Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional & Politik » Hotspot Turun 617 Titik, Operasi Karhutla Tetap Diperkuat

Hotspot Turun 617 Titik, Operasi Karhutla Tetap Diperkuat

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 21 Okt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, 20 Oktober 2026 – Kementerian Kehutanan terus memperkuat pengendalian kebakaran hutan dan lahan di berbagai wilayah meskipun jumlah hotspot secara nasional menunjukkan penurunan. Operasi darat dan udara, verifikasi lapangan, pembasahan, serta pendinginan tetap dilakukan untuk memastikan api dan bara benar-benar terkendali.

Berdasarkan pemantauan SiPongi Kementerian Kehutanan hingga Senin, 19 Oktober 2026 pukul 21.00 WIB, secara nasional terdeteksi 487 hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi atau high confidence. Jumlah tersebut turun 617 titik dibandingkan sehari sebelumnya yang mencatat 1.104 hotspot. Pada enam provinsi prioritas karhutla, jumlah hotspot juga turun dari 748 menjadi 172 titik, atau berkurang 576 titik. Rinciannya, Sumatera Selatan 64 titik, Kalimantan Tengah 49 titik, Kalimantan Selatan 40 titik, Kalimantan Barat 12 titik, Jambi 7 titik, dan Riau tetap nihil hotspot high confidence.

Penurunan paling besar terjadi di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat. Namun, perkembangan di setiap daerah tidak sama. Sumatera Selatan dan Kalimantan Selatan justru mencatat kenaikan hotspot, sehingga kewaspadaan dan operasi lapangan tetap dipertahankan.

Kementerian Kehutanan kembali menegaskan bahwa hotspot merupakan indikasi anomali suhu permukaan yang terdeteksi melalui satelit NASA Terra/Aqua, SNPP, dan NOAA-20. Satu kejadian kebakaran dapat terdeteksi sebagai beberapa hotspot, sehingga jumlah hotspot tidak dapat langsung disamakan dengan jumlah kejadian kebakaran maupun luas areal yang terbakar. Seluruh indikasi tetap harus diverifikasi melalui groundcheck untuk memastikan kondisi aktual di lapangan.

Pemadaman Lapangan Tetap Diperkuat
Di Sumatera Selatan, operasi darat dilakukan pada sejumlah lokasi di Muara Enim, Ogan Komering Ilir, Banyuasin, dan Musi Banyuasin. Sejumlah lokasi merupakan lahan gambut dengan tipe kebakaran bawah dan masih membutuhkan pemadaman lanjutan. Di Ogan Komering Ilir, tim Manggala Agni bersama TNI, regu pemadam perusahaan, dan masyarakat melakukan pemadaman langsung dengan membagi sektor penanganan pada kepala dan sisi api. Penyekatan juga dilakukan untuk memutus penjalaran. Operasi menghadapi tantangan berupa asap tebal dan angin kencang yang berubah arah.

Di Kalimantan Tengah, meskipun hotspot turun tajam menjadi 49 titik, personel tetap melakukan pemadaman di Kotawaringin Barat, kawasan Taman Nasional Tanjung Puting, Sukamara, dan Barito Selatan. Di beberapa lokasi api berhasil dipadamkan, sementara pada lokasi gambut lainnya masih ditemukan kebakaran permukaan dan bawah sehingga pemadaman dan pembasahan tetap dilanjutkan.

Di Kalimantan Selatan, yang mencatat peningkatan menjadi 40 hotspot, operasi antara lain dilakukan di Suaka Margasatwa Pelaihari serta sejumlah lokasi di Tanah Laut dan Banjarbaru. Beberapa titik berhasil dikendalikan melalui pemadaman darat, termasuk pada lokasi bergambut, namun pemantauan tetap dilakukan untuk memastikan tidak terjadi penyalaan kembali.

Sementara di Kalimantan Barat, yang turun menjadi 12 hotspot, operasi lapangan tetap dilakukan. Di salah satu lokasi di Ketapang, api telah berhasil dikendalikan. Penurunan hotspot tidak serta-merta menghentikan operasi karena verifikasi lapangan tetap diperlukan untuk memastikan tidak ada sumber panas maupun bara yang tersisa.

Di Jambi, meskipun hotspot turun menjadi tujuh titik, Manggala Agni masih melakukan pemadaman dan groundcheck di Sarolangun, Batang Hari, serta Tanjung Jabung Timur. Di Sarolangun, penanganan dilakukan melalui pemadaman langsung, penyekatan kepala api, pelebaran sekat bakar, dan pendinginan menggunakan peralatan mekanis serta suplai air. Pada salah satu lokasi api berhasil dipadamkan, sementara di lokasi lainnya pemadaman masih harus dilanjutkan. Pada lokasi bergambut di Sarolangun, tim juga melakukan pemadaman lanjutan pada titik api dan penyekatan kepala api dengan memanfaatkan kanal sebagai sumber air. Hingga sore hari, kondisi api masih membutuhkan penanganan lanjutan.

Operasi Darat dan Udara Tetap Siaga
Secara nasional, pemerintah tetap menyiagakan 61 unit armada udara, terdiri atas 17 unit untuk patroli dan Operasi Modifikasi Cuaca serta 44 unit untuk operasi water bombing. Di darat, Manggala Agni Kementerian Kehutanan bersama BNPB, TNI, Polri, BMKG, BPBD, pemerintah daerah, masyarakat, relawan, dunia usaha, dan para pihak terus melakukan patroli, groundcheck, pemadaman langsung, pemutusan kepala dan sisi api, penyekatan penjalaran, pembasahan, penyisiran bara, mopping up, dan pendinginan.

Khusus pada lahan gambut, penanganan tidak berhenti ketika nyala api di permukaan sudah tidak terlihat. Bara dapat bertahan dan menjalar di bawah permukaan, sehingga pembasahan dan pendinginan tetap dilakukan sampai lokasi dinilai aman dari potensi penyalaan kembali.

Kualitas Udara Masih Menjadi Perhatian
Berdasarkan pantauan kondisi udara berbasis PM2,5, sebagian besar wilayah Indonesia berada pada kategori baik hingga sedang. Namun, masih terlihat sejumlah wilayah dengan kondisi tidak sehat hingga sangat tidak sehat, dan secara lokal terdapat kategori berbahaya, terutama pada beberapa bagian Kalimantan serta sejumlah wilayah di Sumatera dan Papua. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa penurunan jumlah hotspot belum selalu langsung diikuti pemulihan kualitas udara. Asap, terutama dari kebakaran gambut, dapat bertahan dan bergerak mengikuti kondisi atmosfer meskipun jumlah hotspot telah berkurang.

Masyarakat di wilayah dengan kualitas udara memburuk diminta mengurangi aktivitas di luar ruangan dan menggunakan masker apabila harus beraktivitas di luar. Perhatian khusus perlu diberikan kepada anak-anak, ibu hamil, lansia, serta masyarakat dengan gangguan pernapasan atau penyakit kronis.

Kementerian Kehutanan kembali mengingatkan masyarakat dan pelaku usaha untuk tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar. Apabila menemukan asap, titik api, atau aktivitas pembakaran, segera laporkan kepada petugas agar respons dapat dilakukan sedini mungkin.

Penurunan hotspot menjadi perkembangan yang perlu terus dijaga. Namun, pekerjaan belum selesai hanya karena jumlah titik panas berkurang. Pengendalian terus dilakukan hingga api dan bara benar-benar padam, sumber asap berkurang, kualitas udara pulih, kawasan terlindungi, dan masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan aman. Kontak pelaporan informasi karhutla di Posko Karhutla Kementerian Kehutanan.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Keamanan Pangan: Mengatasi Kontaminasi Mikro di Rantai Pasok Lokal

    Keamanan Pangan: Mengatasi Kontaminasi Mikro di Rantai Pasok Lokal

    • calendar_month Rabu, 7 Okt 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Inti utama yang dicari orang ketika mengetik “keamanan pangan” adalah cara memastikan makanan yang kita konsumsi bebas dari kontaminasi dan tetap aman sepanjang rantai pasok. Hal ini meliputi penerapan standar higienis di pertanian, pengolahan, distribusi, serta pengawasan regulasi yang konsisten untuk melindungi kesehatan konsumen. Keamanan pangan menuntut setiap langkah produksi, penyimpanan, hingga distribusi […]

  • Kedaulatan Energi: Apa Tantangannya dan Solusi Praktis untuk Indonesia

    Kedaulatan Energi: Apa Tantangannya dan Solusi Praktis untuk Indonesia

    • calendar_month Selasa, 3 Nov 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Secara umum, kedaulatan energi berarti kemampuan suatu negara untuk memenuhi kebutuhan energi secara mandiri tanpa tergantung pada pasokan luar. Hal ini biasanya dicapai lewat pengembangan sumber energi dalam negeri—seperti batu bara, gas, tenaga surya, atau tenaga angin—serta kebijakan yang mengoptimalkan infrastruktur dan teknologi lokal. Dengan begitu, negara dapat mengontrol harga, meningkatkan keamanan pasokan, […]

  • Kadin: Industrialisasi RI Jangan Hanya Bergantung pada Komoditas Nikel

    Kadin: Industrialisasi RI Jangan Hanya Bergantung pada Komoditas Nikel

    • calendar_month 23 jam yang lalu
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA – Sektor industri nasional menunjukkan perkembangan positif. Menteri Perindustrian Muhammad Sarmuji mengatakan, penguatan Purchasing Managers’ Index (PMI) sejalan dengan Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Oktober 2026 yang mencapai 53,77. Menurut Sarmuji, capaian tersebut mencerminkan meningkatnya kepercayaan investor terhadap kondisi industri di Indonesia. Momentum ini perlu dimanfaatkan untuk mendorong pertumbuhan sektor industri agar semakin kuat. “Ini […]

  • Kemenhut Dorong Pengembangan Usaha Perhutanan Sosial Berbasis Agroforestri dan Ekowisata di Jawa Timur

    Kemenhut Dorong Pengembangan Usaha Perhutanan Sosial Berbasis Agroforestri dan Ekowisata di Jawa Timur

    • calendar_month Senin, 28 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    MALANG, 28 September 2026 — Kementerian Kehutanan melalui Direktorat Pengembangan Usaha Perhutanan Sosial (PUPS) bersama Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur melaksanakan Safari Perhutanan Sosial pada 26–27 September 2026 di Kabupaten Malang dan Pasuruan. Kegiatan ini dilakukan untuk mendorong pengembangan usaha kelompok Perhutanan Sosial melalui potensi kopi berbasis agroforestri dan wisata pesisir yang berkelanjutan. Safari Perhutanan […]

  • Kedaulatan Energi: Jawaban Praktis untuk Tantangan Pasokan dan Harga

    Kedaulatan Energi: Jawaban Praktis untuk Tantangan Pasokan dan Harga

    • calendar_month Selasa, 13 Okt 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Kedaulatan energi menekankan kemampuan suatu negara untuk memenuhi kebutuhan listrik dan bahan bakar secara mandiri, tanpa terlalu bergantung pada impor. Hal ini biasanya dicapai lewat pengembangan sumber daya dalam negeri—seperti panas bumi, tenaga surya, atau bioenergi—dan memperkuat infrastruktur serta kebijakan yang mendukung produksi lokal. Dengan begitu, risiko fluktuasi harga global dapat diminimalkan dan […]

  • Jakarta Dorong Perkuat Pengolahan Sampah dari Rumah

    Jakarta Dorong Perkuat Pengolahan Sampah dari Rumah

    • calendar_month Jumat, 30 Okt 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA – Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, M. Taufik Zoelkifli, meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memanfaatkan perpanjangan kerja sama pengelolaan TPST Bantargebang selama lima tahun sebagai masa transisi untuk mengurangi ketergantungan terhadap tempat pembuangan akhir tersebut. “Tambahan waktu lima tahun harus menjadi masa transisi untuk mengurangi ketergantungan pada Bantargebang,” ujar Ketua Fraksi PKS itu, […]

expand_less