Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi & Bisnis » OJK Targetkan Lima Bank Syariah Jumbo Hadir pada 2027, Siap Saingi BSI

OJK Targetkan Lima Bank Syariah Jumbo Hadir pada 2027, Siap Saingi BSI

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month 21 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menargetkan Indonesia memiliki tiga hingga lima bank umum syariah berskala besar yang mampu menyaingi dominasi Bank Syariah Indonesia (BSI) pada 2027. Target tersebut akan dicapai melalui konsolidasi dan pemisahan unit usaha syariah (UUS) dari bank konvensional.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae menyampaikan target tersebut dalam kegiatan Indonesia Islamic Finance Summit (IIFS) 2026 di Makassar. Menurutnya, Indonesia membutuhkan lebih banyak bank syariah dengan skala bisnis besar agar industri perbankan syariah semakin kompetitif.

Saat ini, BSI masih menjadi satu-satunya bank syariah berskala jumbo dengan aset mencapai Rp456 triliun pada akhir 2025. OJK menilai pertumbuhan bank syariah tidak cukup hanya mengandalkan pengembangan bisnis secara organik, seperti akumulasi keuntungan dan dividen.

Dian menjelaskan, bank dengan skala aset kecil akan lebih sulit memperluas bisnis karena membutuhkan investasi besar, terutama untuk pengembangan teknologi. Karena itu, konsolidasi dan langkah anorganik dinilai dapat mempercepat pembentukan bank syariah berskala besar.

“Bank itu ukuran penting, size does matter. Kalau bank itu kecil, ekspansinya juga kecil, kalau gede ya dia akan gede juga ekspansinya,” ujar Dian.

Salah satu dasar pembentukan bank syariah baru adalah POJK Nomor 12 Tahun 2023 tentang Unit Usaha Syariah. Aturan tersebut mewajibkan UUS melakukan pemisahan atau spin-off apabila asetnya telah mencapai 50 persen dari aset bank induk atau minimal Rp50 triliun.

Sejumlah proses pembentukan bank syariah baru telah berjalan. OJK berharap setidaknya sudah ada tambahan bank umum syariah pada April 2027. Dua nama yang telah disiapkan adalah BTN Syariah, yang memiliki aset Rp61,19 triliun dan direncanakan melakukan spin-off melalui akuisisi Bank Victoria Syariah, serta CIMB Niaga Syariah.

OJK berharap kehadiran lebih banyak bank syariah berskala besar dapat mendorong pertumbuhan industri perbankan syariah. Pertumbuhan yang saat ini berada di kisaran 7 persen diharapkan meningkat menjadi 10–12 persen.

Selain itu, OJK menargetkan pangsa pasar perbankan syariah dapat mencapai sedikitnya 10 persen dari total industri perbankan nasional.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Transisi energi hijau: Apa Tantangan Nyata & Solusi Praktis untuk UMKM

    Transisi energi hijau: Apa Tantangan Nyata & Solusi Praktis untuk UMKM

    • calendar_month Senin, 5 Okt 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Peralihan menuju sumber energi yang lebih bersih menandai upaya mengganti bahan bakar fosil dengan tenaga terbarukan seperti matahari, angin, dan biomassa. Langkah ini dipicu oleh kebutuhan mengurangi emisi karbon serta menstabilkan pasokan energi jangka panjang. Praktisi umumnya menekankan kebijakan yang mendukung inovasi teknologi dan investasi infrastruktur sebagai kunci keberhasilan transisi tersebut. Transisi energi […]

  • PDI-P Usul Parliamentary Threshold 6 Persen dalam RUU Pemilu

    PDI-P Usul Parliamentary Threshold 6 Persen dalam RUU Pemilu

    • calendar_month Kamis, 24 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA — PDI Perjuangan resmi menyatakan akan mengusulkan ambang batas parlemen atau parliamentary threshold (PT) sebesar 6 persen dalam pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemilu. Usulan tersebut disampaikan Ketua DPP PDI Perjuangan Said Abdullah di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (24/9/2026). Said mengatakan angka 6 persen akan menjadi posisi resmi PDI Perjuangan dalam pembahasan RUU Pemilu […]

  • Panduan Praktis 5 Langkah Mengatasi Krisis Iklim di Rumah

    Panduan Praktis 5 Langkah Mengatasi Krisis Iklim di Rumah

    • calendar_month Jumat, 16 Okt 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Kenaikan suhu rata‑rata bumi, yang dipicu utama oleh emisi gas rumah kaca dari pembakaran bahan bakar fosil, deforestasi, dan aktivitas pertanian, menimbulkan perubahan cuaca ekstrem, naiknya level laut, serta gangguan ekosistem. Akibatnya, pangan, kesehatan, dan ekonomi banyak wilayah menjadi semakin rentan. Krisis iklim muncul ketika peningkatan suhu rata‑rata planet memicu cuaca ekstrem, naiknya […]

  • Transisi energi hijau di Kota Surabaya: Analisis 3 Kunci Keberhasilan

    Transisi energi hijau di Kota Surabaya: Analisis 3 Kunci Keberhasilan

    • calendar_month Jumat, 23 Okt 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Intinya, transisi energi hijau menuntut peralihan besar‑besar dari bahan bakar fosil ke sumber terbarukan seperti tenaga surya, angin, dan biomassa, sekaligus menyesuaikan infrastruktur serta kebijakan agar pasokan tetap stabil dan terjangkau. Tantangannya meliputi investasi awal yang signifikan, kebutuhan teknologi penyimpanan energi, dan koordinasi lintas sektor untuk mengurangi emisi secara konsisten. Dengan dukungan regulasi […]

  • Ilustrasi investasi hijau menampilkan panel surya, turbin angin, dan grafik pertumbuhan berkelanjutan.

    Investasi hijau vs Obligasi: Mana Lebih Untung & Ramah Lingkungan

    • calendar_month Jumat, 25 Sep 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Banyak investor kini menyalurkan dana ke sektor yang mendukung keberlanjutan, seperti energi terbarukan, transportasi bersih, dan pengelolaan limbah. Tujuannya bukan sekadar mencari profit, melainkan mengurangi jejak karbon serta memenuhi standar ESG yang semakin ketat. Jika Anda ingin menumbuhkan aset sekaligus menurunkan jejak karbon, investasi hijau menjadi pilihan yang menggabungkan dua tujuan itu dalam […]

  • DPR: Kedaulatan Rakyat Penting bagi Ketahanan Ekonomi dan Keamanan Nasional

    DPR: Kedaulatan Rakyat Penting bagi Ketahanan Ekonomi dan Keamanan Nasional

    • calendar_month Rabu, 28 Okt 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA – Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menggaungkan semangat “Satu Nusa, Satu Bangsa, Satu Bahasa, Satu Data Indonesia” dalam pidato peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (28/10/2026). Dasco menegaskan, semangat persatuan perlu diterjemahkan sesuai tantangan zaman, termasuk dalam menjaga kedaulatan data dan ekosistem digital nasional. “Kedaulatan data dan ekosistem […]

expand_less