Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional & Politik » Pembalut Wanita Masih Kena PPN 11 Persen, Ini Penjelasan DJP

Pembalut Wanita Masih Kena PPN 11 Persen, Ini Penjelasan DJP

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month 6 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan menjelaskan alasan produk pembalut wanita masih dikenakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) efektif sebesar 11 persen. Pembalut dikategorikan sebagai barang kena pajak (BKP) nonmewah dan belum termasuk produk yang mendapat fasilitas pembebasan pajak.

Melalui akun Instagram resminya, DJP menjelaskan bahwa pembalut dikenakan tarif PPN 12 persen dengan dasar pengenaan pajak sebesar 11/12 dari harga jual. Dengan skema tersebut, pajak efektif yang dibebankan kepada konsumen menjadi 11 persen.

DJP menegaskan, pengenaan pajak tersebut bukan pungutan khusus terhadap perempuan atau aktivitas menstruasi, melainkan bagian dari ketentuan PPN atas konsumsi barang.

Meski mengakui pembalut merupakan kebutuhan penting untuk menjaga kesehatan dan kebersihan perempuan, DJP menyebut fasilitas pembebasan pajak hanya berlaku bagi barang tertentu yang telah ditetapkan dalam peraturan perundang-undangan.

Sementara itu, setiap usulan perubahan fasilitas perpajakan perlu mempertimbangkan dampaknya terhadap masyarakat dan penerimaan negara.

Sebelumnya, Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan Partai Buruh mendesak pemerintah menghapus PPN pembalut menjadi nol persen. Presiden KSPI sekaligus Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, menilai pembalut merupakan kebutuhan primer perempuan, bukan barang mewah.

Menurut Said, pembalut juga termasuk dalam 64 komponen kebutuhan hidup layak (KHL) yang menjadi acuan survei penentuan upah minimum.

Ia menilai pengenaan pajak tersebut menambah beban pengeluaran rutin pekerja perempuan. Karena itu, KSPI dan Partai Buruh meminta Presiden Prabowo Subianto mengarahkan Menteri Keuangan untuk mempertimbangkan pembebasan PPN pembalut demi menjaga daya beli masyarakat.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 10 Langkah Implementasi Subsidi Tepat Sasaran untuk Pemberdayaan UMKM

    10 Langkah Implementasi Subsidi Tepat Sasaran untuk Pemberdayaan UMKM

    • calendar_month Kamis, 1 Okt 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Program subsidi tepat sasaran menyalurkan bantuan ke kelompok yang memang membutuhkan, berlandaskan data verifikasi dan kriteria yang jelas untuk meminimalisir kebocoran. Dengan menargetkan penerima secara akurat, kebijakan ini diharapkan meningkatkan efektivitas penggunaan anggaran serta mempercepat penurunan kemiskinan. Pendekatan ini biasanya melibatkan koordinasi lintas‑instansi serta pemanfaatan teknologi untuk pemantauan real‑time. “Subsidi tepat sasaran” maksudnya […]

  • Krisis iklim: Jawaban Praktis Mengurangi Emisi di Rumah & Kantor

    Krisis iklim: Jawaban Praktis Mengurangi Emisi di Rumah & Kantor

    • calendar_month Rabu, 7 Okt 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Krisis iklim muncul akibat akumulasi gas rumah kaca—terutama dari pembakaran bahan bakar fosil, deforestasi, dan pertanian intensif—yang memerangkap panas di atmosfer. Dampaknya meliputi kenaikan suhu global, cuaca ekstrem, serta naiknya permukaan laut yang mengancam jutaan orang. Perubahan suhu rata‑rata, cuaca ekstrim yang makin sering, dan naiknya permukaan laut menandakan tekanan pada sistem planet […]

  • Cara Pastikan Keamanan Pangan di Rumah: Jawaban Praktis & Batasannya

    Cara Pastikan Keamanan Pangan di Rumah: Jawaban Praktis & Batasannya

    • calendar_month 2 jam yang lalu
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Tujuannya ialah melindungi kesehatan konsumen melalui pengendalian kontaminasi sejak produksi hingga konsumsi. Praktiknya meliputi standar higienis, inspeksi reguler, dan edukasi masyarakat agar setiap tahapan rantai makanan tetap aman. Keamanan pangan mencakup serangkaian tindakan yang menjaga makanan tetap bebas dari kontaminan biologis, kimia, dan fisik sejak dibeli, disimpan, hingga dikonsumsi. Tanpa praktik yang konsisten, […]

  • Cara dan Syarat Ambil Bansos Beras 30 Kg di Kopdes Merah Putih

    Cara dan Syarat Ambil Bansos Beras 30 Kg di Kopdes Merah Putih

    • calendar_month Senin, 26 Okt 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pemerintah menyalurkan bantuan sosial (bansos) berupa beras sebanyak 30 kilogram untuk keluarga penerima manfaat (KPM) selama periode Oktober–Desember 2026. Bantuan ini menyasar 33,24 juta keluarga di seluruh Indonesia, dengan alokasi 10 kilogram beras per bulan yang disalurkan sekaligus untuk tiga bulan. Masyarakat yang ingin mengambil bantuan perlu memastikan status penerimaan, jadwal pembagian, dan […]

  • 7 Strategi Praktis Kedaulatan Energi untuk Rumah Tangga di Indonesia

    7 Strategi Praktis Kedaulatan Energi untuk Rumah Tangga di Indonesia

    • calendar_month Rabu, 23 Sep 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Kedaulatan energi menggambarkan kemampuan sebuah negara untuk memenuhi kebutuhan energi domestik tanpa tergantung pada pasokan luar, sekaligus mengendalikan produksi, distribusi, dan harga energi secara berkelanjutan. Dengan memanfaatkan sumber daya lokal—seperti batu bara, gas, tenaga surya, atau angin—dan memperkuat infrastruktur, negara dapat mengurangi kerentanan terhadap fluktuasi pasar global dan meningkatkan keamanan nasional. Kedaulatan energi […]

  • Pemerintah Siapkan Cadangan Minyak 60 Hari, Bahlil Bangun Crude Storage di Sumatra

    Pemerintah Siapkan Cadangan Minyak 60 Hari, Bahlil Bangun Crude Storage di Sumatra

    • calendar_month Rabu, 4 Nov 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pemerintah berencana membangun fasilitas penyimpanan minyak mentah (crude storage) di sejumlah wilayah Sumatra untuk memperkuat ketahanan energi nasional. Pembangunan tersebut ditargetkan mampu meningkatkan kapasitas stok minyak Indonesia hingga 60 hari. Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia mengatakan, fasilitas tersebut disiapkan untuk menampung minyak mentah hasil impor agar Indonesia memiliki cadangan […]

expand_less