Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi & Bisnis » Pemerintah Tindak Beras Oplosan dan Siapkan Bantuan 30 Kg untuk Keluarga

Pemerintah Tindak Beras Oplosan dan Siapkan Bantuan 30 Kg untuk Keluarga

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 28 Okt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman meyakini penindakan terhadap praktik pengoplosan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dapat membantu menurunkan harga beras di pasaran.

Hal itu disampaikan Amran saat melakukan inspeksi mendadak di Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta Timur, Rabu (28/10/2026). Ia menyoroti dugaan beras SPHP yang seharusnya dijual sekitar Rp12.500 per kilogram, tetapi dikemas ulang dan dipasarkan sebagai beras premium seharga Rp17.000 per kilogram.

“Sudah pasti turun. Yang ini harganya kan harusnya Rp12.000, dijual Rp17.000. Turun enggak kalau ditangkapi kayak gini?” kata Amran.

Menurutnya, praktik tersebut perlu ditindak untuk mengungkap jaringan yang diduga terlibat. Ia menduga modus serupa terjadi di sejumlah daerah dan meminta penanganannya dilakukan secara menyeluruh.

“Ini memang ada sindikat, ada komplotan khusus mafia beras. Ini harus dibongkar seluruh Indonesia supaya konsumen, masyarakat bisa tenang,” ujarnya.

Amran menegaskan, beras SPHP merupakan instrumen pemerintah untuk menjaga pasokan dan harga agar tetap terjangkau. Pengemasan ulang untuk dijual dengan harga lebih tinggi dinilai merugikan konsumen. Pemerintah Siapkan Bantuan Beras 30 Kilogram

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyebut harga beras mengalami kenaikan tipis, sekitar Rp100 per kilogram di sejumlah tempat. Meski kecil, kenaikan tersebut dinilai dapat menambah beban pengeluaran rumah tangga.

Untuk membantu masyarakat, pemerintah berencana menyalurkan bantuan pangan berupa beras sebanyak 10 kilogram per bulan untuk periode Oktober hingga Desember 2026 secara sekaligus, sehingga penerima memperoleh total 30 kilogram.

Bantuan tersebut ditargetkan menjangkau 33,2 juta keluarga yang masuk kelompok desil 1 hingga desil 4. Total beras yang disalurkan diperkirakan mencapai sekitar 1 juta ton.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prabowo Panggil Sejumlah Menteri ke Istana untuk Rapat Dewan Energi Nasional

    Prabowo Panggil Sejumlah Menteri ke Istana untuk Rapat Dewan Energi Nasional

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat paripurna Dewan Energi Nasional (DEN) di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (17/9/2026). Sejumlah menteri yang tergabung dalam DEN hadir dalam rapat yang membahas berbagai persoalan energi nasional tersebut. Beberapa menteri yang terlihat tiba di kompleks Istana antara lain Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Menteri Lingkungan Hidup/Kepala […]

  • 5 Langkah Praktis Tingkatkan Kedaulatan Energi Nasional dengan ROI

    5 Langkah Praktis Tingkatkan Kedaulatan Energi Nasional dengan ROI

    • calendar_month 21 jam yang lalu
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Kedaulatan energi menekankan kemampuan suatu negara untuk memenuhi kebutuhan energi secara mandiri, sehingga tidak tergantung pada pasokan luar yang dapat berfluktuasi. Dengan mengembangkan sumber daya domestik—misalnya tenaga surya, panas bumi, atau batu bara—serta memperkuat jaringan distribusi, negara dapat menjamin keamanan pasokan, kestabilan harga, dan dukungan bagi pembangunan berkelanjutan. Pendekatan ini juga memperkuat posisi […]

  • Subsidi tepat sasaran vs bantuan umum: 5 kriteria pilih yang efektif

    Subsidi tepat sasaran vs bantuan umum: 5 kriteria pilih yang efektif

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Pemerintah menyalurkan subsidi tepat sasaran agar bantuan keuangan hanya sampai pada kelompok yang paling membutuhkan, biasanya melalui pemetaan data pendapatan, wilayah, atau kebutuhan khusus. Dengan cara ini, efektivitas program meningkat dan potensi kebocoran dana dapat diminimalisir. Subsidi tepat sasaran menyalurkan dana pemerintah langsung ke kelompok atau sektor yang memang paling membutuhkan, lewat mekanisme […]

  • Dasco: Kritik Malaysia-Singapura soal Kabut Asap Tak Perlu Marah

    Dasco: Kritik Malaysia-Singapura soal Kabut Asap Tak Perlu Marah

    • calendar_month Rabu, 28 Okt 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    AKARTA – Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad meminta Indonesia merespons kritik Malaysia dan Singapura terkait kabut asap lintas batas dengan tindakan nyata, bukan ketersinggungan. Pernyataan itu disampaikan Dasco dalam video resmi Pimpinan DPR RI untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Rabu (28/10/2026). “Kritik tidak perlu dibalas dengan ketersinggungan; kritik perlu dijawab dengan kerja […]

  • Rangkap Jabatan Menko dan Menteri ESDM, Bahlil Tegaskan Gaji Tetap Satu

    Rangkap Jabatan Menko dan Menteri ESDM, Bahlil Tegaskan Gaji Tetap Satu

    • calendar_month Rabu, 7 Okt 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan dirinya hanya menerima satu gaji meski kini merangkap jabatan sebagai Menteri Koordinator (Menko) Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi. Bahlil mengatakan, rangkap jabatan tersebut memang diikuti dengan penerbitan dua Keputusan Presiden (Keppres). Namun, ia memastikan tidak ada tambahan gaji yang diterimanya dari jabatan sebagai […]

  • Dari Lampu Lilin ke Panel Surya: Kisah Kedaulatan Energi Desa

    Dari Lampu Lilin ke Panel Surya: Kisah Kedaulatan Energi Desa

    • calendar_month Senin, 19 Okt 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Secara umum, konsep ini menekankan kemampuan suatu negara untuk memastikan pasokan energi yang stabil, terjangkau, dan tidak bergantung pada pihak luar. Hal ini biasanya dicapai lewat pengembangan sumber energi dalam negeri, diversifikasi sumber, serta kebijakan yang mendukung kemandirian energi. Kedaulatan energi memberi sebuah desa kemampuan untuk mengatur, memproduksi, dan memanfaatkan listriknya sendiri tanpa […]

expand_less