Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional & Politik » Nusron Wahid Belum Penuhi Panggilan KPK

Nusron Wahid Belum Penuhi Panggilan KPK

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 15 Okt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, belum memenuhi panggilan pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi dalam perkara dugaan korupsi di lingkungan Kementerian ATR/BPN hingga Kamis siang, 15 Oktober 2026.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan penyidik masih menunggu kehadiran Nusron di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan. Hingga siang hari, penyidik juga belum menerima konfirmasi mengenai kepastian kehadiran maupun alasan ketidakhadirannya.

“Yang bersangkutan belum hadir. Penyidik masih menunggu di Gedung Merah Putih KPK untuk pemenuhan pemeriksaan dalam kapasitas sebagai saksi,” kata Budi kepada wartawan.

Budi menyampaikan pihaknya masih meyakini Nusron akan hadir memenuhi panggilan pemeriksaan yang telah dijadwalkan ulang tersebut.

Pemanggilan kali ini merupakan penjadwalan ulang setelah Nusron tidak memenuhi panggilan penyidik pada Rabu, 7 Oktober 2026. Saat itu, Nusron menyampaikan surat konfirmasi bahwa dirinya tidak dapat hadir karena memiliki agenda internal di Kementerian ATR/BPN.

Sebelumnya, Ketua KPK Setyo Budiyanto juga mengingatkan komitmen Nusron yang pernah menyatakan akan mendukung dan membantu proses penegakan hukum. Setyo berharap Nusron memenuhi panggilan penyidik agar dapat memberikan keterangan yang dibutuhkan untuk mengungkap perkara tersebut.

Kasus ini bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada Senin, 14 September 2026. Dalam operasi di wilayah Jabodetabek tersebut, tim KPK mengamankan 19 orang dan menyita barang bukti berupa dokumen elektronik serta uang tunai dengan nilai keseluruhan sekitar Rp106,3 miliar.

Uang yang diamankan ditemukan di sejumlah lokasi. Di rumah Arif Sugiyanto, penyidik menemukan uang dalam beberapa koper merah, terdiri atas Rp31,86 miliar, 2.611.500 dolar Amerika Serikat, 1.974.500 dolar Singapura, 910 Riyal Arab Saudi, dan 981 Ringgit Malaysia. KPK juga menemukan uang tunai Rp896 juta di rumah Rizal Pahlevi, Rp8 juta di rumah Zimamanun, serta Rp49,5 juta di rumah Sontang.

Dalam perkara ini, KPK telah menetapkan delapan orang sebagai tersangka, yakni Lampri selaku Direktur Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang ATR/BPN; Sontang Coin Manurung selaku Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor I; Adrianto Pitojo Adi selaku Direktur Utama PT Summarecon Agung Tbk; serta Arif Sugiyanto, Fahd El Fouz alias Fahd A Rafiq, Erwin, Muhammad Fakhry, dan Rizal Pahlevi.

Penyidik mendalami dugaan suap dalam pengurusan hak guna bangunan (HGB) atas tanah yang dikelola Summarecon di Kabupaten Bogor. KPK juga menelusuri dugaan penerimaan lain yang berkaitan dengan pelayanan pertanahan, termasuk mutasi dan promosi jabatan di lingkungan Kementerian ATR/BPN.

Hingga informasi ini disusun, Nusron Wahid dipanggil dalam kapasitasnya sebagai saksi. Belum ada keterangan dalam informasi tersebut yang menyatakan bahwa dirinya telah ditetapkan sebagai tersangka.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BI Respons Prediksi Rupiah Tembus Rp20.000 per Dolar AS, Destry: Stabilitas Jadi Prioritas

    BI Respons Prediksi Rupiah Tembus Rp20.000 per Dolar AS, Destry: Stabilitas Jadi Prioritas

    • calendar_month Jumat, 30 Okt 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA – Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti merespons prediksi nilai tukar rupiah yang berpotensi menembus Rp20.000 per dolar Amerika Serikat (AS). Ia menegaskan BI berkomitmen menjaga stabilitas rupiah di tengah tekanan pasar keuangan global. Destry mengatakan, kondisi fundamental ekonomi Indonesia masih relatif baik dibandingkan negara-negara lain dalam kelompok setara. Meski demikian, pergerakan rupiah dipengaruhi […]

  • Studi Kasus: Kota X Turunkan Emisi 30% Saat Krisis Iklim

    Studi Kasus: Kota X Turunkan Emisi 30% Saat Krisis Iklim

    • calendar_month Kamis, 24 Sep 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Krisis iklim memaksa dunia untuk mengurangi emisi gas rumah kaca secara mendadak, karena pemanasan global sudah menimbulkan cuaca ekstrem, kenaikan permukaan laut, dan tekanan pada ketahanan pangan. Para ilmuwan memperingatkan bahwa tanpa langkah drastis dalam dekade berikutnya, dampak‑dampaknya akan semakin parah dan sulit diatasi. Perubahan suhu rata‑rata global, mencairnya gletser, serta pola cuaca […]

  • Pinjol Tembus Rp106,94 Triliun, Risiko Gagal Bayar Naik Jadi 4,73 Persen

    Pinjol Tembus Rp106,94 Triliun, Risiko Gagal Bayar Naik Jadi 4,73 Persen

    • calendar_month Selasa, 6 Okt 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA — Pembiayaan melalui pinjaman daring atau pinjaman online (pinjol) terus meningkat hingga Agustus 2026. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat outstanding pembiayaan pinjaman daring mencapai Rp106,94 triliun atau tumbuh 22,07 persen secara tahunan (year on year/yoy). Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK, Agusman, mengatakan […]

  • Subsidi tepat sasaran vs bantuan umum: 3 data kunci pilih tepat

    Subsidi tepat sasaran vs bantuan umum: 3 data kunci pilih tepat

    • calendar_month Jumat, 9 Okt 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Pemerintah menyalurkan subsidi yang hanya diberikan kepada kelompok atau wilayah yang memang membutuhkan, berdasar data kependudukan dan ekonomi. Dengan begitu, bantuan menjadi lebih efisien, mengurangi pemborosan anggaran, dan membantu menurunkan kemiskinan secara terukur. Jika ditanya secara singkat, subsidi tepat sasaran merujuk pada alokasi bantuan pemerintah yang disalurkan hanya kepada kelompok atau individu yang […]

  • Kedaulatan Energi vs Impor Listrik: Pilih Solusi Hemat & Aman

    Kedaulatan Energi vs Impor Listrik: Pilih Solusi Hemat & Aman

    • calendar_month Kamis, 22 Okt 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Kedaulatan energi menekankan kemampuan suatu negara untuk memenuhi kebutuhan energi secara mandiri, mengurangi ketergantungan pada pasokan luar, serta mengendalikan sumber daya dan infrastruktur energi secara strategis. Dengan mengoptimalkan produksi dalam negeri—baik dari sumber fosil maupun terbarukan—negara dapat menjaga stabilitas harga, keamanan pasokan, dan mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Pendekatan ini biasanya melibatkan kebijakan diversifikasi […]

  • Prabowo Ingatkan Generasi Indonesia: Harus Pintar, Jangan Mau Dibodohi

    Prabowo Ingatkan Generasi Indonesia: Harus Pintar, Jangan Mau Dibodohi

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PONOROGO – Presiden Prabowo Subianto mengingatkan pentingnya membangun generasi Indonesia yang memiliki pengetahuan luas, berpikiran bebas, dan mampu melihat persoalan secara jernih. Menurut Prabowo, kemampuan tersebut penting agar pemimpin Indonesia tidak mudah dipengaruhi atau dibohongi pihak lain. Pesan tersebut disampaikan Prabowo saat memberikan sambutan dalam resepsi kesyukuran 100 tahun Pondok Modern Darussalam Gontor di Ponorogo, […]

expand_less