Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional & Politik » Di Balik Tradisi Desa Sade, PNM Tumbuhkan Semangat Belajar Anak Melalui Ruang Pintar PNM

Di Balik Tradisi Desa Sade, PNM Tumbuhkan Semangat Belajar Anak Melalui Ruang Pintar PNM

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Lombok Tengah, 4 November 2026 – Di tengah kuatnya tradisi dan kearifan lokal masyarakat adat Desa Sade, Lombok Tengah, pendidikan menjadi salah satu harapan untuk menyiapkan generasi masa depan tanpa meninggalkan akar budaya mereka. Bagi anak-anak Desa Sade, kesempatan untuk belajar, mengenal dunia lebih luas, dan mengembangkan potensi diri menjadi langkah penting dalam meraih cita-cita. Semangat inilah yang menjadi bagian dari upaya menumbuhkan harapan baru bagi anak-anak, khususnya setelah desa tersebut belum lama ini dilanda musibah kebakaran.

PT Permodalan Nasional Madani (Persero) hadir melalui program Ruang Pintar PNM Desa Sade, yang diikuti oleh 52 anak. Program ini merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PNM yang berfokus pada peningkatan akses pendidikan dan pengembangan potensi anak-anak. Kehadiran Ruang Pintar PNM tidak sekadar menjadi ruang belajar, tetapi juga menghadirkan ruang bagi anak-anak untuk bermain, berinteraksi, membangun kepercayaan diri, dan kembali menumbuhkan semangat dalam menjalani keseharian.

Direktur Operasional dan Hubungan Kelembagaan PNM, Lalu Dodot Patria Ary, menyampaikan bahwa “Kami berharap kehadiran Ruang Pintar PNM di Desa Sade dapat menjadi ruang yang penuh semangat dan kebahagiaan bagi anak-anak untuk terus belajar, mengenali potensi diri, dan berani bermimpi. Kami percaya setiap anak memiliki kesempatan untuk tumbuh menjadi pribadi yang hebat.“ ujar Dodot.

Founder Yayasan Chili Community House, Noor Ain Hussin, turut menyampaikan apresiasinya terhadap kehadiran Ruang Pintar PNM yang dinilai memberikan manfaat nyata bagi pendidikan anak-anak di Lombok. “Ruang Pintar PNM seperti ini sangat bermanfaat bagi anak-anak, khususnya dalam memberikan kesempatan belajar dan mengembangkan diri. Kami berharap melalui kegiatan ini, anak-anak di Lombok dapat tumbuh menjadi generasi yang hebat. Kolaborasi seperti ini menjadi langkah penting untuk menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang mereka,” ungkap Noor Ain Hussin.

Apresiasi juga disampaikan Amaq Epa, Ketua RT Desa Sade, yang mewakili masyarakat adat setempat. “Kami mewakili masyarakat Desa Sade sangat bersyukur dan berterima kasih kepada PNM dan Yayasan Chili Community House yang telah memberikan perhatian kepada anak-anak kami, khususnya dalam bidang pendidikan. Kehadiran Ruang Pintar PNM ini sangat berarti bagi masyarakat. Selain menjadi tempat belajar, kegiatan di sini juga dapat menjadi sarana trauma healing bagi anak-anak atas musibah kebakaran yang belum lama terjadi. Kami berharap anak-anak dapat kembali ceria, terus belajar, dan memiliki masa depan yang lebih baik,” tuturnya.

Melalui Ruang Pintar PNM Desa Sade, PNM berharap dapat terus berkontribusi dalam menghadirkan kesempatan belajar yang inklusif dan menyenangkan bagi anak-anak di berbagai wilayah Indonesia. Lebih dari sekadar ruang, program ini menjadi wujud kepedulian dan kolaborasi dalam menumbuhkan harapan di tengah masyarakat. Dari satu ruang sederhana, lahir banyak mimpi, dari satu langkah kepedulian, tumbuh masa depan.

 

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BGN Heran MBG Prasmanan Dihujat, Sebut Cuci Ompreng Bagian dari Edukasi

    BGN Heran MBG Prasmanan Dihujat, Sebut Cuci Ompreng Bagian dari Edukasi

    • calendar_month Selasa, 20 Okt 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menanggapi kritik publik terkait pelibatan siswa dalam mengelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan konsep prasmanan, termasuk mencuci ompreng atau wadah makanan. Menurutnya, kegiatan tersebut dapat menjadi bagian dari edukasi dan pembentukan kebiasaan positif bagi siswa. Sudaryono mengaku heran karena praktik serupa justru mendapat respons positif ketika […]

  • Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono (kiri) dan Kepala BPOM Taruna Ikrar (kanan)

    Anggaran Pengawasan MBG Dipangkas, BPOM Hanya Dapat Rp509 Miliar

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA – Anggaran pengawasan keamanan pangan untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diajukan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sekitar Rp1,2 triliun ternyata tidak sepenuhnya disetujui. Pemerintah hanya menyetujui anggaran sebesar Rp509 miliar untuk mendukung pengawalan keamanan pangan dalam program tersebut. Kepala BPOM Taruna Ikrar mengatakan, anggaran Rp509 miliar itu merupakan bagian dari kebutuhan […]

  • Perjalanan Seorang Petani Menghadapi Krisis Iklim dan Cara Bertahan

    Perjalanan Seorang Petani Menghadapi Krisis Iklim dan Cara Bertahan

    • calendar_month Jumat, 30 Okt 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Fenomena ini muncul akibat peningkatan suhu global yang dipicu oleh emisi gas rumah kaca, terutama dari pembakaran bahan bakar fosil dan deforestasi. Dampaknya meliputi cuaca ekstrem, naiknya permukaan laut, dan gangguan ekosistem yang mengancam ketahanan pangan serta kesehatan manusia. Krisis iklim mempercepat perubahan pola hujan, suhu, dan frekuensi badai, sehingga produksi pertanian menjadi […]

  • Subsidi Tepat Sasaran: Apa, Batas, dan Cara Memanfaatkannya?

    Subsidi Tepat Sasaran: Apa, Batas, dan Cara Memanfaatkannya?

    • calendar_month Minggu, 20 Sep 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Pemerintah menyalurkan dana secara terfokus kepada kelompok yang memang membutuhkan, biasanya melalui mekanisme verifikasi pendapatan atau kriteria sosial tertentu. Dengan begitu, manfaat bantuan tidak menyebar ke penerima yang tidak tepat, melainkan langsung ke sasaran yang paling rentan. Hasilnya, alokasi anggaran menjadi lebih efisien dan dampak kebijakan sosial meningkat. Subsidi tepat sasaran memberikan bantuan […]

  • 5 Langkah Praktis Capai Kedaulatan Energi di Rumah, Kenapa & Contoh

    5 Langkah Praktis Capai Kedaulatan Energi di Rumah, Kenapa & Contoh

    • calendar_month Minggu, 20 Sep 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Secara umum, istilah ini menekankan kemampuan suatu negara untuk memenuhi kebutuhan energi secara mandiri tanpa bergantung pada impor. Dengan mengembangkan sumber daya dalam negeri—seperti tenaga surya, angin, atau batu bara—serta memperkuat infrastruktur dan regulasi, negara dapat mengendalikan harga, keamanan pasokan, dan dampak lingkungan. Pendekatan ini juga mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Kedaulatan energi […]

  • Transisi energi hijau: Analisis Kasus PLTU Tanjung Jati & Tips Praktis

    Transisi energi hijau: Analisis Kasus PLTU Tanjung Jati & Tips Praktis

    • calendar_month Minggu, 20 Sep 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Pergeseran dari bahan bakar fosil ke sumber terbarukan seperti surya, angin, dan biomassa menjadi inti transisi energi hijau, bertujuan menurunkan emisi karbon dan memperkuat ketahanan energi. Implementasinya menuntut kebijakan pemerintah, investasi infrastruktur, serta perubahan perilaku konsumen dan industri, agar ekonomi dapat beradaptasi sambil mengurangi dampak iklim. Transisi energi hijau menandai pergeseran dari sumber […]

expand_less