Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Internasional » Menlu Sugiono Wakili Prabowo di Sidang Umum PBB, Bawa Sejumlah Agenda Strategis

Menlu Sugiono Wakili Prabowo di Sidang Umum PBB, Bawa Sejumlah Agenda Strategis

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month 23 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono akan mewakili Presiden Prabowo Subianto dalam rangkaian Sidang ke-81 Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, Amerika Serikat, pekan depan.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI Yvonne Mewengkang mengatakan Sugiono akan hadir dalam berbagai pertemuan tingkat tinggi sebagai ketua delegasi Indonesia. Presiden Prabowo tidak menghadiri langsung agenda tersebut karena akan memfokuskan perhatian pada urusan domestik.

“Menteri Luar Negeri Sugiono akan menghadiri rangkaian pertemuan tingkat tinggi pada Sidang ke-81 Majelis Umum PBB di New York pekan depan,” kata Yvonne dalam taklimat media di Jakarta, Kamis (17/9/2026).

Selama berada di New York, Sugiono dijadwalkan mengikuti sedikitnya 22 pertemuan, mulai dari sesi debat umum, pertemuan tingkat tinggi, agenda multilateral hingga pertemuan bilateral dengan sejumlah negara.

Beberapa forum yang akan diikuti antara lain pertemuan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) dan forum multilateral MIKTA. Kehadiran Indonesia dalam berbagai forum tersebut menjadi bagian dari upaya menyampaikan posisi dan kepentingan Indonesia dalam berbagai isu internasional.

Dalam Sidang Majelis Umum PBB tahun ini, Indonesia akan membawa pesan mengenai pentingnya memperkuat ketahanan nasional dan kawasan sebagai bagian dari upaya membangun ketahanan global.

Indonesia juga akan kembali menyuarakan isu perdamaian dunia, termasuk dukungan terhadap kemerdekaan Palestina. Selain itu, pemerintah ingin memperkuat posisi Indonesia sebagai negara yang dapat menjembatani berbagai kepentingan di tengah dinamika global, termasuk memperjuangkan kepentingan negara-negara berkembang.

Pesan mengenai penguatan multilateralisme dan inklusivitas juga menjadi bagian dari agenda diplomasi Indonesia dalam rangkaian sidang tersebut.

Selain mengikuti agenda resmi PBB, Indonesia juga akan memanfaatkan momentum tersebut untuk memperkuat kampanye pencalonan sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB periode 2029–2030.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui resepsi diplomatik yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Indonesia selama berada di New York.

Sidang ke-81 Majelis Umum PBB sendiri telah resmi dibuka pada 8 September 2026. Sementara itu, sesi debat umum dijadwalkan berlangsung pada 22 hingga 26 September, kemudian dilanjutkan pada 28 September 2026. Jadwal tersebut tercantum dalam agenda resmi PBB.

Pada debat umum tersebut, para kepala negara, kepala pemerintahan, dan perwakilan tingkat tinggi negara anggota PBB akan menyampaikan pandangan serta prioritas masing-masing terkait berbagai persoalan global.

Selain debat umum, agenda tingkat tinggi tahun ini juga mencakup sejumlah isu seperti pembangunan, perubahan iklim dan transisi berkeadilan, kenaikan permukaan laut, pencegahan pandemi, serta peringatan 25 tahun Deklarasi dan Program Aksi Durban.

Bagi Indonesia, kehadiran Menlu Sugiono menjadi kesempatan untuk membawa sejumlah kepentingan nasional ke forum multilateral, sekaligus memperkuat komunikasi dengan negara-negara mitra.

Dengan puluhan agenda yang dijadwalkan, rangkaian kunjungan tersebut tidak hanya berfokus pada sidang umum, tetapi juga mencakup pertemuan bilateral dan berbagai forum diplomasi yang dapat digunakan untuk menyampaikan posisi Indonesia terhadap isu-isu global.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KPK Yakin Nusron Wahid Kooperatif jika Dipanggil sebagai Saksi Kasus HGB Summarecon

    KPK Yakin Nusron Wahid Kooperatif jika Dipanggil sebagai Saksi Kasus HGB Summarecon

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meyakini Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid akan bersikap kooperatif apabila nantinya dipanggil sebagai saksi dalam perkara dugaan suap pengurusan dan pembukaan blokir hak guna bangunan (HGB) lahan Summarecon di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Keyakinan tersebut disampaikan KPK setelah empat orang yang disebut sebagai orang […]

  • Perang Iran Kuras Anggaran AS Rp671 Triliun, Biaya Bisa Bertambah Rp53 Triliun per Bulan

    Perang Iran Kuras Anggaran AS Rp671 Triliun, Biaya Bisa Bertambah Rp53 Triliun per Bulan

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA – Konflik bersenjata Amerika Serikat (AS) dan Iran terus memberikan dampak besar terhadap anggaran Washington. Hingga 1 Agustus 2026, biaya yang telah dikeluarkan Departemen Pertahanan AS untuk konflik tersebut diperkirakan mencapai US$38 miliar atau sekitar Rp671,9 triliun. Angka tersebut terungkap dalam laporan Congressional Budget Office (CBO), lembaga nonpartisan yang berada di bawah Kongres AS. […]

  • Australia Perketat Aturan Visa, Mahasiswa Asing Terancam Tak Bisa Bawa Pasangan dan Anak

    Australia Perketat Aturan Visa, Mahasiswa Asing Terancam Tak Bisa Bawa Pasangan dan Anak

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SYDNEY – Australia memperketat kebijakan migrasinya. Pemerintah Australia akan membatasi mahasiswa asing untuk membawa pasangan dan anak selama menjalani studi di Negeri Kanguru. Kebijakan tersebut menjadi bagian dari serangkaian reformasi visa yang dilakukan pemerintah Australia untuk menekan angka migrasi bersih sekaligus merespons persoalan biaya hidup dan tekanan terhadap perumahan serta layanan publik. Namun, larangan tersebut […]

  • Pecahkan Rekor, KPK Sita Rp106,3 Miliar dalam OTT Kasus HGB Summarecon,

    Pecahkan Rekor, KPK Sita Rp106,3 Miliar dalam OTT Kasus HGB Summarecon,

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencatat jumlah uang sitaan terbesar dalam operasi tangkap tangan (OTT) setelah mengamankan barang bukti senilai sekitar Rp106,3 miliar dalam kasus dugaan suap pengurusan hak guna bangunan (HGB) lahan Summarecon di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Uang tersebut menjadi salah satu barang bukti yang diamankan penyidik dalam rangkaian OTT yang berkaitan […]

  • Kisah Pak Budi: Dari Lampu Pijar ke Transisi energi hijau yang Hemat

    Kisah Pak Budi: Dari Lampu Pijar ke Transisi energi hijau yang Hemat

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Peralihan ke energi hijau berarti menggantikan bahan bakar fosil dengan sumber terbarukan—seperti tenaga surya, angin, dan biomassa—serta meningkatkan efisiensi guna menurunkan emisi karbon. Upaya ini melibatkan kebijakan pemerintah, investasi teknologi, dan perubahan pola konsumsi serta produksi agar ekonomi menjadi lebih berkelanjutan. Transisi energi hijau berarti beralih dari sumber listrik berbasis fosil ke alternatif […]

  • Enam Kali Reshuffle dalam Dua Tahun, Apa yang Sebenarnya Dicari Prabowo?

    Enam Kali Reshuffle dalam Dua Tahun, Apa yang Sebenarnya Dicari Prabowo?

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA, 17 September 2026 — Dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto belum genap, tetapi Kabinet Merah Putih telah mengalami enam kali perombakan. Pergantian terbaru kembali menjadi sorotan setelah Prabowo menunjuk Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan, menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa pada 14 September 2026. Perubahan tersebut sekaligus membuat Suahasil menjadi Menteri Keuangan ketiga pada pemerintahan Prabowo, […]

expand_less