praktis Menghadapi Krisis Iklim dengan Energi Terbarukan

    • calendar_month Rabu, 14 Okt 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Krisis iklim muncul akibat peningkatan emisi gas rumah kaca yang menahan panas di atmosfer, sehingga suhu global naik dan pola cuaca menjadi tidak menentu. Akibatnya, gelombang panas, banjir, dan kekeringan terjadi lebih sering, mengancam ketahanan pangan, kesehatan, serta ekonomi banyak negara. Krisis iklim mengacu pada perubahan suhu rata‑rata bumi yang dipercepat oleh aktivitas […]

expand_less