Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional & Politik » Nusron Wahid Tak Masuk Agenda Pemeriksaan KPK Hari Ini, Pemanggilan Ulang Masih Dikaji

Nusron Wahid Tak Masuk Agenda Pemeriksaan KPK Hari Ini, Pemanggilan Ulang Masih Dikaji

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 28 Okt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid tidak tercantum dalam agenda pemeriksaan saksi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu, 28 Oktober 2026.

Berdasarkan agenda pemeriksaan yang dibagikan Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, tidak terdapat jadwal pemeriksaan Nusron. Agenda tersebut juga tidak mencantumkan pemeriksaan saksi dalam perkara dugaan korupsi di lingkungan Kementerian ATR/BPN pada hari ini.

Sebelumnya, Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman, menyebut Nusron telah dikirimi surat panggilan untuk hadir pada tanggal tersebut. Informasi itu, menurut Boyamin, diperoleh dari dua pihak yang dinilainya memiliki tingkat kepercayaan tinggi.

Boyamin berharap Nusron memenuhi panggilan penyidik. Jika kembali tidak hadir, ia meminta KPK menerbitkan surat perintah membawa atau melakukan penjemputan paksa.

KPK Masih Mengkaji Alasan Ketidakhadiran Nusron

KPK sebelumnya menyatakan bahwa jadwal pemanggilan ulang Nusron masih menjadi pertimbangan penyidik. Budi Prasetyo mengatakan, penyidik masih menelaah alasan ketidakhadiran Nusron dalam dua penjadwalan pemeriksaan sebelumnya.

KPK juga menyatakan akan menyampaikan informasi kepada publik apabila jadwal pemanggilan terhadap Nusron telah dipastikan.

Dengan tidak tercantumnya nama Nusron dalam agenda pemeriksaan pada Rabu, 28 Oktober 2026, belum ada kepastian mengenai waktu pemeriksaan berikutnya.

Kasus Bermula dari OTT pada September 2026

Perkara dugaan korupsi di lingkungan Kementerian ATR/BPN ini bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK pada Senin, 14 September 2026. Dalam operasi tersebut, tim KPK mengamankan 19 orang dari wilayah Jabodetabek.

Dari rangkaian OTT itu, KPK mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk uang tunai dengan nilai keseluruhan yang disebut mencapai sekitar Rp106,3 miliar.

Uang tersebut antara lain ditemukan di rumah Arif dalam beberapa koper berwarna merah. Barang bukti itu terdiri dari Rp31,86 miliar, 2.611.500 dolar Amerika Serikat, 1.974.500 dolar Singapura, 910 Riyal Arab Saudi, dan 981 Ringgit Malaysia.

Selain itu, penyidik menemukan uang tunai Rp896 juta di rumah Rizal Pahlevi, Rp8 juta di rumah Zimamanun, serta Rp49,5 juta di rumah Sontang.

Delapan Orang Ditetapkan sebagai Tersangka

Setelah menemukan dugaan tindak pidana dan menilai alat bukti telah mencukupi, KPK menetapkan delapan orang sebagai tersangka dalam perkara tersebut.

Mereka adalah Lampri, selaku Direktur Jenderal Penataan Agraria dan Tata Ruang (PPTR) Kementerian ATR/BPN; Sontang Coin Manurung, selaku Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor I; serta Adrianto Pitojo Adi, selaku Direktur Utama PT Summarecon Agung Tbk.

Lima tersangka lainnya terdiri dari Arif Sugiyanto, Fahd El Fouz alias Fahd A Rafiq, Erwin, Muhammad Fakhry, dan Rizal Pahlevi. Arif Sugiyanto disebut sebagai pihak swasta yang merupakan orang kepercayaan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid.

Para tersangka ditahan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) KPK Cabang Gedung Merah Putih sejak 15 September 2026.

Hingga kini, jadwal pemeriksaan Nusron berikutnya belum dipastikan. KPK menyatakan masih mempertimbangkan pemanggilan ulang sambil menelaah alasan ketidakhadirannya pada jadwal sebelumnya.

 

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Krisis iklim: Bandingkan Energi Terbarukan vs Efisiensi Rumah, Pilih Tepat

    Krisis iklim: Bandingkan Energi Terbarukan vs Efisiensi Rumah, Pilih Tepat

    • calendar_month Selasa, 3 Nov 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Perubahan iklim yang dipicu oleh peningkatan emisi gas rumah kaca—misalnya dari pembakaran bahan bakar fosil, deforestasi, dan produksi industri—menyebabkan cuaca ekstrem, naiknya permukaan laut, serta frekuensi bencana alam yang lebih tinggi. Dampaknya mengancam ekosistem, ketahanan pangan, dan kesehatan manusia, sehingga transisi ke energi bersih serta pola konsumsi berkelanjutan menjadi langkah krusial. Krisis iklim […]

  • Nusron Disebut Dua Kali Mangkir, Maysrarakat Pertanyakan Ketegasan KPK

    Nusron Disebut Dua Kali Mangkir, Maysrarakat Pertanyakan Ketegasan KPK

    • calendar_month Selasa, 27 Okt 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA – Koordinator Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman, mengadukan pimpinan dan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kepada Dewan Pengawas (Dewas) KPK. Aduan tersebut berkaitan dengan penanganan ketidakhadiran Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, yang disebut telah dua kali tidak memenuhi panggilan pemeriksaan. Boyamin menilai KPK perlu mengambil langkah tegas […]

  • Prabowo Ingatkan Generasi Indonesia: Harus Pintar, Jangan Mau Dibodohi

    Prabowo Ingatkan Generasi Indonesia: Harus Pintar, Jangan Mau Dibodohi

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PONOROGO – Presiden Prabowo Subianto mengingatkan pentingnya membangun generasi Indonesia yang memiliki pengetahuan luas, berpikiran bebas, dan mampu melihat persoalan secara jernih. Menurut Prabowo, kemampuan tersebut penting agar pemimpin Indonesia tidak mudah dipengaruhi atau dibohongi pihak lain. Pesan tersebut disampaikan Prabowo saat memberikan sambutan dalam resepsi kesyukuran 100 tahun Pondok Modern Darussalam Gontor di Ponorogo, […]

  • Pramono Anung Ungkap Sejumlah Proyek Jakarta Dibangun Tanpa APBD

    Pramono Anung Ungkap Sejumlah Proyek Jakarta Dibangun Tanpa APBD

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan sejumlah pembangunan di Ibu Kota yang dilakukan tanpa menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Hal tersebut disampaikan Pramono saat menghadiri peresmian Gedung Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi DKI Jakarta sekaligus peringatan HUT ke-81 PMI di Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Kamis (17/9/2026). Acara tersebut turut dihadiri […]

  • Digitalisasi pemerintahan di Surabaya: 3 insight untuk layanan publik cepat

    Digitalisasi pemerintahan di Surabaya: 3 insight untuk layanan publik cepat

    • calendar_month Sabtu, 31 Okt 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Digitalisasi pemerintahan mempercepat proses administrasi serta menurunkan biaya operasional dengan mengalihkan layanan ke platform online, sehingga warga dapat mengaksesnya kapan saja tanpa harus datang ke kantor. Langkah ini juga meningkatkan transparansi karena data publik dapat dipantau secara real‑time, meminimalkan peluang korupsi, dan mendorong partisipasi masyarakat lewat fitur feedback digital. Pada akhirnya, layanan publik […]

  • Ambang Batas Parlemen 5 Persen, Gerakan Rakyat Disebut Hadapi Tantangan Berat

    Ambang Batas Parlemen 5 Persen, Gerakan Rakyat Disebut Hadapi Tantangan Berat

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA – Wacana menaikkan ambang batas parlemen atau parliamentary threshold menjadi 5 persen mulai menjadi perhatian partai politik, khususnya partai baru dan partai yang belum memiliki kursi di DPR. Salah satu yang disebut berpotensi menghadapi tantangan adalah Partai Gerakan Rakyat yang saat ini tengah menjalani proses penguatan dan legalisasi sebagai partai politik. Pengamat politik Adi […]

expand_less