Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional & Politik » KPK panggil Menteri ATR/BPN Nusron Wahid pada pekan ini

KPK panggil Menteri ATR/BPN Nusron Wahid pada pekan ini

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 6 Okt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid sebagai saksi dalam perkara dugaan korupsi di lingkungan Kementerian ATR/BPN pada pekan ini.

Ketua KPK Setyo Budiyanto mengatakan surat panggilan pemeriksaan terhadap Nusron telah dikirimkan oleh penyidik sejak pekan lalu. Ia memperkirakan surat tersebut sudah diterima oleh Nusron dan pemeriksaan akan dilakukan dalam beberapa hari ke depan.

“Kalau enggak salah waktunya minggu ini ya, seingat saya,” kata Setyo di Gedung Juang KPK, Jakarta, Selasa (6/10/2026).

Setyo belum menyebutkan secara rinci hari pemeriksaan Nusron. Menurut dia, informasi mengenai jadwal pasti dapat ditanyakan kepada Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu atau Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein.

“Sudah dipahami bahwa salah satu kewajiban hukum terhadap warga negara manakala ada panggilan adalah menghadiri atau memenuhi panggilan tersebut, ya, untuk memberikan keterangan,” ujar Setyo.

Pemanggilan Nusron menjadi bagian dari pendalaman KPK terhadap perkara dugaan korupsi di lingkungan ATR/BPN yang antara lain berkaitan dengan pengurusan hak guna bangunan (HGB) PT Summarecon Agung Tbk di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. KPK sebelumnya melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di kawasan Jabodetabek pada 14 September 2026 dan kemudian menetapkan delapan orang sebagai tersangka.

Delapan tersangka tersebut yakni Direktur Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang Kementerian ATR/BPN Lampri, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor I Sontang Coin Manurung, Presiden Direktur PT Summarecon Agung Tbk Adrianto Pitojo Adhi, serta Rizal Pahlevi yang disebut sebagai pihak swasta atau perantara Summarecon.

Lima tersangka lainnya dalam perkara tersebut adalah mantan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto, Ketua DPP Partai Golkar Fahd El Fouz alias Fahd Arafiq, serta pihak swasta Erwin dan Muhammad Fakhry. KPK menyebut Arif, Fahd, Erwin, dan Muhammad Fakhry sebagai orang yang diduga memiliki kedekatan atau menjadi orang kepercayaan Nusron Wahid.

Dalam perkembangan penyidikan, KPK telah melakukan serangkaian penggeledahan di sejumlah lokasi. Pada 17 September 2026, penyidik menggeledah sejumlah ruangan pejabat dan direktorat di lingkungan Kementerian ATR/BPN, termasuk ruangan Lampri, Dirjen Survei, Pemetaan Pertanahan dan Ruang Virgo Eresta Jaya, serta Dirjen Penetapan Hak dan Pendaftaran Tanah Asnaedi. Saat itu, KPK menyatakan tidak menggeledah ruangan Nusron Wahid.

Penggeledahan kemudian berlanjut ke sejumlah lokasi lain, termasuk kantor PT Summarecon Agung Tbk di Jakarta dan Kabupaten Bogor serta rumah Lampri. KPK juga melakukan penggeledahan di Kantor Pertanahan Kota Mojokerto, Kantor Wilayah BPN Provinsi Jawa Timur, serta sejumlah lokasi lain yang dinilai berkaitan dengan perkara.

Dengan pemanggilan Nusron pada pekan ini, pemeriksaan terhadap Menteri ATR/BPN tersebut akan menjadi salah satu tahapan penting dalam pendalaman perkara. Namun, status Nusron dalam perkara ini masih sebagai saksi dan KPK belum menetapkannya sebagai tersangka.

KPK sebelumnya juga menyampaikan bahwa pemanggilan pihak-pihak lain dilakukan berdasarkan kebutuhan penyidikan dan perkembangan alat bukti. Karena itu, pemeriksaan Nusron nantinya akan menjadi bagian dari proses penyidik untuk mengklarifikasi informasi yang dianggap relevan dengan perkara yang sedang ditangani.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Panduan Praktis Digitalisasi Pemerintahan: 5 Langkah Implementasi Efektif

    Panduan Praktis Digitalisasi Pemerintahan: 5 Langkah Implementasi Efektif

    • calendar_month Sabtu, 24 Okt 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Dengan memanfaatkan teknologi informasi, layanan publik kini dapat diakses secara online, mempercepat proses administrasi dan mengurangi biaya operasional. Transformasi ini meningkatkan transparansi, mempermudah partisipasi warga, serta memperkuat akuntabilitas lembaga pemerintah. Pada praktiknya, portal layanan terpadu dan sistem data terpusat menjadi fondasi utama bagi pemerintahan yang lebih responsif dan berbasis bukti. Transformasi layanan publik […]

  • Subsidi tepat sasaran vs. Bantuan umum: 3 perbandingan penting

    Subsidi tepat sasaran vs. Bantuan umum: 3 perbandingan penting

    • calendar_month Kamis, 22 Okt 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Subsidi tepat sasaran berarti bantuan keuangan atau barang diberikan hanya kepada kelompok yang memang membutuhkan, biasanya melalui mekanisme verifikasi data penerima yang transparan. Dengan menyesuaikan kriteria dan memanfaatkan teknologi seperti basis data kependudukan, pemerintah dapat meminimalkan pemborosan dan memastikan manfaat sampai ke pihak yang paling berhak. Ini membantu meningkatkan efisiensi anggaran dan mengurangi […]

  • Suahasil Sebut Ekonomi RI Tetap Resilien: Tumbuh 5,45%, Inflasi 3,19%

    Suahasil Sebut Ekonomi RI Tetap Resilien: Tumbuh 5,45%, Inflasi 3,19%

    • calendar_month Kamis, 24 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA — Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyebut perekonomian Indonesia masih menunjukkan ketahanan di tengah ketidakpastian geopolitik dan dinamika ekonomi global. Pemerintah melihat kondisi tersebut dari sejumlah indikator, mulai dari pertumbuhan ekonomi, inflasi, arus modal hingga kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Suahasil mengatakan ekonomi Indonesia pada semester I 2026 tumbuh 5,45 persen. Sementara itu, […]

  • 5 Strategi Kedaulatan Energi Indonesia: Solusi Nyata & Data Terkini

    5 Strategi Kedaulatan Energi Indonesia: Solusi Nyata & Data Terkini

    • calendar_month Senin, 21 Sep 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Inti dari istilah ini adalah upaya memastikan pasokan energi yang dapat diandalkan, terjangkau, dan berasal dari sumber dalam negeri, sehingga mengurangi ketergantungan pada impor. Hal ini mencakup pengembangan energi terbarukan, peningkatan infrastruktur, serta kebijakan yang mendukung kemandirian energi nasional. Indonesia masih mencari cara supaya pasokan listrik, gas, dan bahan bakar tidak selalu tergantung […]

  • Dari Lampu Minyak ke Transisi Energi Hijau: Kisah Keluarga di Desa

    Dari Lampu Minyak ke Transisi Energi Hijau: Kisah Keluarga di Desa

    • calendar_month Minggu, 4 Okt 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Peralihan ke energi hijau berarti mengganti ketergantungan pada bahan bakar fosil dengan sumber terbarukan—misalnya tenaga surya, angin, dan bioenergi—serta meningkatkan efisiensi untuk menurunkan emisi karbon. Prosesnya melibatkan kebijakan pemerintah, investasi infrastruktur, dan adaptasi perilaku konsumen, sehingga membuka jalan bagi ekonomi yang lebih berkelanjutan. Energi yang dulu hanya datang dari lampu minyak kini mulai […]

  • Kedaulatan Energi: Q&A Praktis Mengatasi 5 Tantangan Utama

    Kedaulatan Energi: Q&A Praktis Mengatasi 5 Tantangan Utama

    • calendar_month Selasa, 22 Sep 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Kedaulatan energi menekankan kemampuan suatu negara memenuhi kebutuhan energi domestik tanpa bergantung secara berlebihan pada pasokan luar. Hal ini biasanya dicapai lewat diversifikasi sumber—misalnya tenaga terbarukan, batubara, atau gas—serta pengembangan infrastruktur dan kebijakan yang mendukung produksi dalam negeri. Dengan begitu, negara dapat menjaga keamanan, stabilitas harga, dan kontrol atas aset‑strategis energi. Kedaulatan energi […]

expand_less