Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional & Politik » Pengangguran RI Turun 77 Ribu Orang, MagangHub Serap 46 Ribu Tenaga Kerja

Pengangguran RI Turun 77 Ribu Orang, MagangHub Serap 46 Ribu Tenaga Kerja

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah pengangguran di Indonesia berkurang sebanyak 77 ribu orang pada Agustus 2026. Penurunan ini sejalan dengan meningkatnya penyerapan tenaga kerja, salah satunya melalui program MagangHub yang diselenggarakan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker).

Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, Moh. Edy Mahmud, mengungkapkan jumlah angkatan kerja Indonesia pada Agustus 2026 mencapai 155,37 juta orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 147,98 juta orang telah bekerja. Angka ini bertambah 1,44 juta orang dibandingkan periode yang sama pada 2025.

Edy menjelaskan, peserta program MagangHub yang menerima bayaran turut dikategorikan sebagai penduduk bekerja dalam perhitungan statistik ketenagakerjaan.

“MagangHub dibayar, jadi termasuk bekerja, sehingga secara konsep memang program MagangHub akan berkontribusi terhadap total penduduk yang bekerja,” ujar Edy dalam konferensi pers, Kamis (5/11/2026).

Ia menyebutkan, pelaksanaan batch pertama MagangHub pada Agustus 2026 berhasil menyerap sekitar 46 ribu tenaga kerja.

“Program MagangHub Kemenaker menyerap tenaga kerja sebanyak 46 ribu tenaga kerja pada batch 1 Agustus 2026,” katanya.

Berdasarkan lapangan usaha, sektor pertanian masih menjadi penyerap tenaga kerja terbesar dengan kontribusi mencapai 28,2 persen. Berikutnya, sektor perdagangan besar dan eceran menyumbang 17,86 persen, disusul industri sebesar 13,75 persen.

Dari sisi status pekerjaan, pekerja informal masih mendominasi dengan porsi 57,93 persen. Sementara itu, pekerja formal tercatat sebesar 42,07 persen.

Meski demikian, jumlah pekerja formal menunjukkan peningkatan sebanyak 410 ribu orang. Dari sebelumnya 61,84 juta orang pada Agustus 2025 menjadi 62,25 juta orang pada Agustus 2026.

Sementara berdasarkan tingkat pendidikan, mayoritas penduduk bekerja merupakan lulusan SD ke bawah dengan proporsi 33,89 persen. Posisi berikutnya ditempati lulusan SMA sebesar 21,87 persen dan lulusan SMP sebanyak 16,99 persen.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 5 Langkah Praktis Manfaatkan Subsidi Tepat Sasaran untuk UMKM

    5 Langkah Praktis Manfaatkan Subsidi Tepat Sasaran untuk UMKM

    • calendar_month Jumat, 16 Okt 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Program ini menyalurkan bantuan ke kelompok yang memang paling membutuhkan, biasanya melalui mekanisme verifikasi data kependudukan atau kriteria ekonomi yang jelas. Dengan menargetkan penerima secara tepat, pemerintah berupaya meminimalkan kebocoran anggaran dan meningkatkan dampak sosial, seperti peningkatan akses pendidikan atau kesehatan bagi rumah tangga berpendapatan rendah. Pendekatan ini pun biasanya melibatkan koordinasi lintas‑lembaga […]

  • Menhut pimpin operasi di Kalimantan Barat, Operasi Modifikasi Cuaca Diperkuat

    Menhut pimpin operasi di Kalimantan Barat, Operasi Modifikasi Cuaca Diperkuat

    • calendar_month Sabtu, 24 Okt 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta, 24 Oktober 2026 – Kementerian Kehutanan bersama para pihak terus memperkuat operasi pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui pemadaman darat, operasi udara, serta Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). Penguatan operasi dilakukan dengan memanfaatkan meningkatnya potensi pertumbuhan awan untuk membantu penanganan karhutla di wilayah Sumatera dan Kalimantan. Berdasarkan pemantauan SiPongi Kementerian Kehutanan hingga Jumat, 23 […]

  • Zulhas Usul Kuliah di PTN Gratis, Prabowo Langsung Setuju

    Zulhas Usul Kuliah di PTN Gratis, Prabowo Langsung Setuju

    • calendar_month Minggu, 20 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta – Biaya pendidikan di perguruan tinggi negeri menjadi perhatian dalam perayaan HUT ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN). Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan atau Zulhas menyampaikan keluhan mahasiswa dan calon mahasiswa mengenai mahalnya biaya masuk melalui jalur mandiri. Presiden Prabowo Subianto pun menyatakan persetujuan dan berencana membawa gagasan pendidikan negeri gratis ke rapat terbatas pemerintah. […]

  • Capaian Pangan Prabowo-Gibran: Produksi Padi Naik 13,29%, Cadangan Beras 4,6 Juta Ton

    Capaian Pangan Prabowo-Gibran: Produksi Padi Naik 13,29%, Cadangan Beras 4,6 Juta Ton

    • calendar_month Selasa, 20 Okt 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA – Dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, pemerintah terus memperkuat ketahanan pangan melalui peningkatan produksi, penguatan cadangan beras, pembangunan irigasi, dan modernisasi pertanian. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat produksi padi nasional pada 2025 mencapai 60,21 juta ton gabah kering giling (GKG), naik 13,29% dibandingkan 2024. Produksi beras untuk […]

  • Dudung Tegaskan Pemerintah Tangani Karhutla, Minta Masyarakat Tak Terpengaruh Isu

    Dudung Tegaskan Pemerintah Tangani Karhutla, Minta Masyarakat Tak Terpengaruh Isu

    • calendar_month Senin, 19 Okt 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Dudung Abdurachman menegaskan pemerintah terus berupaya menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Indonesia. Ia meminta masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang menggambarkan seolah-olah pemerintah tidak melakukan upaya penanganan. “Jangan kemudian termakan dengan isu-isu yang seakan-akan kami tidak berbuat,” kata Dudung di […]

  • Studi Kasus PLTU di Jawa Barat: Pelajaran Kedaulatan Energi untuk UMKM

    Studi Kasus PLTU di Jawa Barat: Pelajaran Kedaulatan Energi untuk UMKM

    • calendar_month Senin, 5 Okt 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Kemampuan suatu negara untuk memenuhi kebutuhan energi secara mandiri, mengurangi ketergantungan impor, dan mengontrol sumber daya energi dalam negeri menjadi inti kedaulatan energi. Oleh karena itu, banyak pemerintah fokus pada pengembangan energi terbarukan, diversifikasi sumber, serta kebijakan strategis untuk menjamin keamanan pasokan dan kestabilan harga. Secara singkat, kedaulatan energi menandakan kemampuan suatu wilayah—termasuk […]

expand_less