Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional & Politik » BGN Hapus Biaya Mobil dari Operasional Dapur MBG, Mitra SPPG Wajib Menanggung

BGN Hapus Biaya Mobil dari Operasional Dapur MBG, Mitra SPPG Wajib Menanggung

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Badan Gizi Nasional (BGN) tidak lagi memasukkan biaya kendaraan distribusi makanan dalam komponen biaya operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Kendaraan untuk mendistribusikan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) kini menjadi fasilitas yang wajib disediakan oleh mitra SPPG.

Juru Bicara BGN Tysa Novenny mengatakan, kewajiban tersebut sudah berlaku sejak awal pelaksanaan program MBG. Ketentuan serupa juga berlaku untuk penyediaan bangunan dapur, peralatan memasak, dan peralatan makan.

“Mengenai kendaraan yang tidak lagi dibebankan dalam komponen biaya operasional karena memang sedari awal program MBG ini ada, kendaraan distribusi merupakan kewajiban yang harus disediakan mitra selayaknya bangunan dapur, peralatan masak dan peralatan makan,” kata Tysa melalui unggahan Instagram resmi BGN, Selasa (3/11).

Kebijakan ini menjadi bagian dari pengaturan baru biaya operasional SPPG yang dibatasi maksimal Rp3.000 per penerima manfaat. BGN menetapkan batas tersebut untuk mencegah pemborosan anggaran, setelah sebelumnya ditemukan dapur yang mengklaim biaya operasional lebih dari Rp3.000, bahkan mencapai Rp10.000 per penerima manfaat.

Dengan aturan baru, biaya operasional dihitung berdasarkan jumlah penerima manfaat yang benar-benar dilayani. Perhitungannya juga disesuaikan dengan alokasi anggaran makanan, yakni Rp13.000 untuk porsi kecil dan Rp15.000 untuk porsi besar.

Selain biaya operasional, BGN turut mengubah skema insentif fasilitas dapur SPPG. Jika sebelumnya mitra menerima insentif tetap Rp6 juta per hari, kini besarannya ditetapkan Rp2.000 per penerima manfaat dengan mempertimbangkan ketersediaan dan mutu layanan.

Tysa memastikan pembatasan biaya operasional tidak memengaruhi gaji pengawas gizi dan pengawas keuangan. Kedua komponen tersebut berada di luar plafon biaya operasional Rp3.000 per penerima manfaat dan tetap dibayarkan sesuai ketentuan.

“Komponen biaya operasional, biaya bahan baku dan biaya insentif ketersediaan mutu layanan ini dihitung dibebankan selama satu bulan,” ujarnya.

BGN juga meminta pengelola SPPG mengatur perencanaan menu, pengadaan bahan baku, operasional dapur, hingga distribusi makanan secara terukur agar anggaran yang tersedia dapat memenuhi kebutuhan penerima manfaat.

Tysa menegaskan, mitra tetap memperoleh insentif berdasarkan jumlah penerima manfaat yang dilayani. Menurutnya, skema tersebut dirancang agar mitra tidak mengalami kerugian dalam menjalankan program MBG.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Transisi energi hijau: FAQ Tantangan Nyata & Solusi Praktis bagi UMKM

    Transisi energi hijau: FAQ Tantangan Nyata & Solusi Praktis bagi UMKM

    • calendar_month Rabu, 21 Okt 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Peralihan dari bahan bakar fosil ke sumber terbarukan—seperti tenaga surya, angin, dan biomassa—serta peningkatan efisiensi penggunaan energi menjadi inti dari transisi energi hijau. Upaya ini melibatkan kebijakan pemerintah, investasi infrastruktur, dan perubahan perilaku konsumen untuk menurunkan emisi karbon dan mencapai target iklim global. Transisi energi hijau berarti mengalihkan sumber tenaga usaha kecil dari […]

  • Krisis iklim: Mengapa Solusi Desa Saya Lebih Ampuh daripada Kebijakan

    Krisis iklim: Mengapa Solusi Desa Saya Lebih Ampuh daripada Kebijakan

    • calendar_month Minggu, 27 Sep 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Perubahan suhu global yang dipercepat oleh aktivitas manusia, terutama emisi gas rumah kaca, memicu cuaca ekstrem, naiknya permukaan laut, dan ancaman pada keanekaragaman hayati. Para ilmuwan sepakat bahwa transisi ke energi bersih, konservasi hutan, dan langkah adaptasi lokal menjadi kunci utama untuk meredam dampaknya dalam beberapa dekade ke depan. Krisis iklim menandakan percepatan […]

  • Subsidi tepat sasaran

    Mengoptimalkan Subsidi Tepat Sasaran: Kiat Praktisi untuk Dampak Nyata

    • calendar_month Selasa, 27 Okt 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Program ini dirancang agar bantuan pemerintah tepat menjangkau rumah tangga atau sektor yang paling memerlukan, biasanya dengan verifikasi data kependudukan dan kriteria pendapatan. Dengan pendekatan berbasis data, alokasi dana dapat meminimalkan kebocoran dan meningkatkan efektivitas penggunaan anggaran. Contohnya, bantuan listrik pra‑bayar untuk keluarga berpenghasilan rendah yang dipilih melalui sistem BPS dan data Sensus. […]

  • Digitalisasi pemerintahan: 4 Fakta Tersembunyi & Solusi Praktis

    Digitalisasi pemerintahan: 4 Fakta Tersembunyi & Solusi Praktis

    • calendar_month Rabu, 14 Okt 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Secara umum, proses ini mengintegrasikan teknologi informasi ke dalam layanan publik, sehingga administrasi menjadi lebih cepat, transparan, dan mudah diakses warga. Dengan sistem daring, data dapat dipertukarkan antar‑instansi tanpa harus melalui kertas, mengurangi birokrasi dan biaya operasional. Hasilnya, pemerintah dapat memberi respons yang lebih tepat waktu serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengambilan kebijakan. […]

  • Suahasil Sebut Ekonomi RI Tetap Resilien: Tumbuh 5,45%, Inflasi 3,19%

    Suahasil Sebut Ekonomi RI Tetap Resilien: Tumbuh 5,45%, Inflasi 3,19%

    • calendar_month Kamis, 24 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA — Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyebut perekonomian Indonesia masih menunjukkan ketahanan di tengah ketidakpastian geopolitik dan dinamika ekonomi global. Pemerintah melihat kondisi tersebut dari sejumlah indikator, mulai dari pertumbuhan ekonomi, inflasi, arus modal hingga kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Suahasil mengatakan ekonomi Indonesia pada semester I 2026 tumbuh 5,45 persen. Sementara itu, […]

  • Harga Emas Antam Naik Lagi, Harga 1 Gram Tembus Rp2,598 Juta

    Harga Emas Antam Naik Lagi, Harga 1 Gram Tembus Rp2,598 Juta

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA, 17 September 2026 — Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mengalami kenaikan pada perdagangan Kamis, 17 September 2026. Berdasarkan data harga yang tercantum di laman Logam Mulia, harga emas Antam naik Rp5.000 dibandingkan perdagangan sebelumnya. Harga emas Antam untuk ukuran 1 gram kini mencapai Rp2.598.000. Kenaikan ini menjadi perhatian masyarakat yang […]

expand_less