Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi & Bisnis » Anggaran Negara 2027 Tembus Rp 4.097 Triliun, BPKP-BPK Perkuat Pengawasan

Anggaran Negara 2027 Tembus Rp 4.097 Triliun, BPKP-BPK Perkuat Pengawasan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 12 Okt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) memperkuat sinergi pengawasan untuk memastikan belanja negara sebesar Rp 4.097,2 triliun pada 2027 dikelola secara akuntabel dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Pengawasan tersebut mencakup delapan program prioritas nasional, mulai dari pangan, energi, pendidikan, kesehatan, hilirisasi industri, hingga pengentasan kemiskinan.

Kepala BPKP Muhammad Yusuf Ateh menegaskan, pengawasan anggaran harus berorientasi pada hasil, bukan sekadar penyerapan belanja.

”Besarnya anggaran dan keterkaitan antar sektor membuat pengawasan perlu lebih berorientasi pada hasil. Keberhasilan program tidak cukup diukur dari besarnya anggaran yang terserap, tetapi juga dari efektivitas pelaksanaan dan manfaat yang dihasilkan bagi masyarakat,” kata Ateh dalam webinar pengawalan program prioritas nasional, Senin (12/10/2026).

BPKP memperkuat tata kelola, manajemen risiko, dan sistem pengendalian internal untuk mendeteksi potensi masalah sejak dini. BPKP juga memberikan rekomendasi perbaikan agar pemerintah dapat mengatasi risiko sebelum berkembang menjadi persoalan yang lebih besar.

Ateh menilai, kolaborasi pengawasan internal dan pemeriksaan eksternal diperlukan untuk menjaga akuntabilitas pelaksanaan program prioritas nasional.

”Sinergi kolaborasi pengawasan internal dan pemeriksaan eksternal sangat diperlukan dalam menjaga akuntabilitas Program Kerja Prioritas Nasional,” ujarnya.

Sementara itu, Anggota III BPK RI sekaligus Pimpinan Pemeriksaan Keuangan Negara III Akhsanul Khaq menekankan pentingnya tindak lanjut hasil pemeriksaan yang memperbaiki tata kelola, bukan sekadar memenuhi persyaratan administrasi. Temuan berulang menunjukkan penyelesaian akar masalah masih menjadi tantangan dalam pengelolaan anggaran.

Akhsanul menjelaskan, tindak lanjut pemeriksaan harus memperbaiki sistem dan pengendalian agar persoalan serupa tidak terus berulang. Keberhasilan pengawasan juga perlu tercermin melalui penurunan risiko, penguatan pengendalian, dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Deputi Bidang Akuntan Negara BPKP, Iwan Taufiq Purwanto, mengatakan bahwa semakin beragamnya skema kredit pemerintah saat ini menuntut sistem pengawasan yang lebih terintegrasi agar pelaksanaannya berjalan efektif, akuntabel, dan tepat sasaran.

Menurut dia, pengawasan kini tidak lagi cukup jika hanya berfokus pada instrumen KUR. Forum koordinasi perlu diperluas untuk mencakup seluruh program kredit pemerintah lainnya, termasuk Kredit Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan), Kredit Industri Padat Karya (KIPK), hingga Kredit Program Perumahan.

“Mekanisme pengawasan tidak hanya memastikan kepatuhan terhadap ketentuan, tetapi juga mengukur pencapaian output dan outcome, sehingga setiap program benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan mendukung tujuan pembangunan nasional,” kata Iwan dalam keterangan tertulisnya, Senin (6/7/2026)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Digitalisasi pemerintahan: 5 langkah praktis kurangi birokrasi

    Digitalisasi pemerintahan: 5 langkah praktis kurangi birokrasi

    • calendar_month Jumat, 23 Okt 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Melalui platform digital, layanan publik menjadi lebih cepat, transparan, dan mudah diakses, sehingga pemerintah dapat meningkatkan efisiensi serta akuntabilitas. Pendekatan ini juga memperkuat partisipasi warga dalam proses pengambilan keputusan dan mempermudah integrasi data antar‑instansi. Digitalisasi pemerintahan menghubungkan layanan publik dengan jaringan data sehingga warga dapat mengakses izin, data, atau bantuan lewat satu portal […]

  • Proyek Rp2,8 Triliun di Bogor Dimulai, 500 Ribu Ton Sampah per Tahun Diubah Jadi Listrik

    Proyek Rp2,8 Triliun di Bogor Dimulai, 500 Ribu Ton Sampah per Tahun Diubah Jadi Listrik

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    BOGOR – Persoalan sampah di wilayah Bogor memasuki babak baru. Proyek Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) Bogor Raya 1 di Galuga, Kabupaten Bogor, resmi memasuki tahap pembangunan dengan nilai investasi mencapai Rp2,8 triliun. Fasilitas yang dikembangkan Danantara melalui PT Danantara Investment Management (DIM) dan PT Daya Energi Bersih Nusantara (Denera) tersebut ditargetkan mampu mengolah […]

  • Studi Kasus Kedaulatan Energi: Transformasi Solar di Pulau Jawa

    Studi Kasus Kedaulatan Energi: Transformasi Solar di Pulau Jawa

    • calendar_month Kamis, 29 Okt 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Kedaulatan energi menekankan kemampuan suatu negara untuk memenuhi kebutuhan listrik dan bahan bakar secara mandiri, tanpa terlalu bergantung pada pasokan luar. Itu melibatkan pengembangan sumber daya domestik—seperti minyak, gas, tenaga surya, atau panas bumi—serta kebijakan yang menjamin keamanan, kestabilan harga, dan kontrol atas infrastruktur kritis. Dengan begitu, negara dapat melindungi ekonomi serta mengurangi […]

  • Kisah Petani Banjir: Bagaimana Subsidi Tepat Sasaran Mengubah Nasib

    Kisah Petani Banjir: Bagaimana Subsidi Tepat Sasaran Mengubah Nasib

    • calendar_month Senin, 5 Okt 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Tujuannya, subsidi tepat sasaran menyalurkan bantuan pemerintah kepada kelompok atau sektor yang paling membutuhkan, biasanya lewat mekanisme berbasis data seperti KTP, kartu keluarga, atau catatan pendapatan. Pendekatan ini membantu meminimalkan kebocoran dana dan meningkatkan dampak ekonomi‑sosial secara lebih optimal. Subsidi tepat sasaran memberi bantuan keuangan atau teknis yang langsung dialokasikan kepada petani yang […]

  • Dasco Sebut Pertemuan Ketum Parpol Baru Sebatas Brainstorming RUU Pemilu

    Dasco Sebut Pertemuan Ketum Parpol Baru Sebatas Brainstorming RUU Pemilu

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA – Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menjelaskan bahwa pertemuan sejumlah ketua umum (ketum) partai politik yang membahas revisi Undang-Undang Pemilu belum menghasilkan keputusan final. Menurut Dasco, pertemuan tersebut masih berada pada tahap awal berupa brainstorming atau pertukaran gagasan. Dasco mengatakan, pembicaraan para pimpinan partai politik dilakukan sebagai bagian dari persiapan sebelum fraksi-fraksi […]

  • Kedaulatan Energi: Jawaban Praktis untuk Tantangan Pasokan dan Harga

    Kedaulatan Energi: Jawaban Praktis untuk Tantangan Pasokan dan Harga

    • calendar_month Selasa, 13 Okt 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Kedaulatan energi menekankan kemampuan suatu negara untuk memenuhi kebutuhan listrik dan bahan bakar secara mandiri, tanpa terlalu bergantung pada impor. Hal ini biasanya dicapai lewat pengembangan sumber daya dalam negeri—seperti panas bumi, tenaga surya, atau bioenergi—dan memperkuat infrastruktur serta kebijakan yang mendukung produksi lokal. Dengan begitu, risiko fluktuasi harga global dapat diminimalkan dan […]

expand_less