BGN Tegaskan Penyesuaian Relawan SPPG Tak Harus Berujung PHK
- account_circle Redaksi
- calendar_month Kamis, 5 Nov 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA – Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan penyesuaian jumlah relawan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak harus berujung pada pemutusan hubungan kerja (PHK). Mitra dapat menerapkan sistem kerja bergiliran atau shifting sesuai kebutuhan pelayanan.
Juru Bicara BGN, Tysa Novenny, menjelaskan petunjuk teknis (juknis) terbaru mengatur jumlah relawan berdasarkan kapasitas produksi dan penerima manfaat setiap dapur.
“Tidak ada paksaan untuk melakukan pengurangan jumlah relawan yang membantu di setiap SPPG. Kami juga tidak meminta para SPPG untuk meng-cut atau mem-PHK para relawannya,” ujar Tysa, Kamis (5/11/2026).
Dalam aturan tersebut, SPPG yang melayani 1.000–1.499 penerima manfaat membutuhkan 15–24 relawan. Sementara dapur dengan 1.500–1.999 penerima membutuhkan 24–33 relawan.
Untuk kapasitas 2.000–2.499 penerima, jumlahnya 33–42 relawan. Adapun dapur yang melayani 2.500–2.999 penerima membutuhkan 42–47 relawan, sedangkan kapasitas 3.000 penerima atau lebih dibatasi maksimal 47 relawan.
Tysa mengatakan jumlah tersebut merupakan kebutuhan tenaga kerja harian. Karena itu, mitra dapat mengatur jadwal masuk secara bergantian agar relawan tetap memiliki pekerjaan.
Ia juga menegaskan SPPG masih diperbolehkan mempekerjakan relawan melebihi jumlah kebutuhan dalam juknis, selama biaya operasional tidak melampaui batas Rp3.000 per penerima manfaat.
Menurutnya, penyesuaian tersebut diperlukan untuk menjaga efisiensi penggunaan anggaran negara sekaligus menyesuaikan kebutuhan tenaga kerja dengan jumlah produksi makanan.
Sebelumnya, sejumlah pengelola SPPG menyampaikan keluhan terkait pengurangan relawan melalui media sosial. Beberapa di antaranya mengaku mengalami perubahan jam kerja, hari libur, hingga penghentian masa tugas akibat penyesuaian ketentuan terbaru.
- Penulis: Redaksi

Saat ini belum ada komentar