Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional & Politik » Pemerintah pusat siapkan solusi bagi daerah yang kesulitan fiskal

Pemerintah pusat siapkan solusi bagi daerah yang kesulitan fiskal

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 30 Okt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri bersama Kementerian Keuangan membentuk tim teknis gabungan untuk memetakan serta mengurasi solusi bagi pemerintah daerah yang mengalami kesulitan fiskal.

Langkah strategis tersebut disepakati dalam pertemuan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dengan Menteri Keuangan Suahasil Nazara di Gedung Kemendagri, Jakarta, Selasa malam.

Tito mengungkapkan pemetaan awal fokus dilakukan terhadap daerah-daerah yang ruang gerak APBD-nya sangat terbatas akibat porsi belanja pegawai yang terlampau mendominasi, yakni mencapai rentang 40 hingga 50 persen dari total anggaran daerah.

Ia menilai kondisi tingginya beban belanja pegawai tersebut menghambat efektivitas pelaksana berbagai program pembangunan prioritas pemerintah pusat di tingkat daerah yang sebetulnya sangat banyak.

Guna mengatasi kendala struktur anggaran tersebut, kata dia, Kemendagri dan Kemenkeu menurunkan tim teknis yang melibatkan lintas direktorat jenderal untuk mengkaji opsi skema penyehatan keuangan daerah secara komprehensif.

 

“Nanti ada tim teknis dari dirjen Kementerian Keuangan yang akan berkomunikasi langsung dengan Dirjen Bina Keuangan Daerah dan Dirjen Perimbangan Keuangan untuk membicarakan apa solusi konkret bagi daerah-daerah tersebut,” ujarnya.

Selain merumuskan mitigasi daerah yang mengalami keterbatasan fiskal, kedua kementerian juga menyelaraskan integrasi antara APBN dan APBD agar mampu memberikan intervensi nyata dan bertahap dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh pelosok daerah.

Upaya tersebut sebagai satu kesatuan dalam menghadirkan negara di tengah masyarakat.

“Kami bicarakan juga adalah dalam rangka pemberian insentif fiskal kepada daerah-daerah. Tahun lalu diberikan oleh Menteri Keuangan, dititipkan ke Kementerian Dalam Negeri dalam jumlah yang lumayanlah,” ujar Tito.

Sementara, Menteri Keuangan Suahasil Nazara menjelaskan alokasi insentif fiskal tersebut dirancang untuk memicu iklim kompetensi yang sehat antarkepala daerah dalam mencapai indikator-indikator pembangunan utama seperti pengendalian angka inflasi, pengentasan kemiskinan, perbaikan kualitas lingkungan, peningkatan realisasi belanja hingga penurunan angka pengangguran.

 

Ia mengatakan sebagai bentuk apresiasi sekaligus pendorong kinerja daerah, pemerintah pusat menyiapkan dana insentif daerah (DID) sementara sebesar Rp1 triliun yang telah ditetapkan dalam APBN.

“Dana insentif daerah yang dianggarkan saat ini dalam APBN, sementara ini Rp1 triliun, akan kami desain agar pemerintah daerah bekerja menuju pencapaian indikator-indikator pembangunan yang lebih baik, seperti pengendalian inflasi, dan perbaikan kualitas lingkungan,” ujar Suahasil.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Subsidi tepat sasaran vs bantuan umum: 5 kriteria pilih yang efektif

    Subsidi tepat sasaran vs bantuan umum: 5 kriteria pilih yang efektif

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Pemerintah menyalurkan subsidi tepat sasaran agar bantuan keuangan hanya sampai pada kelompok yang paling membutuhkan, biasanya melalui pemetaan data pendapatan, wilayah, atau kebutuhan khusus. Dengan cara ini, efektivitas program meningkat dan potensi kebocoran dana dapat diminimalisir. Subsidi tepat sasaran menyalurkan dana pemerintah langsung ke kelompok atau sektor yang memang paling membutuhkan, lewat mekanisme […]

  • 8 Langkah Praktis Mempercepat Transisi Energi Hijau di UMKM

    8 Langkah Praktis Mempercepat Transisi Energi Hijau di UMKM

    • calendar_month Senin, 26 Okt 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Saat ini banyak negara dan perusahaan berupaya menggantikan bahan bakar fosil dengan sumber terbarukan seperti matahari, angin, dan biomassa. Langkah ini tidak hanya mengurangi emisi karbon, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru di sektor teknologi bersih. Transisi energi hijau bagi UMKM berarti mengganti sumber listrik atau bahan bakar konvensional dengan pilihan yang lebih […]

  • MK Tak Terima Gugatan Syarat Pendidikan Gibran, Pemohon Dinilai Tak Punya Legal Standing

    MK Tak Terima Gugatan Syarat Pendidikan Gibran, Pemohon Dinilai Tak Punya Legal Standing

    • calendar_month Selasa, 6 Okt 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA — Mahkamah Konstitusi (MK) menyatakan tidak dapat menerima permohonan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) yang mempersoalkan syarat pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka saat mendaftar sebagai calon wakil presiden pada Pilpres 2024. MK menilai para pemohon tidak memiliki kedudukan hukum atau legal standing untuk mengajukan perkara tersebut. Putusan perkara Nomor 01/PHPU.PRES-XXIV/2026 dibacakan dalam sidang […]

  • BGN Heran MBG Prasmanan Dihujat, Sebut Cuci Ompreng Bagian dari Edukasi

    BGN Heran MBG Prasmanan Dihujat, Sebut Cuci Ompreng Bagian dari Edukasi

    • calendar_month Selasa, 20 Okt 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menanggapi kritik publik terkait pelibatan siswa dalam mengelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan konsep prasmanan, termasuk mencuci ompreng atau wadah makanan. Menurutnya, kegiatan tersebut dapat menjadi bagian dari edukasi dan pembentukan kebiasaan positif bagi siswa. Sudaryono mengaku heran karena praktik serupa justru mendapat respons positif ketika […]

  • Hotspot Nasional Turun Jadi 79 Titik, Enam Provinsi Prioritas Nihil

    Hotspot Nasional Turun Jadi 79 Titik, Enam Provinsi Prioritas Nihil

    • calendar_month Rabu, 28 Okt 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta, 28 Oktober 2026 – Jumlah hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi (high confidence) kembali menunjukkan tren penurunan. Berdasarkan pemantauan SiPongi Kementerian Kehutanan hingga Selasa, 27 Oktober 2026 pukul 21.00 WIB, secara nasional terdeteksi 79 hotspot, turun 14 titik dibandingkan sehari sebelumnya yang tercatat sebanyak 93 hotspot. Perkembangan positif juga terlihat pada enam provinsi prioritas pengendalian […]

  • TNI Kerahkan Prajurit Besar-besaran ke Jakarta, Ini Respons Pramono

    TNI Kerahkan Prajurit Besar-besaran ke Jakarta, Ini Respons Pramono

    • calendar_month 16 menit yang lalu
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan dukungan terhadap langkah pemerintah pusat yang mengerahkan prajurit TNI dalam jumlah besar untuk memperkuat pengamanan di Ibu Kota. Menurutnya, urusan keamanan dan pertahanan merupakan kewenangan pemerintah pusat. Hal tersebut disampaikan Pramono saat ditemui di Balai Kota Jakarta, Rabu (4/11/2026). Ia menegaskan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta siap […]

expand_less