Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi & Bisnis » Rangkap Jabatan Menko dan Menteri ESDM, Bahlil Tegaskan Gaji Tetap Satu

Rangkap Jabatan Menko dan Menteri ESDM, Bahlil Tegaskan Gaji Tetap Satu

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 7 Okt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan dirinya hanya menerima satu gaji meski kini merangkap jabatan sebagai Menteri Koordinator (Menko) Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi.

Bahlil mengatakan, rangkap jabatan tersebut memang diikuti dengan penerbitan dua Keputusan Presiden (Keppres). Namun, ia memastikan tidak ada tambahan gaji yang diterimanya dari jabatan sebagai Menko Hilirisasi dan Transisi Energi.

“Gaji menterinya juga cuma satu, gaji Menteri ESDM,” ujar Bahlil dalam acara Investor Daily Summit 2026 di Raffles Jakarta, Rabu (7/10/2026).

Menurut Bahlil, pembentukan struktur Kemenko Hilirisasi dan Transisi Energi tidak boleh otomatis diterjemahkan sebagai penambahan beban anggaran negara. Karena itu, operasional kementerian koordinator tersebut untuk sementara menggunakan anggaran yang berasal dari Kementerian ESDM.

“Dengan penambahan menko baru ini bukan berarti kita harus melakukan pemborosan. Saya enggak mau, saya tipe saya bukan seperti itu,” katanya.

Bahlil menjelaskan, penggunaan satu anggaran tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga efisiensi pemerintah. Meski demikian, ia menegaskan bahwa fungsi koordinasi Menko Hilirisasi dan Transisi Energi tetap memiliki ruang lingkup yang berbeda dengan tugasnya sebagai Menteri ESDM.

“Menko Hilirisasi ini karena menterinya satu (dengan Menteri ESDM), jadi kita memakai anggaran dari Kementerian ESDM,” ujar Bahlil.

Di sisi lain, Bahlil menyebut struktur kementerian yang nantinya berada di bawah koordinasi Kemenko Hilirisasi dan Transisi Energi masih dalam proses penataan. Untuk saat ini, dua kementerian yang dipastikan berada dalam koordinasinya adalah Kementerian ESDM serta Kementerian Investasi dan Hilirisasi.

Ia mengatakan masih terbuka kemungkinan satu atau dua kementerian lain yang memiliki keterkaitan erat dengan agenda hilirisasi turut masuk dalam lingkup koordinasi tersebut. Salah satu yang disebut berpotensi adalah Kementerian Perindustrian.

Menurut Bahlil, hilirisasi pada dasarnya tidak dapat dipisahkan dari agenda industrialisasi. Pembangunan industri menjadi instrumen penting untuk menciptakan nilai tambah dari sumber daya alam di dalam negeri.

“Kalau kita bicara hilirisasi kan kita bicara industrialisasi. Karena instrumen daripada hilirisasi untuk mencapai nilai tambah ya industri. Mungkin juga, mungkin ya, mungkin Kementerian Perindustrian,” kata Bahlil.

Penataan struktur Kemenko Hilirisasi dan Transisi Energi tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat koordinasi kebijakan hilirisasi, industrialisasi, energi, dan transisi energi. Pemerintah juga menekankan agar pembentukan struktur baru tidak berujung pada pemborosan anggaran, melainkan memperkuat efektivitas koordinasi antar-kementerian.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapolri Ungkap Dugaan Keterlibatan Asing dalam Karhutla, Negara Tetangga Disorot

    Kapolri Ungkap Dugaan Keterlibatan Asing dalam Karhutla, Negara Tetangga Disorot

    • calendar_month Senin, 19 Okt 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto mengungkap adanya dugaan keterlibatan pihak asing dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia. Kepolisian masih mendalami dugaan tersebut melalui penyidikan terhadap sejumlah laporan terkait kebakaran yang terjadi di berbagai wilayah. Pernyataan itu disampaikan Suyudi dalam konferensi pers seusai rapat di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (19/10/2026). Ia […]

  • Digitalisasi pemerintahan: 5 langkah praktis kurangi birokrasi

    Digitalisasi pemerintahan: 5 langkah praktis kurangi birokrasi

    • calendar_month Jumat, 23 Okt 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Melalui platform digital, layanan publik menjadi lebih cepat, transparan, dan mudah diakses, sehingga pemerintah dapat meningkatkan efisiensi serta akuntabilitas. Pendekatan ini juga memperkuat partisipasi warga dalam proses pengambilan keputusan dan mempermudah integrasi data antar‑instansi. Digitalisasi pemerintahan menghubungkan layanan publik dengan jaringan data sehingga warga dapat mengakses izin, data, atau bantuan lewat satu portal […]

  • Membongkar Rantai Pasok: Kedaulatan Energi Turunkan Harga Listrik

    Membongkar Rantai Pasok: Kedaulatan Energi Turunkan Harga Listrik

    • calendar_month Jumat, 25 Sep 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Kedaulatan energi menekankan kemampuan suatu negara untuk memenuhi kebutuhan energinya sendiri lewat sumber domestik, sehingga mengurangi ketergantungan pada impor. Para praktisi biasanya menekankan diversifikasi sumber—seperti energi terbarukan, batubara, dan gas bumi—serta kebijakan yang memperkuat infrastruktur produksi dan distribusi agar pasokan tetap stabil dan terjangkau. Dengan begitu, keamanan nasional dan pertumbuhan ekonomi dapat dijaga […]

  • Cara Cek NIK Penerima BSU Kemnaker Rp900 Ribu, Ini Status Terbarunya

    Cara Cek NIK Penerima BSU Kemnaker Rp900 Ribu, Ini Status Terbarunya

    • calendar_month Sabtu, 24 Okt 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA – Cara cek NIK penerima Bantuan Subsidi Upah (BSU) Kemnaker sebesar Rp900 ribu mulai dicari pekerja menjelang akhir 2026. Bantuan tersebut direncanakan untuk periode Oktober hingga Desember 2026, dengan nominal Rp300 ribu per bulan yang berpotensi dibayarkan sekaligus. Namun, hingga 24 Oktober 2026, pekerja masih perlu menunggu pengumuman resmi Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terkait mekanisme […]

  • Studi Kasus: Dampak Subsidi Tepat Sasaran pada Produktivitas Petani

    Studi Kasus: Dampak Subsidi Tepat Sasaran pada Produktivitas Petani

    • calendar_month Jumat, 25 Sep 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Subsidi tepat sasaran berarti bantuan pemerintah disalurkan hanya kepada penerima yang memenuhi kriteria tertentu, sehingga dana tidak menyebar ke pihak yang tidak membutuhkan. Dengan memanfaatkan data kependudukan dan mekanisme verifikasi, program seperti Kartu Indonesia Pintar atau Bantuan Pangan Non‑Tunai dapat meminimalisir kebocoran dan meningkatkan efektivitas kebijakan sosial. Dengan menyalurkan bantuan ke petani yang […]

  • Dari Listrik Padam ke Kedaulatan Energi: Cara Praktis Rumah Mandiri

    Dari Listrik Padam ke Kedaulatan Energi: Cara Praktis Rumah Mandiri

    • calendar_month Sabtu, 3 Okt 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Kemampuan sebuah negara untuk memenuhi kebutuhan energinya secara mandiri, mengurangi ketergantungan impor, serta mengendalikan produksi dan infrastruktur energi menjadi inti dari kedaulatan energi. Dengan mengoptimalkan sumber daya dalam negeri, diversifikasi energi terbarukan, dan kebijakan yang mendukung, Indonesia berupaya menjamin pasokan stabil, harga terjangkau, dan mengurangi risiko geopolitik. Kedaulatan energi berarti Anda tidak lagi […]

expand_less