Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional & Politik » WNI Diiming-imingi Jadi Tentara Rusia, Dijanjikan Kontrak Rp400 Juta dan Gaji Rp50 Juta

WNI Diiming-imingi Jadi Tentara Rusia, Dijanjikan Kontrak Rp400 Juta dan Gaji Rp50 Juta

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 3 Nov 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Sejumlah warga negara Indonesia (WNI) diduga menjadi korban perekrutan tentara bayaran untuk dikirim ke Rusia. Dalam proses perekrutan, para korban dijanjikan uang kontrak sebesar Rp400 juta dan gaji bulanan Rp40 juta hingga Rp50 juta.

Direktur Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (PPA-PPO) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rita Wulandari Wibowo, mengatakan para perekrut juga menjanjikan tunjangan anak lebih dari Rp3 juta, bonus, serta sejumlah fasilitas lainnya.

Namun, janji tersebut tidak sesuai dengan kenyataan. Sebagian korban menerima bayaran jauh lebih kecil, bahkan ada yang belum menerima pembayaran hingga saat ini.

Kasus ini terungkap melalui penyidikan Polres Metro Jakarta Barat yang kemudian dikembangkan oleh Polda Metro Jaya. Berdasarkan laporan polisi, tujuh orang telah ditangkap, termasuk seorang warga negara asing (WNA) asal Rusia. Sementara itu, laporan di Polda Metro Jaya mencatat 12 korban, salah satunya telah meninggal dunia.

Rita menjelaskan, keberadaan salah satu pelaku di Indonesia terungkap setelah menerima surat kuasa untuk memberikan santunan kepada keluarga korban yang meninggal dunia. Dari penyelidikan tersebut, polisi menemukan dugaan perekrutan banyak WNI untuk dijadikan tentara bayaran di Rusia.

Para korban disebut dijanjikan pekerjaan sebagai petugas pengamanan di wilayah perbatasan dan pembangunan pertahanan di Rusia.

Kasubdit 3 Dittipid PPA-PPO Bareskrim Polri, Kombes Pol Yolanda Evalyn Sebayang, mengungkapkan perekrutan dilakukan melalui iklan di media sosial yang menawarkan berbagai jenis pekerjaan di sejumlah negara. Korban kemudian mengisi tautan pendaftaran, sebelum dihubungi dan dijemput menuju lokasi yang telah ditentukan.

Setelah tiba di lokasi, para korban baru diberi tahu bahwa pekerjaan yang ditawarkan adalah menjadi tentara bayaran di Rusia. Jika bersedia, mereka diminta menandatangani perjanjian keberangkatan. Namun, jika menolak atau meminta dipulangkan, korban diwajibkan mengganti biaya transportasi ke daerah asal masing-masing.

Berdasarkan laporan di Polres Bogor, para korban terlebih dahulu ditampung di sebuah penginapan di Desa Sukamantri, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor. Tersangka FIK dan STH berperan sebagai koordinator yang mengatur kebutuhan korban selama berada di lokasi tersebut.

Sementara itu, tersangka MBH diduga bertindak sebagai pendana. Ia membiayai proses perekrutan, penginapan, pemeriksaan kesehatan atau medical check-up (MCU), uang makan sebesar Rp50.000 per orang per hari, serta pengurusan paspor, visa, dan tiket keberangkatan.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemerintah Gelontorkan Rp1,28 Triliun untuk Buka 25 Juta Rekening Warga

    Pemerintah Gelontorkan Rp1,28 Triliun untuk Buka 25 Juta Rekening Warga

    • calendar_month Kamis, 22 Okt 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pemerintah menyiapkan anggaran Rp1,28 triliun untuk merealisasikan Program Rekening Massal yang menyasar sekitar 25 juta warga berusia di atas 17 tahun. Program ini ditujukan untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan perbankan sekaligus meningkatkan inklusi keuangan nasional. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, program tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto melalui […]

  • Airlangga ke Prabowo Ekonomi RI Tumbuh 5,45 Persen , Disebut Tertinggi di G20

    Airlangga ke Prabowo Ekonomi RI Tumbuh 5,45 Persen , Disebut Tertinggi di G20

    • calendar_month Sabtu, 24 Okt 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto melaporkan pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,45 persen kepada Presiden Prabowo Subianto. Menurut Airlangga, capaian tersebut didukung kinerja investasi dan sektor produktif, serta berada di atas rata-rata pertumbuhan ekonomi global. Dalam laporan pada Sidang Kabinet Paripurna di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (21/10/2026), Airlangga menyebut pertumbuhan ekonomi Indonesia menjadi […]

  • Pertumbuhan ekonomi daerah

    Strategi Praktis Mempercepat Pertumbuhan Ekonomi Daerah

    • calendar_month Sabtu, 31 Okt 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Nilai produksi barang dan jasa di suatu wilayah yang meningkat dari tahun ke tahun menandakan pertumbuhan ekonomi daerah, biasanya diukur lewat perubahan PDB daerah tahunan. Faktor utama meliputi investasi, infrastruktur, kualitas sumber daya manusia, serta kebijakan publik yang mendukung. Konsistensi data BPS menjadi acuan utama untuk menilai tren pertumbuhan tiap daerah. Pertumbuhan ekonomi […]

  • PNM Ajak Nasabah Mekaar Kembangkan Pertanian Urban

    PNM Ajak Nasabah Mekaar Kembangkan Pertanian Urban

    • calendar_month Minggu, 20 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DEPOK — Keterbatasan lahan menjadi persoalan yang semakin terasa bagi masyarakat yang tinggal di kawasan perkotaan padat. Rumah berdiri berdekatan, halaman semakin sempit, sementara ruang terbuka yang bisa dimanfaatkan untuk bercocok tanam nyaris tidak tersedia. Namun, kondisi tersebut tidak selalu menjadi penghalang untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga. Di sejumlah kawasan padat, ruang terbatas justru mulai […]

  • Transisi energi hijau: 5 fakta tersembunyi yang dapat ubah kebijakan

    Transisi energi hijau: 5 fakta tersembunyi yang dapat ubah kebijakan

    • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Peralihan ke energi hijau berarti menggantikan sumber fosil dengan tenaga terbarukan untuk menurunkan emisi karbon dan memperkuat ketahanan energi. Praktisi menekankan integrasi solar, angin, serta peningkatan efisiensi guna mencapai target iklim global. Di Indonesia, pemerintah menargetkan sekitar 23 % bauran listrik dari sumber terbarukan pada 2025. Transisi energi hijau mengacu pada pergeseran sistem energi […]

  • Krisis iklim: Adaptasi Mikro di Komunitas sebagai Solusi Efektif

    Krisis iklim: Adaptasi Mikro di Komunitas sebagai Solusi Efektif

    • calendar_month Minggu, 18 Okt 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Perubahan iklim yang semakin cepat akibat peningkatan emisi gas rumah kaca memicu pola cuaca ekstrim, naiknya permukaan laut, dan menurunnya keanekaragaman hayati. Dampaknya sudah terasa di sektor pertanian, kesehatan, serta ekonomi, terutama bagi komunitas yang paling rentan. Mengatasi krisis ini menuntut aksi kolektif—dari kebijakan energi bersih hingga perubahan perilaku sehari‑hari. Fenomena peningkatan suhu […]

expand_less