Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » News » DKI Jakarta Matangkan Skema Baru Penerima Bantuan Iuran BPJS Kesehatan

DKI Jakarta Matangkan Skema Baru Penerima Bantuan Iuran BPJS Kesehatan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tengah memfinalisasi skema baru penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK) BPJS Kesehatan. Kebijakan ini menyusul rencana perubahan pembagian penerima bantuan berdasarkan kelompok desil dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengatakan, pembahasan skema tersebut saat ini sudah memasuki tahap akhir. Setelah proses finalisasi selesai, hasilnya akan disampaikan kepada DPRD DKI Jakarta dan perangkat daerah terkait.

“Untuk Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan PBI-JK yang dengan adanya perubahan desil, sekarang ini sedang dilakukan finalisasi,” kata Pramono dalam konferensi pers di Balai Kota Jakarta, Rabu.

Ia menjelaskan, Dinas Kesehatan dan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait akan dilibatkan sebelum kebijakan tersebut diumumkan kepada masyarakat.

“Dalam hal ini adalah Dinas Kesehatan, sehingga setelah final nanti akan kami sampaikan kepada publik,” ujarnya.

Sebelumnya, pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) tengah menyiapkan skema baru pembiayaan PBI-JK. Dalam rancangan tersebut, masyarakat yang masuk kelompok Desil 1 hingga 8 DTSEN ditargetkan tetap mendapatkan perlindungan jaminan kesehatan, dengan pembiayaan dibagi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menjelaskan, pembagian tanggung jawab pembiayaan dirancang berdasarkan kelompok desil. Desil 1 hingga 4 akan ditanggung pemerintah pusat melalui APBN, Desil 5 hingga 6 menjadi tanggung jawab pemerintah kabupaten/kota, sedangkan Desil 7 hingga 8 ditanggung pemerintah provinsi.

Meski demikian, Saifullah menegaskan bahwa pembagian tersebut masih dalam tahap simulasi dan pembahasan bersama kementerian serta lembaga terkait.

Ia juga menjelaskan, dalam skema yang saat ini berjalan, sekitar 156,8 juta jiwa atau 55 persen dari total penduduk telah menerima bantuan iuran jaminan kesehatan dari pemerintah.

Penerima manfaat tersebut mencakup peserta PBI, Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) yang didaftarkan pemerintah daerah, serta peserta PBPU Mandiri kelas 3.

Untuk menyempurnakan program perlindungan sosial dan memastikan bantuan tepat sasaran, Kemensos bersama Kementerian Kesehatan dan BPJS Kesehatan tengah menyusun simulasi pembagian pembiayaan berdasarkan data sosial ekonomi yang lebih akurat.

Saifullah mengatakan, langkah tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden agar bantuan pemerintah dapat menjangkau masyarakat yang paling membutuhkan.

“Presiden mengarahkan agar kita, dengan data yang akurat itu kemudian menjangkau semua yang paling membutuhkan. Dalam rangka untuk menindaklanjuti arahan Presiden itu, kita melakukan simulasi bersama dengan Kementerian Kesehatan dan BPJS Kesehatan,” tuturnya.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemenhut Dorong Pengembangan Usaha Perhutanan Sosial Berbasis Agroforestri dan Ekowisata di Jawa Timur

    Kemenhut Dorong Pengembangan Usaha Perhutanan Sosial Berbasis Agroforestri dan Ekowisata di Jawa Timur

    • calendar_month Senin, 28 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    MALANG, 28 September 2026 — Kementerian Kehutanan melalui Direktorat Pengembangan Usaha Perhutanan Sosial (PUPS) bersama Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur melaksanakan Safari Perhutanan Sosial pada 26–27 September 2026 di Kabupaten Malang dan Pasuruan. Kegiatan ini dilakukan untuk mendorong pengembangan usaha kelompok Perhutanan Sosial melalui potensi kopi berbasis agroforestri dan wisata pesisir yang berkelanjutan. Safari Perhutanan […]

  • Strategi Praktisi Optimalkan Subsidi Tepat Sasaran untuk Dampak Nyata

    Strategi Praktisi Optimalkan Subsidi Tepat Sasaran untuk Dampak Nyata

    • calendar_month Kamis, 24 Sep 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Subsidi tepat sasaran berarti pemerintah menyalurkan bantuan ke kelompok yang memang membutuhkan, biasanya melalui kriteria pendapatan atau lokasi. Dengan memanfaatkan data verifikasi, program ini berusaha meminimalkan kebocoran dan memastikan manfaat sampai ke tangan penerima yang berhak. Subsidi tepat sasaran menyalurkan bantuan pemerintah langsung ke kelompok atau individu yang memang membutuhkan, dengan verifikasi data […]

  • Kisah Desa Kami Menggapai Kedaulatan Energi dengan Panel Surya Mini

    Kisah Desa Kami Menggapai Kedaulatan Energi dengan Panel Surya Mini

    • calendar_month Sabtu, 24 Okt 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Kemampuan suatu negara untuk memenuhi kebutuhan energi secara mandiri, tanpa bergantung pada impor, menjadi inti dari kedaulatan energi. Ini mencakup pengelolaan sumber daya domestik, produksi energi dalam negeri, serta kebijakan yang menjamin keamanan dan kestabilan pasokan energi. Kedaulatan energi memberi kemampuan bagi suatu komunitas untuk memproduksi, menyimpan, dan mengatur listriknya sendiri, sehingga tidak […]

  • Transisi energi hijau: Jawaban Praktis untuk Tantangan Bisnis

    Transisi energi hijau: Jawaban Praktis untuk Tantangan Bisnis

    • calendar_month Kamis, 24 Sep 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Peralihan dari bahan bakar fosil ke sumber terbarukan serta peningkatan efisiensi energi menjadi inti gerakan ini. Langkah tersebut diharapkan menurunkan emisi karbon, mengurangi ketergantungan impor, dan membuka peluang kerja di bidang teknologi bersih. Bergerak dari pembangkit berbasis fosil ke sumber terbarukan, sekaligus meningkatkan efisiensi penggunaan energi, menjadi inti dari transisi energi hijau. Bagi […]

  • Data Langka: 3 Fakta Digitalisasi Pemerintahan Turunkan Korupsi Daerah

    Data Langka: 3 Fakta Digitalisasi Pemerintahan Turunkan Korupsi Daerah

    • calendar_month Selasa, 20 Okt 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Digitalisasi pemerintahan mempercepat layanan publik dengan mengalihkan proses manual ke platform daring, sehingga warga dapat mengakses izin, pembayaran, atau data kependudukan 24 jam tanpa harus datang ke kantor. Pendekatan ini juga meningkatkan transparansi karena data tercatat secara elektronik, meminimalisir peluang korupsi, dan memudahkan analisis kebijakan lewat integrasi sistem informasi lintas‑instansi. Dengan demikian, pemerintah menjadi […]

  • Krisis iklim vs Energi Terbarukan: Pilihan Praktis untuk Rumah Tangga

    Krisis iklim vs Energi Terbarukan: Pilihan Praktis untuk Rumah Tangga

    • calendar_month Selasa, 13 Okt 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Perubahan iklim yang semakin cepat akibat akumulasi gas rumah kaca memicu pola cuaca ekstrem, naiknya permukaan laut, dan gangguan ekosistem. Dampaknya terasa di sektor pertanian, kesehatan, serta ekonomi, sehingga menuntut aksi kolektif untuk mengurangi emisi dan memperkuat adaptasi. Suhu rata‑rata bumi terus naik, pola hujan berubah, dan frekuensi badai ekstrem meningkat; fenomena inilah […]

expand_less