Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi & Bisnis » Prabowo Panggil Sejumlah Menteri ke Istana untuk Rapat Dewan Energi Nasional

Prabowo Panggil Sejumlah Menteri ke Istana untuk Rapat Dewan Energi Nasional

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month 23 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat paripurna Dewan Energi Nasional (DEN) di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (17/9/2026). Sejumlah menteri yang tergabung dalam DEN hadir dalam rapat yang membahas berbagai persoalan energi nasional tersebut.

Beberapa menteri yang terlihat tiba di kompleks Istana antara lain Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH Jumhur Hidayat, Menteri Keuangan Suahasil Nazara, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, serta Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia yang juga menjabat Ketua Harian DEN mengatakan rapat tersebut merupakan rapat paripurna bersama seluruh anggota DEN. Presiden Prabowo hadir dalam kapasitasnya sebagai Ketua DEN, sedangkan Bahlil menjalankan fungsi sebagai ketua harian.

“Hari ini, kami akan melakukan rapat paripurna dengan seluruh anggota Dewan Energi Nasional. Dewan Energi Nasional ini kan ketua, ketuanya Bapak Presiden Prabowo, dan saya sebagai ketua harian,” kata Bahlil saat tiba di Istana Merdeka.

Menurut Bahlil, anggota DEN tidak hanya berasal dari unsur pemerintah. Di dalamnya juga terdapat perwakilan pemangku kepentingan, masyarakat dan akademisi yang turut memberikan perspektif dalam pembahasan kebijakan energi nasional.

Bahlil menjelaskan, rapat paripurna yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo merupakan agenda rutin DEN. Dalam satu tahun, terdapat dua sidang yang dipimpin oleh Presiden selaku Ketua DEN, sedangkan rapat DEN lainnya dipimpin oleh Ketua Harian.

“Ini menjadi agenda rutin karena dalam setahun ada dua kali sidang yang dipimpin oleh Bapak Presiden Prabowo dalam DEN. Selebihnya rapat-rapat yang lainnya itu dipimpin langsung oleh ketua harian,” ujarnya.

Salah satu isu yang turut menjadi perhatian adalah rencana pengembangan E20, yakni bahan bakar dengan campuran etanol 20 persen. Ketika ditanya mengenai kemungkinan E20 dibahas dalam rapat tersebut, Bahlil membenarkan bahwa isu tersebut merupakan bagian dari pembahasan sektor energi.

“Bagian daripada itu. Pasti kalau kita bicara tentang Dewan Energi Nasional, seluruh bagian menyangkut dengan energi akan menjadi pembahasan nantinya,” kata Bahlil.

Dengan demikian, rapat DEN kali ini tidak hanya berkaitan dengan satu kebijakan tertentu, tetapi mencakup berbagai isu yang berhubungan dengan arah energi nasional. Pembahasan tersebut dapat mencakup ketahanan dan ketersediaan energi, kebijakan bahan bakar, transisi energi hingga pengembangan sumber energi baru.

Rapat ini juga menjadi salah satu forum penting karena DEN memiliki peran dalam merumuskan kebijakan energi nasional. Presiden Prabowo sebelumnya melantik anggota DEN dari unsur pemerintah dan pemangku kepentingan di Istana Negara pada 28 Januari 2026.

Berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 134/P Tahun 2025 dan Keputusan Presiden Nomor 6/P Tahun 2026, Bahlil Lahadalia ditetapkan sebagai Ketua Harian DEN. Sementara sejumlah menteri menjadi anggota, di antaranya Menteri Keuangan Suahasil Nazara, Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, serta Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH Jumhur Hidayat.

Rapat paripurna tersebut berlangsung di tengah perhatian pemerintah terhadap ketahanan energi nasional. Salah satu isu yang mencuat adalah pengembangan E20 yang berpotensi menjadi bagian dari kebijakan diversifikasi energi dan pemanfaatan bahan bakar berbasis nabati.

Namun, hasil akhir maupun keputusan konkret dari rapat DEN mengenai E20 dan kebijakan energi lainnya belum disampaikan secara rinci kepada publik. Pemerintah masih akan membahas berbagai aspek energi melalui forum DEN sebelum kebijakan lebih lanjut ditetapkan.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Langkah Praktis Kedaulatan Energi Rumah: Kenapa & Cara Implementasi

    Langkah Praktis Kedaulatan Energi Rumah: Kenapa & Cara Implementasi

    • calendar_month 19 jam yang lalu
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Kedaulatan energi berarti sebuah negara mampu memenuhi kebutuhan energi domestik tanpa tergantung secara signifikan pada pasokan luar, sehingga menjamin keamanan, stabilitas harga, dan kontrol atas sumber daya strategis. Hal ini biasanya dicapai lewat pengembangan energi terbarukan, diversifikasi sumber, serta investasi pada infrastruktur produksi dan distribusi dalam negeri. Kedaulatan energi memungkinkan sebuah rumah memproduksi, […]

  • KPK Geledah Kantor ATR/BPN, Ruang Nusron Wahid Belum Disentuh

    KPK Geledah Kantor ATR/BPN, Ruang Nusron Wahid Belum Disentuh

    • calendar_month 23 jam yang lalu
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai menggeledah sejumlah ruangan di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Kamis (17/9/2026). Penggeledahan dilakukan sebagai bagian dari penyidikan kasus dugaan suap terkait pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB) PT Summarecon Agung Tbk di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik melakukan penggeledahan […]

  • Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono (kiri) dan Kepala BPOM Taruna Ikrar (kanan)

    Anggaran Pengawasan MBG Dipangkas, BPOM Hanya Dapat Rp509 Miliar

    • calendar_month 23 jam yang lalu
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA – Anggaran pengawasan keamanan pangan untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diajukan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sekitar Rp1,2 triliun ternyata tidak sepenuhnya disetujui. Pemerintah hanya menyetujui anggaran sebesar Rp509 miliar untuk mendukung pengawalan keamanan pangan dalam program tersebut. Kepala BPOM Taruna Ikrar mengatakan, anggaran Rp509 miliar itu merupakan bagian dari kebutuhan […]

  • Perang Iran Kuras Anggaran AS Rp671 Triliun, Biaya Bisa Bertambah Rp53 Triliun per Bulan

    Perang Iran Kuras Anggaran AS Rp671 Triliun, Biaya Bisa Bertambah Rp53 Triliun per Bulan

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA – Konflik bersenjata Amerika Serikat (AS) dan Iran terus memberikan dampak besar terhadap anggaran Washington. Hingga 1 Agustus 2026, biaya yang telah dikeluarkan Departemen Pertahanan AS untuk konflik tersebut diperkirakan mencapai US$38 miliar atau sekitar Rp671,9 triliun. Angka tersebut terungkap dalam laporan Congressional Budget Office (CBO), lembaga nonpartisan yang berada di bawah Kongres AS. […]

  • Australia Perketat Aturan Visa, Mahasiswa Asing Terancam Tak Bisa Bawa Pasangan dan Anak

    Australia Perketat Aturan Visa, Mahasiswa Asing Terancam Tak Bisa Bawa Pasangan dan Anak

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SYDNEY – Australia memperketat kebijakan migrasinya. Pemerintah Australia akan membatasi mahasiswa asing untuk membawa pasangan dan anak selama menjalani studi di Negeri Kanguru. Kebijakan tersebut menjadi bagian dari serangkaian reformasi visa yang dilakukan pemerintah Australia untuk menekan angka migrasi bersih sekaligus merespons persoalan biaya hidup dan tekanan terhadap perumahan serta layanan publik. Namun, larangan tersebut […]

  • Kedaulatan Energi vs Impor: Banding Biaya, Keandalan, Dampak Lingkungan

    Kedaulatan Energi vs Impor: Banding Biaya, Keandalan, Dampak Lingkungan

    • calendar_month 8 jam yang lalu
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Kedaulatan energi menekankan kemampuan suatu negara untuk memenuhi kebutuhan energi domestik tanpa ketergantungan pada pasokan luar, sekaligus mengendalikan sumber daya serta infrastruktur kritis. Dengan mengoptimalkan eksplorasi, produksi, dan diversifikasi energi terbarukan, negara dapat memperkuat keamanan ekonomi serta mengurangi risiko geopolitik. Karena itu, kebijakan yang mendukung investasi dalam energi bersih dan peningkatan efisiensi menjadi […]

expand_less