Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional & Politik » Menhut Raja Juli Antoni Bekukan Izin Enam Perusahaan Terkait Karhutla, Total 32 Perusahaan Dikenai Sanksi

Menhut Raja Juli Antoni Bekukan Izin Enam Perusahaan Terkait Karhutla, Total 32 Perusahaan Dikenai Sanksi

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 22 Okt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, 21 Oktober 2026 — Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni mengumumkan pembekuan izin enam perusahaan yang terkait dengan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah. Dengan penambahan tersebut, total 32 perusahaan telah dikenai tindakan administratif dengan cakupan konsesi mencapai 1.931.115 hektare.

Pengumuman tersebut disampaikan Menhut saat memberikan keterangan pers menjelang Sidang Kabinet Paripurna di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (21/10/2026).

“Pada hari ini, kami umumkan kembali pembekuan disertai paksaan pemulihan ekosistem hutan terhadap enam perusahaan,” ujar Raja Juli Antoni.

Keenam perusahaan tersebut adalah PT Hasil Kalimantan Jaya dan PT Taiyoung Enggreen di Kabupaten Gunung Mas, PT Hutan Produksi Lestari di Kabupaten Kapuas, PT Ramang Agro Lestari, PT Puspa Warna Cemerlang, dan PT Sinergi Hutan Sejati di Kabupaten Barito Utara.

Menhut menegaskan bahwa penegakan hukum karhutla harus menyasar seluruh pihak yang terbukti melanggar, termasuk korporasi, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

“Clear perintah Bapak Presiden bahwa penegakan hukum tidak boleh hanya tajam ke bawah tapi tumpul ke atas. Tidak saja mengena kepada orang-orang kecil, petani-petani kecil, tetapi juga kepada korporasi,” tegasnya.

Hingga 21 Oktober 2026, sekitar 120 kasus sedang berproses di Kementerian Kehutanan. Menhut juga telah berkoordinasi dengan Kapolri untuk memperkuat penanganan perkara, yang akan dilanjutkan melalui koordinasi dengan Badan Reserse Kriminal Polri.

Selain sanksi administratif, proses pidana juga dimungkinkan apabila ditemukan bukti pelanggaran yang memenuhi unsur hukum.

“Kami tidak tertutup kemungkinan perusahaan ini proses pidana jika ada arah ke sana,” ujarnya.

Kementerian Kehutanan terus memperkuat pengendalian karhutla melalui penegakan hukum, pencegahan, pemantauan, dan koordinasi lintas sektor. Pelibatan Masyarakat Peduli Api, masyarakat adat, kelompok tani hutan, serta relawan turut diperkuat untuk mendukung deteksi dini dan penanganan kebakaran di tingkat tapak.

Melalui langkah terpadu ini, Kementerian Kehutanan berkomitmen melindungi kawasan hutan, mencegah berulangnya karhutla, dan memastikan pemegang izin bertanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PAM JAYA Buka Sayembara Nama dan Logo Anak Usaha, Masyarakat hingga Desainer Bisa Ikut

    PAM JAYA Buka Sayembara Nama dan Logo Anak Usaha, Masyarakat hingga Desainer Bisa Ikut

    • calendar_month Rabu, 21 Okt 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA – PAM JAYA membuka kesempatan bagi masyarakat umum, mahasiswa, praktisi desain grafis, hingga studio kreatif untuk berpartisipasi dalam sayembara pemilihan nama, logo, dan identitas visual anak usaha perusahaan. Kegiatan ini merupakan bagian dari langkah transformasi PAM JAYA dalam mempersiapkan pembentukan anak usaha yang akan mendukung pengembangan bisnis inti perusahaan. Melalui sayembara tersebut, PAM JAYA […]

  • Tujuh Provinsi Terdampak Karhutla Terima Bantuan Rp1,23 Triliun dari Pemerintah

    Tujuh Provinsi Terdampak Karhutla Terima Bantuan Rp1,23 Triliun dari Pemerintah

    • calendar_month Jumat, 23 Okt 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pemerintah pusat menyalurkan bantuan anggaran sebesar Rp1,235 triliun untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tujuh provinsi. Dana tersebut ditujukan untuk mempercepat penanganan darurat sekaligus melindungi masyarakat yang terdampak. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Sugiono mengatakan, tujuh provinsi penerima bantuan meliputi Sumatera Selatan, Jambi, Kalimantan Tengah, Kalimantan […]

  • Subsidi tepat sasaran vs bantuan umum: 3 perbandingan kunci, pilih

    Subsidi tepat sasaran vs bantuan umum: 3 perbandingan kunci, pilih

    • calendar_month Kamis, 15 Okt 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Subsidi tepat sasaran ialah kebijakan yang menyalurkan bantuan langsung kepada kelompok berpendapatan rendah atau rentan, berdasarkan verifikasi data kependudukan dan kriteria sosial‑ekonomi yang jelas. Dengan menitikberatkan pada pemetaan kebutuhan, program ini berupaya meminimalkan pemborosan serta meningkatkan dampak positif bagi penerima yang benar‑benar membutuhkan. Subsidi tepat sasaran menargetkan penerima manfaat yang memang membutuhkan bantuan, […]

  • Kedaulatan Energi: 3 Kendala Pasokan yang Jarang Terungkap

    Kedaulatan Energi: 3 Kendala Pasokan yang Jarang Terungkap

    • calendar_month Minggu, 18 Okt 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Intinya, kedaulatan energi menekankan kemampuan suatu negara untuk memenuhi kebutuhan energinya secara mandiri, mengurangi ketergantungan pada impor, serta mengendalikan sumber daya dan kebijakan energi sendiri. Dengan begitu, stabilitas ekonomi, keamanan nasional, dan transisi ke energi bersih dapat dijaga. Ketika Indonesia mampu mengatur semua tahapan energi—eksplorasi, produksi, distribusi, hingga konsumsi—kita menyebutnya kedaulatan energi, sebuah […]

  • Pak Budi Transformasi Usaha Kecil: Rahasia Transisi Energi Hijau

    Pak Budi Transformasi Usaha Kecil: Rahasia Transisi Energi Hijau

    • calendar_month Minggu, 25 Okt 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Ini berarti menggeser ketergantungan pada minyak, batu bara, dan gas ke energi terbarukan yang lebih bersih. Tujuannya adalah menurunkan emisi karbon, meningkatkan ketahanan energi, serta menciptakan lapangan kerja hijau bagi generasi mendatang. Transisi energi hijau mengacu pada peralihan sumber daya listrik usaha dari pembangkit berbahan bakar fosil ke alternatif yang lebih bersahabat dengan […]

  • Panduan 5 Langkah Transisi Energi Hijau: Mengapa & Cara Praktis

    Panduan 5 Langkah Transisi Energi Hijau: Mengapa & Cara Praktis

    • calendar_month Minggu, 18 Okt 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Peralihan dari sumber energi fosil ke energi terbarukan, seperti tenaga surya, angin, dan biomassa, menjadi inti transisi energi hijau; langkah ini ditujukan mengurangi emisi karbon dan menjaga kelestarian lingkungan. Praktiknya melibatkan kebijakan pemerintah, investasi teknologi bersih, serta perubahan pola konsumsi di sektor industri dan rumah tangga. Transisi energi hijau berarti mengalihkan pemakaian listrik […]

expand_less