Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » News » BGN: Sekolah Negeri Harus Satu Suara Soal Penerimaan MBG, Wali Murid Diminta Sepakat

BGN: Sekolah Negeri Harus Satu Suara Soal Penerimaan MBG, Wali Murid Diminta Sepakat

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Badan Gizi Nasional (BGN) menjelaskan ketentuan penerimaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah negeri. Jika sebuah sekolah negeri memutuskan menerima program tersebut, penerimaannya harus berlaku secara menyeluruh dan tidak bisa hanya diikuti oleh sebagian siswa.

Kepala BGN Sudaryono mengatakan ketentuan tersebut merupakan hasil pembahasan antara BGN, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), serta Kementerian Koordinator Bidang Pangan.

“Kalau sekolah negeri itu harus iya, iya semua. Mana kalau tidak, tidak semua,” kata Sudaryono dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi IX DPR RI di Jakarta, Kamis (17/9/2026).

Menurut Sudaryono, skema yang berlaku sementara mengharuskan adanya kesepakatan bersama apabila sekolah negeri akan menerima maupun menolak layanan MBG. Dengan demikian, tidak dimungkinkan dalam satu sekolah terdapat sebagian siswa yang menerima MBG sementara sebagian lainnya menolak karena alasan tertentu.

“Untuk sekolah negeri ini kalau menerima, menerima semua, tapi kalau misalnya tidak, tidak semua. Itu keputusan sementara adalah seperti itu,” ujarnya.

Ia memberikan gambaran bahwa keputusan tersebut tidak didasarkan pada kondisi ekonomi masing-masing siswa. Misalnya, apabila dalam satu sekolah terdapat siswa yang dinilai mampu dan siswa lain yang membutuhkan bantuan, penerimaan MBG tetap harus mengikuti keputusan bersama sekolah dan seluruh wali murid.

“Jadi tidak mungkin dalam satu sekolah katakanlah 70 persen misalnya mampu, 30 persen nggak mampu, kemudian kalau memang iya, konsensusnya harus sekolah beserta seluruh wali muridnya harus sepakat,” kata Sudaryono.

Ketentuan tersebut menjadi bagian dari penataan sasaran penerima manfaat MBG yang saat ini dilakukan BGN. Sebelumnya, BGN mengeluarkan 1.653 satuan pendidikan dari daftar penerima manfaat. Berdasarkan keterangan resmi BGN, mayoritas satuan pendidikan yang dikeluarkan merupakan sekolah swasta bertaraf internasional, satuan pendidikan yang memiliki kerja sama dengan institusi tertentu, serta sekolah yang dinilai sudah mandiri secara finansial dan tidak bergantung pada dana BOS.

Setelah pemutakhiran tersebut, BGN menyatakan perluasan layanan MBG akan diarahkan secara bertahap kepada kelompok dan wilayah yang memiliki kebutuhan lebih tinggi, termasuk daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) serta wilayah dengan angka stunting yang tinggi.

“Dan sudah kami umumkan sebanyak 1.653 sekolah ditetapkan tidak lagi menerima MBG dan layanan akan semakin diarahkan ke kelompok yang membutuhkan termasuk wilayah 3T,” ujar Sudaryono.

Kebijakan ini menunjukkan bahwa pemerintah saat ini tidak hanya melakukan perluasan cakupan MBG, tetapi juga melakukan penyesuaian sasaran penerima agar layanan lebih diarahkan kepada kelompok dan wilayah yang menjadi prioritas.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Krisis iklim: Kebijakan Tersembunyi yang Memperburuk Bencana & Solusi

    Krisis iklim: Kebijakan Tersembunyi yang Memperburuk Bencana & Solusi

    • calendar_month Kamis, 22 Okt 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Perubahan iklim yang dipercepat oleh emisi gas rumah kaca menyebabkan cuaca ekstrem, naiknya permukaan laut, serta menekan ekosistem dan ketahanan pangan. Para ilmuwan dan praktisi menyarankan transisi energi bersih, konservasi hutan, dan adaptasi komunitas sebagai langkah mendesak untuk meredam dampaknya. Temperatur rata‑rata global sudah melampaui batas yang stabil selama beberapa dekade terakhir, sementara […]

  • Sidang Sengketa Ijazah Gibran di MK, Pemohon Ungkap Sejumlah Kasus Diskualifikasi di Negara Lain

    Sidang Sengketa Ijazah Gibran di MK, Pemohon Ungkap Sejumlah Kasus Diskualifikasi di Negara Lain

    • calendar_month Kamis, 24 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA — Persidangan sengketa persyaratan pendidikan Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presiden pada Pilpres 2024 di Mahkamah Konstitusi (MK) turut membahas sejumlah putusan pengadilan di negara lain yang pernah membatalkan pencalonan atau hasil pemilihan pejabat publik karena persoalan persyaratan pencalonan maupun pelaksanaan pemilu. Contoh tersebut disampaikan pemohon perkara Nomor 01/PHPU.PRES-XXIV/2026, Denny Indrayana, dalam persidangan […]

  • Dari Lampu Minyak ke Transisi Energi Hijau: Kisah Keluarga di Desa

    Dari Lampu Minyak ke Transisi Energi Hijau: Kisah Keluarga di Desa

    • calendar_month Minggu, 4 Okt 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Peralihan ke energi hijau berarti mengganti ketergantungan pada bahan bakar fosil dengan sumber terbarukan—misalnya tenaga surya, angin, dan bioenergi—serta meningkatkan efisiensi untuk menurunkan emisi karbon. Prosesnya melibatkan kebijakan pemerintah, investasi infrastruktur, dan adaptasi perilaku konsumen, sehingga membuka jalan bagi ekonomi yang lebih berkelanjutan. Energi yang dulu hanya datang dari lampu minyak kini mulai […]

  • MA Batalkan Konferensi Pers soal Putusan Suket Ijazah Pendidikan Gibran

    MA Batalkan Konferensi Pers soal Putusan Suket Ijazah Pendidikan Gibran

    • calendar_month Senin, 2 Nov 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA – Mahkamah Agung (MA) membatalkan konferensi pers terkait putusan kasasi perkara nomor 742 K/TUN/2026 mengenai gugatan Surat Keterangan (Suket) penyetaraan pendidikan SMA Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Kepala Biro Hukum dan Humas MA, Andi Julia Cakrawala, mengatakan konferensi pers yang semula dijadwalkan pada Senin (2/11/2026) ditunda hingga pemberitahuan lebih lanjut. “Konferensi pers pada hari […]

  • Subsidi tepat sasaran

    Strategi Praktis Subsidi Tepat Sasaran yang Mengubah Hasil Lapangan

    • calendar_month Rabu, 14 Okt 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Subsidi tepat sasaran berfokus pada penyaluran bantuan kepada kelompok yang memang membutuhkan, sehingga manfaatnya tidak menyebar ke pihak yang tidak berhak. Pemerintah biasanya mengandalkan data kependudukan, verifikasi pendapatan, atau mekanisme kartu pintar untuk memastikan bantuan sampai pada rumah tangga berpendapatan rendah, petani kecil, atau pencari kerja. Subsidi tepat sasaran menyalurkan bantuan pemerintah langsung […]

  • Prabowo bangga timnas Indonesia tak menyerah sampai detik terakhir

    Prabowo bangga timnas Indonesia tak menyerah sampai detik terakhir

    • calendar_month Selasa, 6 Okt 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto mengaku bangga dan bersyukur melihat perjuangan Timnas Indonesia yang mampu bertahan hingga detik-detik terakhir saat menghadapi Thailand dalam final FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (5/10/2026) malam. Bagi Prabowo, perjuangan tersebut menjadi gambaran semangat pantang menyerah yang akhirnya membawa Indonesia meraih gelar juara. […]

expand_less