Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional & Politik » Kepuasan Prabowo 65,2 Persen, Bukti Rakyat Puas Kinerja Presiden

Kepuasan Prabowo 65,2 Persen, Bukti Rakyat Puas Kinerja Presiden

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 19 Okt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Tingkat kepuasan publik terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto mencapai 65,2 persen berdasarkan survei Political and Public Institute (PPI) yang dilaksanakan pada 26 September hingga 6 Oktober 2026. Hasil tersebut dinilai menjadi sinyal positif bagi pemerintah, sekaligus pengingat bahwa peningkatan kinerja tetap diperlukan memasuki tahun ketiga pemerintahan.

Pengamat politik Hendri Satrio menilai angka kepuasan di atas 60 persen menunjukkan adanya respons positif dari masyarakat terhadap berbagai perubahan yang dilakukan pemerintah. Meski demikian, ia mengingatkan bahwa capaian tersebut belum cukup menjadi alasan untuk berpuas diri.

“Memang sih ada beberapa perubahan yang dilakukan, dan tentunya hasil kepuasan 60-an persen itu jauh lebih baik dibandingkan hasil lembaga survei lainnya. Dan ini merupakan sinyal positif juga buat pemerintahan yang sedang melakukan pembenahan,” ujar Hendri Satrio, Senin (19/10/2026).

Akademisi Universitas Paramadina yang akrab disapa Hensa itu menilai, setelah dua tahun berjalan, pemerintahan Prabowo perlu menjadikan momentum menuju tahun ketiga sebagai kesempatan untuk memperkuat hasil kerja dan memperbaiki kebijakan yang belum optimal.

Menurutnya, tingkat kepuasan publik sebesar 65,2 persen masih menyisakan ruang bagi pemerintah untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan program serta memastikan manfaat kebijakan dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

“Dua tahun pemerintahan dengan kepuasan di angka 60-an persen tentunya masih kurang memuaskan bagi pemerintah. Setelah 20 Oktober ini, perjalanan menuju tahun ketiga harusnya bisa diperbaiki lagi,” kata Hensa.

Survei PPI tersebut melibatkan 1.200 responden yang tersebar di 38 provinsi. Penelitian dilaksanakan dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error sebesar 2,83 persen.

Selain mengukur kepuasan terhadap pemerintahan, survei itu mencatat tingkat kepercayaan masyarakat kepada pemerintah mencapai 67 persen. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan tingkat kepuasan publik yang berada di angka 65,2 persen.

Hensa menilai perbedaan kedua angka tersebut menunjukkan bahwa kepercayaan masyarakat masih menjadi modal bagi pemerintah untuk melanjutkan pembenahan. Namun, kepercayaan tersebut perlu dijawab melalui kinerja yang nyata dan terukur.

“Kepercayaan 67 persen itu sedikit lebih tinggi dari angka kepuasannya. Artinya, masyarakat masih menaruh harapan dan memberi kesempatan kepada pemerintah. Kepercayaan ini harus dijawab dengan kerja nyata di tahun ketiga, jangan sampai disia-siakan,” tandasnya.

Memasuki tahun ketiga pemerintahan, tantangan bagi pemerintah tidak hanya mempertahankan tingkat kepercayaan masyarakat, tetapi juga memastikan kebijakan dan program prioritas berjalan efektif. Capaian survei dapat menjadi salah satu bahan evaluasi, sementara perbaikan kinerja dan hasil nyata bagi masyarakat tetap menjadi tolok ukur penting dalam perjalanan pemerintahan selanjutnya.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 5 Langkah Praktis Transisi Energi Hijau: Mengapa & Cara Implementasi

    5 Langkah Praktis Transisi Energi Hijau: Mengapa & Cara Implementasi

    • calendar_month Selasa, 22 Sep 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Sebagai respons terhadap perubahan iklim, banyak negara kini beralih dari pembangkit berbasis batu bara dan minyak ke sumber terbarukan seperti tenaga surya, angin, dan biomassa. Proses ini melibatkan penataan kebijakan, investasi infrastruktur, serta peningkatan efisiensi energi untuk menurunkan emisi karbon secara signifikan. Transisi energi hijau mengacu pada pergeseran sistem energi dari sumber fosil […]

  • Studi Kasus: Kedaulatan Energi Turunkan Biaya Industri di Jawa Barat

    Studi Kasus: Kedaulatan Energi Turunkan Biaya Industri di Jawa Barat

    • calendar_month Senin, 28 Sep 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Kedaulatan energi menekankan kemampuan sebuah negara untuk memenuhi kebutuhan energi domestik tanpa tergantung pada pasokan luar, sehingga mengamankan stabilitas harga dan pasokan. Hal ini biasanya dicapai lewat pengembangan sumber energi terbarukan, diversifikasi sumber, serta investasi infrastruktur produksi dan distribusi dalam negeri. Kedaulatan energi memberi kemampuan bagi sebuah wilayah untuk memproduksi, mendistribusikan, dan mengelola […]

  • Pajak Marketplace Mulai Berlaku 1 November, Ini Penjual yang Tidak Dipungut PPh 22

    Pajak Marketplace Mulai Berlaku 1 November, Ini Penjual yang Tidak Dipungut PPh 22

    • calendar_month Minggu, 20 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA — Pelaku usaha yang berjualan melalui marketplace perlu kembali memperhatikan ketentuan perpajakan digital. Pemerintah akan mulai memberlakukan pemungutan PPh Pasal 22 melalui platform lokapasar atau marketplace pada 1 November 2026, setelah masa penundaan kebijakan berakhir pada 31 Oktober 2026. Direktur Jenderal Pajak Bimo Wijayanto mengatakan penerapan kebijakan tersebut tetap memperhatikan kesiapan masing-masing platform. Pemerintah […]

  • 5 Langkah Praktis Tingkatkan Kedaulatan Energi Nasional dengan ROI

    5 Langkah Praktis Tingkatkan Kedaulatan Energi Nasional dengan ROI

    • calendar_month Selasa, 3 Nov 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Kedaulatan energi menekankan kemampuan suatu negara untuk memenuhi kebutuhan energi secara mandiri, sehingga tidak tergantung pada pasokan luar yang dapat berfluktuasi. Dengan mengembangkan sumber daya domestik—misalnya tenaga surya, panas bumi, atau batu bara—serta memperkuat jaringan distribusi, negara dapat menjamin keamanan pasokan, kestabilan harga, dan dukungan bagi pembangunan berkelanjutan. Pendekatan ini juga memperkuat posisi […]

  • Transisi energi hijau: 3 strategi lapangan yang mengurangi biaya 30%

    Transisi energi hijau: 3 strategi lapangan yang mengurangi biaya 30%

    • calendar_month Sabtu, 26 Sep 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Peralihan ke sumber energi bersih seperti tenaga surya, angin, dan biomassa menandai upaya global mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil serta menurunkan emisi karbon. Langkah ini tidak hanya mendukung target iklim, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi industri lokal melalui investasi teknologi hijau. Transisi energi hijau berarti mengganti sumber listrik tradisional dengan […]

  • Perjalanan Seorang Petani Menghadapi Krisis Iklim dan Cara Bertahan

    Perjalanan Seorang Petani Menghadapi Krisis Iklim dan Cara Bertahan

    • calendar_month Jumat, 30 Okt 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Fenomena ini muncul akibat peningkatan suhu global yang dipicu oleh emisi gas rumah kaca, terutama dari pembakaran bahan bakar fosil dan deforestasi. Dampaknya meliputi cuaca ekstrem, naiknya permukaan laut, dan gangguan ekosistem yang mengancam ketahanan pangan serta kesehatan manusia. Krisis iklim mempercepat perubahan pola hujan, suhu, dan frekuensi badai, sehingga produksi pertanian menjadi […]

expand_less